1.5 C
New York
Tuesday, March 17, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 71

Ari Indra David Caleg PDIP Dapil II Kabupaten Bogor, Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Jonggol

BIN | Bogor – Caleg PDIP dapil II Kabupaten Bogor,Ari Indra David, memberikan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (08/09/2023).

Ari Indra David mengatakan, kegiatan tersebut merupakan satu diantara bentuk simpati dirinya terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih akibat kekeringan yang terjadi di Kecamatan Jonggol.

“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat, kami mencoba merespon hal tersebut dengan memberikan bantuan air bersih,” ucapnya.

Ari Indra David mengungkapkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat sedikit menghapus kesedihan masyarakat dikarenakan kekurangan air bersih.

“Ya, kami berharap masyarakat selalu gembira dengan adanya kami. Intinya, masyarakat harus happy dan dapat tersenyum terus,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ari Indra David menambahkan, kegiatan tersebut akan dilakukan tidak hanya satu kali dan akan dilakukan secara berkala.

“Hari ini ada tiga titik di Kecamatan Jonggol yaitu Desa Wenanggelih, Desa Sirnagalih dan Desa Sukasirna, dan nanti kami akan merespon memberikan bantuan yang sama di titik kekeringan lainnya di Kecamatan Jonggol agar masyarakat merasa terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini,” pungkasnya. (Wati)

Maklumat LAM Kepri, Batalkan Relokasi 16 Kampung Tua Masyarakat Melayu Rempang dan Pulau Galang

BIN || Kepulawan Riau – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau mengeluarkan Maklumat dengan nomor 001/LAM Kepri/IX/2023 berkaitan dengan permasalahan yang saat ini dihadapi Masyarakat Melayu Rempang Galang, Kota Batam. Maklumat dibacakan langsung oleh Ketua Umum LAM Kepri, Dato’ Sri Setia Utama, H. Abd. Razak AB didampingi pengurus LAM Kepri serta Kabupaten Kota se-Kepri di Jalan H.Agus Salim No. 3 Tanjungpinang, Sabtu (09/09/2023).

Berdasarkan hasil musyawarah Pengurus LAM Kepri pada hari Jumat tanggal 8 September 2023 Miladiah bersamaan dengan 22 Syafar 1445 Hijriyah Di Kantor Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau di Tanjungpinang, berikut Maklumat LAM Kepri;

  1. Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau sebagai Payung Negeri mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk pembangunan disegala bidang baik di pusat maupun di daerah.
  2. Batalkan rencana relokasi 16 Kampung Tua masyarakat Melayu yang ada di Pulau Rempang dan Pulau Galang.
  3. Membebaskan seluruh masyarakat yang ditahan akibat peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 September 2023.
  4. Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau mengutuk keras tindakan refresif, intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap masyarakat pulau Rempang dan pulau Galang yang terjadi pada tanggal 7 dan 8 September 2023 sehingga masyarakat mengalami cedera, trauma dan kerugian materi.
  5. Mendesak Presiden RI, Kapolri, Panglima TNI, DPR RI, DPD RI, Gubernur, DPRD Kepri, Kapolda, DPRD Kota Batam, Walikota Batam, BP Batam dan semua Stakeholder terkait menghentikan segala tindakan kekerasan.
  6. Mendesak pemerintah membuat kesepakatan tertulis dengan masyarakat Melayu di Pulau Rempang dan Pulau Galang terkait dampak jangka pendek dan jangka panjang dari Proyek Strategis Nasional di Pulau Rempang dan Pulau Galang.

Selanjutnya, berdasarkan pernyataan pengurus LAM Kepri, Endi Maulidi lebih mempertegas terkait sikap LAM Kepri.

“Jika maklumat yang dikeluarkan oleh LAM Kepri ini tidak segera ditindak lanjuti, maka LAM akan siap berhadapan langsung dengan pihak-pihak terkait,” tambahnya.

Perwakilan LAM Kepri yang dipimpin oleh Ketua Umum LAM Kepri, Dato’ Sri Setia Utama, H. Abd. Razak AB didampingi para pengurus LAM Kepri pada hari ini menyerahkan langsung maklumat kepada Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si. (edi)

Ormas Banaspati Minta Baznas Bekasi Berikan Bantuan Rutilahu Ke Warga Desa Jatibaru

BIN || Kabupaten Bekasi- Rumah warga milik Farida Ulfa di Kampung Cambay Rt 002 Rw 001, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur roboh tiang pondasi sudah kropos dan tidak layak huni.

Anggota Ormas Banaspati DPC Kabupaten Bekasi, Samuel atau sering disapa bang Jack mengatakan sudah sejak lama rumah tersebut reot namun belum juga mendapat bantuan.

“Kondisi rumah sudah tidak layak lagi untuk dihuni bahkan tihang pondasinya pun sudah rapuh dan tidak kuat untuk menopang bangunan rumah,” ucapnya, Jum’at (8/9).

Oleh sebab itu, ia meminta agar dalam waktu dekat Baznas Kabupaten Bekasi memberikan bantuan Rutilahu atau Rutisae kepada korban rumah roboh tersebut.

“Saya berharap Pemda Bekasi dapat membantu masyarakat dan segera merealisasikan bantuan Rutilahu atau Rutisae kepada Farida Ulfa,” harapnya.

Jack meminta agar Pemkab Bekasi tidak lelet dalam menangani hal ini apalagi sampai berhari-hari.

“Rumah tersebut sudah didaftarkan untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Rumah Tinggal Sanitasi Sehat (Rutisae) tetapi hingga saat ini belum terealisasi sampai roboh,” tegasnya.

Ormas Banaspati sebagai wadah masyarakat mengaku siap bersinergi dengan Pemda Bekasi sehingga Kabupaten Bekasi lebih baik.

“Kedepannya saya berharap tidak ada lagi rumah yang roboh lantaran tidak layak huni,” pungkasnya (bis).

Terima Mandat Pembina, Akhmad Marjuki Siap Lestarikan Kesenian Betawi

BIN || KABUPATEN BEKASI – Pengusaha yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki, resmi menerima mandat sebagai Pembina Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra dalam kegiatan malam pentas seni budaya dan malam penganugerahan, yang dilaksanakan di Kampung Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Jumat (8/9/2023).

Pantauan awak media di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga masyarakat sekitar dengan dimeriahkan hiburan dari penyanyi Tia Permatasari dan lawakan Bang Maja. Kegiatan tersebut mengambil tema pesta rakyat dengan menghadirkan sejumlah pedagang makanan tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, Marjuki mengaku bangga bisa mendapat kepercayaan untuk menjadi Pembina Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra. Dirinya pun menyatakan siap untuk mengemban amanah tersebut dan berjanji untuk melestarikan kesenian betawi.

“Topeng Betawi bagi saya bukan hal yang baru. Budaya asli harus dilestarikan dan dikembangkan, bukan hanya booming di Bekasi tetapi juga harus go Internasional. Saya juga sangat menyukai lawak, karena tertawa itu bisa memperpanjang usia. Dan bagi saya bang maja adalah orang terlucu di dunia,” ungkapnya di hadapan ratusan masyarakat sekitar.

Pria yang juga siap mengikuti kontestasi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tahun 2024 tersebut, mengaku kedepan akan sering menampilkan kesenian topeng betawi dalam setiap event-event, serta menghidupkan kembali sanggar-sanggar yang sekarang ini sudah hampir punah.

“Melalui tujuh anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Golkar, saya akan mendorong alokasi anggaran dalam rangka pelestarian kesenian betawi, sehingga upaya pelestarian kesenian betawi bisa berjalan mulus dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Partai Golkar dari Dapil II meliputi Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, Mohammad Amin Fauzi, menegaskan jika Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra sudah go internasional, sehingga Akhmad Marjuki tinggal melanjutkan dan mengeksposenya lebih luas lagi.

“Pak Akhmad Marjuki mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melestarian kesenian betawi. Pemilihan ketua pembina ini merupakan sosok yang multi talenta dan siap segalanya. Karena ini persoalan waktu, tenaga, pikiran termasuk materi. Dan saya pikir beliau kedepan dapat memajukan kesenian topeng betawi,” terangnya.

Dirinya pun menegaskan jika Akhmad Marjuki siap melakukan pembinaan bagi topeng betawi dan budaya yang lain yqng ada di wilayah Kabupaten Bekasi. “Jadi beliau hari ini bukan hanya paten di Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra, dan mengabaikan yang lain. Beliau siap merekrut semua budaya kearifan lokal Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (zal)

Polsek Cibarusah Laksanakan Giat Halo Polisi dan Pengamanan Hiburan Jaipongan di Bojongmangu

BIN | Bekasi – Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti, yang diwakili Waka Polsek Cibarusah, Iptu Indradi serta Kanit Samapta Ipda Anwar Sadat, Kanit Propost Aiptu Dede, Bhabinkamtibmas, anggota Reskrim dan anggota Samapta, telah melaksanakan kegiatan “Halo Polisi” di Kp. Bojongmangu, Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini juga melibatkan warga Desa Medalkrisna. Jumat (08/09/2023) pukul 19.30 Wib.

Dalam kegiatan, Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti melalui Waka Polsek Iptu Indradi, menghimbau kepada warga untuk senantiasa menjaga lingkungan dan saling berbagi informasi terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, dengan menghidupkan kembali Poskamling,” ujar Iptu Indradi.

Selain itu, dalam rangka mencegah gangguan Kamtibmas, Kapolsek Cibarusah melalui Waka Polsek, juga menekankan pentingnya menjalin silaturahmi di antara masyarakat.

“Silahturahmi yang erat antar warga, akan membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua,” tambahnya.

Iptu Indradi juga memberikan sosialisasi antisipasi kebakaran dan polusi udara kepada warga masyarakat. Hal ini diharapkan warga tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan di musim kemarau seperti saat ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah disaat musim kemarau seperti sekarang, jika memang terpaksa harus membakar jangan ditinggal dan pastikan itu benar-benar padam,” kata Waka Polsek.

Kegiatan “Halo Polisi” ini mendapat sambutan positif dari kalangan milenial. Mereka berharap kegiatan semacam ini juga dapat menyentuh kalangan milenial dan dapat secara berkelanjutan untuk membantu memberikan motivasi dan bersinergi dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Dengan semangat kolaborasi antara aparat kepolisian, tokoh masyarakat, kalangan milenial dan warga, diharapkan lingkungan Kecamatan Bojongmangu dan sekitarnya akan semakin aman, nyaman, dan terbebas dari gangguan Kamtibmas.

Usai menggelar giat “Halo Polisi”, personil Polsek Cibarusah melaksanakan pengamanan hiburan tari tradisional yang diselenggarakan oleh Kepala Desa Medalkrisna.

” Kami langsung melaksanakan pengamanan di pesta hajat Kepala Desa Medalkrisna, dengan kehadiran kepolisian diharapkan warga merasa nyaman dan aman saat menikmati hiburan.” tutup Waka Polsek Cibarusah, Iptu Indradi. (Wati)

Personil Pengamanan Unras Tuntutan Kerja Kaum Penganggur Kabupaten Bekasi Keluhkan Nasi Basi

BIN | Bekasi – Sejumlah anggota TNI Polri dan Pol PP Kabupaten Bekasi, yang melakukan pengamanan unjuk rasa jilid II terkait pengangguran Kabupaten Bekasi menuntut pekerjaan, mengeluhkan nasi basi yang disuguhkan oleh Sekretaris Daerah (Setda) bagian umum Kabupaten Bekasi. Kamis (07/09/2023)

Salah satu anggota personil pengamanan unras yang tidak ingin disebutkan namanya, mengakui bahwa personil tidak mengkonsumsi makanan siang yang disiapkan oleh Setda bagian umum Kabupaten Bekasi tersebut karena alasan basi.

“Kami menolak makan siang yang disiapkan panitia karena makanannya sudah basi,” keluhnya.

Ia mengatakan, nasi kotak yang diberikan kepada petugas pengamanan terpaksa dibuang karena berbahaya jika dimakan karena sudah basi.

“Sangat berbahaya jika kita harus memakan nasinya karena basi yang bisa berdampak buruk bahkan dapat menimbulkan sakit perut. Lebih baik kami harus mengeluarkan uang pribadi dari pada harus dirujuk ke rumah sakit,” katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 135 personil keamanan dikerahkan untuk pengamanan unras.

“Sejak pagi, teman-teman TNI Polri dan Pol PP bertugas di lapangan. Namun, kami sedikit kecewa karena makanan yang disiapkan tidak memenuhi syarat untuk dikomsumsi,” jelasnya.

Dirinya mengemukakan, memang sudah menjadi tugas TNI Polri dan Pol PP untuk melakukan pengamanan di masyarakat. Namun, bukan berarti makanan ini harus seadanya.

“Kami tidak menuntut adanya makanan yang disiapkan panitia untuk personil. Namun, bila disediakan untuk aparat, harusnya diteliti terlebih dahulu makanan itu jangan sampai kondisinya tidak layak dikomsumsi,” pungkasnya. (Wati)

DLH Kabupaten Bekasi Bersihkan Sampah Sepanjang Kali Srengseng

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan tumpukan sampah disepanjang Kali Srengseng Cikarang Hilir. Aliran kali tersebut bermuara di bendungan yang terletak di Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengelolaan Sampah, DLH Kabupaten Bekasi, Mansur Sulaeman mengatakan, pihaknya terus mengontrol dan mengawasi persoalan sampah yang ada di masyarakat, terlebih sudah menganggu kondisi lingkungan masyarakat dan segera membersihkannya.

“Dengan segala keterbatasan dan kemampuan pihak kita, tetap kita upayakan semaksimal mungkin dalam membersihkan sampah terutama dalam kondisi tempat sampah yang menumpuk di jalur kali atau sungai yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarmya pada Rabu (06/09/2023).

Menurut Mansur, kondisi sampah yang kini banyak di jumpai di lapangan selain banyak sampah rumah tangga, juga banyak tumbuhan eceng gondok. Selain lingkungan menjadi kotor dan bau, juga sangat menganggu laju aliran air.

“Ini selalu terjadi setiap tahunya, selain kita terus memberikan sosialisasi ke masyarakat agar pentingnya kesadaran lingkungan tidak membuang sampah ke kali atau sungai, juga sama-sama kita menjaga dan merawat lingkungan kita, agar lingkungan sekitar kita bisa bersih dan asri,” tambahnya.

Terpisah, pihak UPTD II Dinas Lingkungan Hidup, Sumardi beserta jajaran petugas lapangan dan di bantu OPD teknis lainya bersama-sama di lokasi tersebut. Dengan menurunkan armada dan alat berat untuk membersihkan sampah yang ada di Bendungan kali Srengseng Cikarang hilir.

“Kami dari UPTD II sudah mengangkut sampah yang ada di wilayah kali tersebut, dimana beberapa hari ini sempat viral terkait sampah di sepanjang kali serengseng Cikarang hilir,” katanya.( Red )

Pj Bupati Bekasi Prioritaskan Siswa Siswi Kurang Mampu Masuk Sekolah Negri

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, kedepan akan memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu, dalam penerimaan siswa-siswi di sekolah negeri yang ada di Kabupaten Bekasi.

Dani mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya pemerintah daerah dalam menyiasati dilema problematika di bidang pendidikan.

Sehingga dengan begitu, pemerintah hadir untuk memenuhi hak-hak setiap warga negara dalam memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kemampuannya.

“Oleh karena itu, kita harus melibatkan partisipasi masyarakat juga dan sekolah-sekolah swasta. Jadi tidak harus memaksakan diri semuanya harus ditampung di sekolah negeri.

Karena pada kenyataannya tidak akan pernah sanggup,” ucap Dani Ramdan, saat melakukan sidak pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri Sukaresmi 06, Cikarang Selatan, pada Rabu (06/09/23).

Dirinya menjabarkan bahwa, permasalahannya bukan hanya pada bangunan sekolah, melainkan juga keterbatasan pada tenaga pengajar yang kini kewenangannya ada pada pemerintah pusat.

“Begitu kita nambah (membangun) kelas, artinya harus nambah guru juga. Sedangkan guru kewenangannya PNS itu ada di pusat dan terbukti hampir semua sekolah ini sekarang lebih banyak honorernya daripada PNS-nya,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambungnya, kedepan pemerintah daerah akan meningkatkan literasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa sekolah negeri akan diprioritaskan kepada masyarakat miskin karena itu semua ditanggung oleh negara.

Adapun untuk masyarakat yang lebih mampu nantinya bisa memilih sekolah-sekolah swasta.

“Sekolah-sekolah swasta nanti juga kita fasilitasi dan kita awasi dari sisi mutunya, dari sisi beban biaya pendidikannya, sehingga nanti semua merata.

Kalau kita baca undang-undang pendidikan ini bukan hanya kewajiban pemerintah, masyarakat terutama keluarga, orang tua punya kewajiban yang sama untuk pendidikan anak-anaknya,” tambahnya.

Dani juga menjelaskan, untuk dapat mencapai hal itu, dengan mensosialisasikan pada tahap proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Nantinya lewat proses itu akan dibedakan mana orang tua yang tidak mampu dan mana orang tua yang mampu guna memprioritaskan bantuan-bantuan dari negara.

“Memang merubah mindset (pola pikir) bukan hal yang mudah, tetapi harus kita lakukan agar proses pendidikan yang berkeadilan ini bisa tercapai di negara kita, terutama di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(Red)

BPBD Kabupaten Bekasi Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan Akibat Musim Kemarau

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus melakukan upaya untuk mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau di wilayah Kabupaten Bekasi. 

Penyaluran bantuan air bersih tersebut berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, TNI/Polri, FPRB dan relawan kebencanaan. 

Berikut ini penyaluran air bersih dari BPBD di beberapa desa di wilayah Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 6 September 2023.

1. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 80 Kepala Keluarga di Kp. Kramat Desa Samudrajaya Kecamatan Tarumajaya.

2. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 100 Kepala Keluarga di Perum Sirna Bakti 2 RT 03 RW 02 Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah. 

3. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 30 Kepala Keluarga di Kp. Gebang RT.005 RW.03 Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru. 

4. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 180 kepala keluarga di Kp. Gombang RT 03 RW 06, Desa Sukakerta Kecamatan Sukawangi. 

5. Pendistribusian 10.000 liter air bersih untuk 120 kepala keluarga di Kp. Cikawung RT 03 RW 06, Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu.

6. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 65 KK di Kp. Ciendog Desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah.

Pemkab Bekasi mengajak peran serta masyarakat untuk membantu warga terdampak kekeringan, berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi. Adapun kebutuhan mendesak saat ini yakni air bersih, bak penampungan (toren) dan jerigen air.(Red)

KC Bekasi Salurkan Air Bersih ke Sukawangi dan Muaragembong

BIN || KABUPATEN BEKASI – Musibah kekeringan yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi, telah menggerakkan berbagai komponen dan stakeholder untuk membantu warga masyarakat yang terkena dampak. Seperti yang dilakukan Tim Kristoro Center (KC) Bekasi yang memberikan bantuan air bersih di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi dan Kecamatan Muaragembong, Selasa (5/9/2023).

Pantauan awak media di lokasi, puluhan warga masyarakat di wilayah RT.03/02 Desa Sukaringin, terlihat berduyun-duyun membawa galon untuk mendapatkan bantuan air bersih tersebut. Masyarakat sangat antusias karena bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan minum dan masak.

Pengusaha yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra, Kris Susmantoro (Kristoro) mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk dedikasinya sebagai kader Partai Gerindra dan warga Kabupaten Bekasi, kepada masyarakat yang sekarang ini tengah mengalami musibah kekeringan.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang terkena dampak kekeringan. Pemberian bantuan air bersih ini sudah kami lakukan sejak satu minggu yang lalu. Mudah-mudahan kegiatan ini kedepannya bisa terus berkelanjutan,” ungkapnya kepada para awak media.

Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini, berharap agar musibah kekeringan sekarang ini mendapat perhatian dari pemerintah, baik Pemda, kecamatan dan desa, serta dapat saling bersinergi untuk membantu warga masyarakat yang dilanda kekeringan.

“Alhamdulillah selama ini tim Kristoro Center selalu sigap untuk terjun langsung dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan, seperti sebelumnya ke Kecamatan Cibarusah, Sukawangi dan Muaragembong, tentunya setelah berkoordinasi dengan apartur terkait,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum (Ketum) Kristoro Center Bekasi, Iswanto, mengaku pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dari tim Kristoro Center, kepada warga masyarakat yang dilanda kekeringan, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi dan Karawang.

“Kami menerjunkan armada untuk membawa air bersih untuk selanjutnya disalurkan kepada warga masyarakat. Untuk Desa Sukaringin ini merupakan salah satu desa yang paling terkena dampak dari musibah kekeringan sekarang ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT.03/02 Desa Sukaringin, Romin, mewakili masyarakat mengaku bersyukur telah menerima bantuan air bersih dari Tim Kristoro Center Bekasi, karena musibah kekeringan sekarang ini sangat dirasakan dampaknya bagi warga masyarakat sekitar.

Romin mengatakan, musibah kekeringan yang melanda masyarakat ini sudah berlangsung hingga tiga bulan. Untuk wilayah RT.03/02 ini terdapat 98 Kepala Keluarga (KK). Dirinya pun mengaku jika musibah kekeringan ini baru sekarang dirasakan oleh warganya.

“Akibat musim kemarau yang panjang ini para petani juga sangat merasakan dampaknya. Karena sawah mereka tidak teraliri, padahal masyarakat sini mayoritas sebagai petani. Kami juga sudah berusaha untuk mengisi kali agar airnya masuk ke wilayah kami, tapi kan memang airnya sulit,” keluhnya. (zal)