11.4 C
New York
Monday, March 16, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 60

BPBD Kabupaten Bekasi Gelar Rakor Persiapan Siaga Bencana Hidrometeorologi

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Siaga Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bekasi Tahun 2023.

Kegiatan itu digelar dengan mengundang perangkat daerah dan instansi terkait di Gedung BPBD Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/11/2023).

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan bahwa dalam rangka persiapan menghadapi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bekasi sangat penting, apalagi saat ini sudah memasuki masa transisi musim dari musim kemarau ke hujan. Pemkab Bekasi tengah bersiap diri membangun klaster logistik sebagai upaya mitigasi penanganan dibidang kebencanaan.

“Jadi sebenarnya klaster logisitik ini sudah diintruksikan dari pusat sudah hampir 5 tahun yang lalu tetapi belum banyak dibentuk. Di Indonesia baru ada 5 provinsi termasuk Jawa barat, sedangan untuk kabupaten/kotanya baru Kabupaten Bekasi untuk revolusi, harapannya tidak hanya kita paling duluan tetapi paling aktif,” kata Dani Ramdan.

Dani menjelaskan, klaster logistik adalah himpunan instansi pemerintah, swasta, komunitas, termasuk instansi pusat seperti Basarnas, Bea Cukai.

Selain itu juga lembaga yang terkait dengan manajemen penanggulangan bencana daerah, yang dasarnya adalah Surat Keputusan Bupati untuk berhimpun dalam suatu klaster atau forum.

Kemudian nantinya secara berkala berdiskusi dan menyampaikan data informasi, sumber daya yang dimiliki kemudian mendistribusikan apa saja yang bisa dikontribusikan untuk bencana.

“Dari data itu disusun menjadi rencana aksi dan disesuaikan dengan rencana kontinjensi penanggulangan bencana di Kabupaten Bekasi, harapannya pada saat terjadi bencana itu maka siapa, berbuat apa, dimana, kapan dan bantuan dalam bentuk apa. Ini sudah dipersiapkan sehingga tinggal on cause,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Muchlis menambahkan, sejauh ini Kabupaten Bekasi telah memiliki sebanyak delapan gudang logistik yang tersebar dibeberapa tempat yang akan diaktifkan kembali dalam rangka memantapkan terbentuknya klaster logistik di Kabupaten Bekasi.

“Sehingga nanti seandainya ada bencana banjir, maka bisa akan lebih sesuai dengan porsinya. Artinya setiap lembaga mempunyai peran masing-masing,” kata Muchlis.(Red)

Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan DPD

BIN || Kabupaten Bekasi – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawabarat, Endang Suryana serahkan surat keputusan sekaligus kukuhkan pengurus JPKP Kabupaten Bekasi.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus JPKP Kabupaten Bekasi dan semoga dengan adanya SK yang telah diberikan ini dapat dijalankan sesuai dengan aturan,” ucap Endang Suryana yang biasa disapa Endang Nupo saat serahkan SK, Rabu (15/11).

Sementara, Ketua DPD JPKP Kabupaten Bekasi Deden Guntara mengatakan SK yang diterima ini adalah suatu amanah dan tanggung jawab yang sangat besar.

“Saya minta rekan-rekan pengurus, penasehat maupun pembina DPD Kabupaten Bekasi untuk mensuport kegiatan yang akan dilaksanakan demi berkembangnya organisasi,” kata Deden Guntara.

Untuk kedepannya, Deden berharap akan fokus membentuk pengurus tingkat kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi sekaligus penyediaan tempat sekretariat.

Dia juga berharap kehadiran JPKP di Kabupaten Bekasi bisa ikut andil dalam mensukseskan program pemerintah bahkan bersedia menyukseskan pesta demokrasi pada pemilu 2024 mendatang.

“Bersama JPKP kita perkuat silaturahmi, persatuan dan kesatuan serta menjaga independensi. Jangan sampai kita ditunggangi maupun menunggangi kepentingan tertentu,” harapnya.

Selain itu, kata Deden jangan sampai Ormas atau LSM terjebak radikalisme, karna tujuan utama adalah membantu masyarakat demi terciptanya keadilan ditengah masyarakat. (Bis)

Soal Rekom Kawasan GGIC, Warga Sukamahi Gerudug Kantor Desa

BIN ||Kabupaten Bekasi – Puluhan warga mendatangi Kantor Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/11/2022) siang. Mereka mempertanyakan terkait surat rekomendasi yang dikeluarkan untuk pihak diluar Desa Sukamahi.

Hendra, salah satu warga Kampung Cimahi yang datang ke kantor desa, mengaku kecewa lantaran Kepala desa (Kades) tidak berkordinasi dengan warga terkait surat yang direkomendasikan tersebut ke pihak perusahaan yang berada di kawasan Industri GGIC.

“Warga pertanyakan kepala desa kenapa buat surat rekomendasi untuk pihak lain diluar Desa Sukamahi, kenapa nggak di utamakan warga dan perusahaan domisili setempat, padahal kami pernah ajukan tapi nggak diterbitkan atau dibuatkan,” kata Hendra di lokasi, Selasa (14/11/2023).

Bahkan, Hendra menyebut saat warga mempertanyakan surat rekomendasi tersebut, Kades terkesan diam dan tidak merasa mengeluarkan surat rekomendasi kepada warga.

“Kami bersama warga lainnya sudah melakukan pertemuan kemarin, cuma dia (Kades) tidak merasa mengeluarkan suara rekomendasi itu ke perusahaan,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Hendra, warga khawatir surat rekomendasi yang dibuat tersebut, dimanfaatkan oleh pihak yang ada didalam surat tersebut, untuk mengintervensi atau memaksa perusahaan agar menggunakan dan bekerjasama dengan pihak tersebut.

“Kita khawatir dimanfaatkan oleh pihak di luar dari warga kita, dan kita takut melarang perusahaan tidak boleh menggunakan pihak lain selain rekomendasi. Karena rekomendasi hanya ajuan saja, semua keputusan itu tergantung perusahaan,” ungkapnya.

Menurutnya, surat rekomendasi yang dibuat untuk pihak lain diluar warga Desa sukamahi, diduga oknum Desa ada main untuk menguntungkan pihak tertentu karena, kata Dia, dibuktikan tidak diterbitkannya surat rekomendasi tersebut untuk warga sendiri.

Diketahui, Desa Sukamahi yang terletak di Cikarang Pusat masuk dalam kawasan Industry GGIC yang terdapat banyak pabrik besar, karena terdapatnya pabrik besar maka banyak peluang usaha yang bisa didapatkan oleh warga sekitar salah satunya warga desa sukamahi sendiri.

Hendra menuturkan, seharusnya pemerintah desa sukamahi mendukung warga di desa nya tersebut untuk mendapatkan peluang usaha, namun tidak demikian. Ternyata ada oknum di desa yang diduga mengambil kesempatan dari peluang tersebut untuk diberikan kepada pihak diluar desa sukamahi dengan cara mengeluarkan dan memberikan surat rekomendasi yang berisi dukungan desa terhadap perusahaan dari luar desa nya tersebut.

“Beberapa warga desa sukamahi dengan legalitas perusahaan yang berdomisili di desa sukamahi, ernah meminta untuk diterbitkan surat rekomendasi untuk bisa menikmati dan mengambil peluang usaha tersebut namun ditolak dengan cara tidak diterbitkan surat rekomendasi dari desa,” paparnya.

Menurutnya, yang seharusnya sesuai dengan nama surat yaitu surat rekomendasi isi surat tersebut bahwa desa merekomendasikan pihak tertentu untuk bisa bekerja di perusahaan dalam Kawasan GIIC Sukamahi.

Namun yang terjadi, kata Hendra, kebanyakan dengan adanya surat tersebut maka pihak yang mendapatkan surat rekomendasi itu menyalahgunakan surat untuk menekan atau mengintervensi perusahaan untuk menggunakan perusahaan sesuai isi rekomendasi dan melarang untuk tidak menggunakan pihak lain diluar surat rekomendasi.

“Dari hal tersebut maka ada dugaan bahwa terdapat oknum di desa Sukamahi yang mengeluarkan surat hanya untuk menguntungkan diri sendiri Maupun pihak tertentu,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata Hendra, warga pertanyakan untuk pembuat surat rekomendasi dari Kepala Desa. Apakah surat dengan nomor 400/36/VIII/SKM/2022 tanggal 22 Agustus 2022 dikeluarkan oleh pak kepala desa.

“Apakah pak kepala desa bisa menjelaskan, apa sih pengertian surat rekomendasi yg dikeluarkan tersebut,” katanya.

Selain itu, Hendra menuturkan, warga mempertanyakan, siapa saja pihak yang bisa mendapatkan surat rekomendasi tersebut. Apa syarat agar bisa mendapatkan surat rekomendasi tersebut.

Bagaimana prosedur untuk bisa mendapat surat rekomendasi tersebut. Apa maksud dan tujuan pak kepala desa mengeluarkan surat tersebut.

“Dalam surat dengan nomor 400/36/VIII/SKM/2022 tanggal 22 Agustus 2022 tertulis bahwa surat ditujukan kepada PT Frisian Flag Indonesia, apakah surat tersebut sudah dikirim oleh kepala desa atau staf kantor desa kepada PT frisian flag?. Kapan surat tersebut dikirim?,” ucapnya.

Selanjutnya, tambah Hendra, siapakah yang menerima surat tersebut. Sedangkan pada tanggal 22 Agustus 2022 lalu, PT Frisian Flag belum berjalan dan belum beroperasi karena masih dalam proses pembangunan.

“Dalam surat tersebut kepala desa merekomendasikan pak Yadi Handini dengan pelaksana lapangan pak Asep Jambi dengan perusahaan yang bernama, yaitu PT Tiga Mitra Gemilang. Apakah pak kepala desa bisa menjelaskan Pak yadi dan pak asep adalah warga desa sukamahi?,” tegasnya.

Jadi warga juga pertanyakan. Apakah PT Tiga Mitra Gemilang berdomisili di Sukamahi atau setidak tidaknya berdomisili di Kecamatan Cikarang Pusat. Perlu diketahui, kata Hendra, PT. Tiga mitra gemilang bukan domisili di sukamahi melainkan domisili di Cibatu Cikarang Selatan. Apakah PT Tiga Mitra Gemilang sahamnya dimiliki oleh warga Sukamahi. Saham atau pemilik sama sekali tidak ada warga Sukamahi

“Apakah kepala desa menyadari bahwa surat rekomendasi yang dibuat tersebut bisa menjadi sebuah keputusan yang dapat menguntungkan pihak tertentu, terlebih pihak yang diuntungkan tersebut bukan perusahaan milik warga desa sukamahi,” tandasnya. (Red)

Kadin Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir Tinjau Program Lokus dan P2WKSS

BIN || Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bekasi, Nurchaidir melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana pada lokasi khusus (lokus) Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Desa Ridogalih, Senin (13/11/23).

Nurchaidir mengatakan, dalam rangka mendukung program P2WKSS, Dinas Perkimtan bersama dinas terkait melakukan peninjauan dari sisi prasarana untuk memastikan prasarana yang ada telah sesuai untuk menunjang program tersebut.

“Jadi kami meninjau progres pembangunan prasarana dalam program P2WKSS di antaranya, pembangunan jalan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan P2WKSS, drainase lingkungan, taman bermain dan Penerangan Jalan Umum Lingkungan (PJUL),” ujar Nurchaidir.

Dia menjelaskan, progres pembangunan prasarana yang berkaitan dengan program P2WKSS telah selesai dilakukan. Sehingga tahap selanjutnya adalah pemeliharaan prasarana yang ada, baik sebelum maupun sesudah penilaian.

“Alhamdulillah per hari ini sudah 100 persen, tinggal nanti pemeliharaan secara rutin sebelum penilaian supaya lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurchaidir juga menambahkan, untuk memaksimalkan potensi yang ada nantinya, bersama dengan Koramil Cibarusah, akan melaksanakan karya bakti. Di antaranya dengan melakukan pembangunan prasarana pendukung lainnya.

“Iya nanti akan dilaksanakan karya bakti dengan melakukan pembangunan turap tanah agar dinding tanah lebih kokoh dan tidak mudah longsor, termasuk juga pembenahan lahan parkirnya,” kata dia.

Dia juga menilai bahwa pembangunan prasarana yang dilakukan oleh Dinas Perkimtan beserta dinas terkait lainnya dalam program P2WKSS ini dapat menjadi pendorong agar desa mampu memperluas jangkauan potensi desa.

“Dengan demikian maka desa akan memiliki tambahan potensi, yaitu sebagai desa wisata dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada sebagai rekreasi bagi masyarakatnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurchaidir didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Kecamatan Cibarusah, Koramil Cibarusah, dan Pemerintah Desa Ridogalih.(Adv)

Kapolres Metro Bekasi Sampaikan Pesan Kamtibmas di Giat Sambang Pos Kamling

BIN | Bekasi – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Metro Bekasi melaksanakan Patroli sambang Pos Kamling di wilayah Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/11/2023) malam.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, langsung memimpin sambang Pos Kamling tersebut di Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Menurut Kapolres, patroli kamtibmas ke Pos Kamling merupakan silaturahmi sambang warga untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar ikut membantu Polri dalam mewujudkan situasi yang aman di wilayah Kabupaten Bekasi khususnya Kecamatan Cibarusah.

“Kami berharap kegiatan Siskamling ini aktif dilaksanakan untuk membantu Polri menjaga situasi kamtibmas agar aman dan tidak ada gangguan kamtibmas yang menonjol,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, tugas dan tanggung jawab keamanan adalah tugas Polri. Tetapi tanpa bantuan dan partisipasi masyarakat maka hasilnya tidak akan maksimal.

Menyampaikan amanat Kapolda Metro Jaya,
Irjen Karyoto, Kapolres meminta warga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), untuk mencegah kejahatan hingga tawuran. Kapolres juga meminta Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan ikut aktif menjaga lingkungan masyarakat.

“Jadi disini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing dan mengaktifkan kembali Pos Kamling yang memang dijadikan salah satu program Kapolda Metro Jaya,” terangnya.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan kebersamaan antar warga. Karena kerukunan antar warga merupakan salah satu bentuk kamtibmas yang kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan sambang Pos Kamling Kasat Binmas Polres Metro Bekasi, Kompol Bowo Lesmono, Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti dan jajarannya, Kepala Desa Cibarusah Kota, Iwan Setiawan, RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. (Wati)

Pegawai Minimarket Dibacok Kawanan Perampok, Polisi Olah TKP

BIN | Bekasi – Kawanan perampok bersenjata tajam terekam CCTV beraksi di minimarket, Jalan Setia Mekar, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Satu orang pegawai bernama Arief dilarikan ke klinik akibat luka bacok yang dilayangkan pelaku.

“Korban mengalami luka di bagian punggung belakang akibat dibacok pelaku dengan menggunakan celurit,” ujar Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Hotma Sitompul dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023).

Hotma mengatakan, aksi perampokan itu tejadi, pada Jumat (10/11/2023) sekira pukul 04.10 WIB pagi. Saat itu Arief (korban) kepala toko dan karyawan toko bernama Rizki sedang berjaga toko masuk malam.

“Jadi Arief (korban) dan Rizki jaga toko dari pukul 22.00 sampai dengan pukul 06.00 WIB,” ucap Hotma.

Namun, kata Hotma, sekira pukul 04.00 WIB pada saat Rizki sedang merapikan area kasir, didatangi dua orang pelaku sambil menodongkan senjata api sambil berkat dimana kepala tokonya.

“Dari salah satu pelaku juga ada yang mengacungkan senjata tajam jenis celurit, kemudian Rizki menjawab kepala toko ada di belakang,” kata Hotma.

Hotma menuturkan, setelah itu Rizki digiring ke area gudang oleh dua orang pelaku, dan diikuti tiga orang pelaku lainnya yang dari luar datang masuk kedalam gudang.

“Sesampai di area gudang bertemu Arief, kemudian para pelaku memaksa Arief untuk membukakan kunci Brangkas,” tuturnya.

Karena Arief menolak dan mempertahankan diri, lanjut Hotma, kemudian salah satu pelaku membacok punggung Arief menggunakan senjata tajam jenis celurit sehingga terpaksa Arief terpaksa membukakan kunci brangkas.

“Setelah brangkas terbuka para pelaku mengambil uang yang berada di dalam brangkas, dan pelaku lainnya mengambil barang yang berada di toko setelah itu mereka melarikan diri,” imbuhnya

Sementara, polisi belum dapat menafsir kerugian materil atas perampokan yang terjadi di minimarket tersebut. Namun, guna pengusutan lebih lanjut, kasusnya ini sedangkan ditangani Polsek Tambun. (Red)

PT JFE Steel Galvanizing Indonesia Cikarang Berikan Bantuan CSR Gedung Posyandu

BIN | Bekasi – PT. JFE Steel Galvanizing Indonesia menggelar acara peresmian Gedung Posyandu Melati 9 di Perumahan Villa Mutiara Cikarang blok C RT 22/07 Desa Sukasejati, Cikarang selatan, Kabupaten Bekasi. Kamis (09/11/2023)

Gedung Posyandu Melati 9 yang dibangun pada 14 september 2023 lalu, akhirnya diresmikan penggunaannya oleh Mr. Naoki Ikeuchi selaku Presiden Direktur PT JFE Steel Galvanizing Indonesia Cikarang. Acara peresmian yang sederhana namun terasa sangat meriah dikarenakan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari Pemerintahan dan warga setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut Mr. Hidekazu Kajita selalu Commercial Direktur PT JFE Steel Galvanizing Indonesia dan jajarannya, Camat Cikarang Selatan Muhamad Said, Kepala Puskesmas Cikarang Selatan Nenden Wulan Sari, Kepala Desa Sukasejati Engkos Koswara, Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Abbas Ustadz Bibit Widodo, Perwakilan PT Harossa Muhamad Aziz, para kader Posyandu, RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Mr. Naoki Ikeuchi dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian PT JFE Steel Galvanizing Indonesia terhadap masyarakat dibidang kesehatan

“Hari ini kita meresmikan gedung Posyandu yang akan difungsikan oleh masyarakat sebagai sarana kesehatan untuk imunisasi, pemberian gizi untuk anak-anak dan sarana untuk warga di kegiatan lainnya. Ini adalah program CSR PT JFE Steel Galvanizing Indonesia untuk masyarakat Sukasejati, dan diharapkan bisa membantu masyarakat dalam kegiatan baik itu kesehatan maupun kegiatan positif lainnya.” tuturnya.

Diketahui bukan hanya sekali ini PT JFE Steel Galvanizing Indonesia memberikan bantuan CSR nya kepada masyarakat.

“Bantuan CSR insfrastruktur untuk kesehatan anak-anak ini adalah yang kedua kalinya, sebelumnya kami mendirikan gedung Posyandu di Kampung Nambo. Semoga ke depan PT JFE Steel Galvanizing Indonesia bisa memberikan bantuan yang lebih lagi untuk masyarakat,” paparnya.

Ditempat yang sama, Camat Cikarang Selatan Muhamad Said memberikan ucapan terimakasih kepada PT JFE Steel Galvanizing Indonesia didalam sambutannya.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan mengucapkan terimakasih, program CSR insfrastruktur untuk kesehatan anak-anak ini dapat dijadikan contoh bagi perusaha-perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi khususnya Cikarang Selatan ini. Perusahaan harus memberikan kontribusi yang positif untuk lingkungan,” pungkasnya.

Acara peresmian gedung Posyandu Melati 9 Sukasejati diakhiri dengan gunting pinta dan pembagian souvenir kepada warga yang diberikan langsung oleh Mr. Naoki Ikeuchi dan Mr. Hidekazu Kajita. (Wati)

Fowas Ahmad Burhani Resmi Dilantik Jadi Ketua DPK KNPI Kedungwaringin

BIN || Kabupaten Bekasl – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bekasi melantik Fowas Ahmad Burhani sebagai Ketua Dewan Pengurus Kecamatan Kedungwaringin melalui musyawarah.

Musyawarah yang digelar di Gedung Aula Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin itu turut hadir Ormas Pemuda Pancasila dan OKP lainnya.

Fowas mengatakan setalah dilantik dirinya akan mengajak para pemuda diwilayahnya untuk aktip, kreatif dan inovatif, (8/11).

“Pemuda era jaman sekarang dengan dulu itu berbeda. Kalau pemuda sekarang lebih mengedepankan inovasi-inovasi untuk kedepannya,” kata dia.

Ia mengaku akan membuat program inovasi baru bagi para pemuda baik tingkat desa maupun kecamatan, sebab, keaktipan dan kreatif di era baru ini sangatlah dibutuhkan.

“Saya berharap dengan adanya wadah KNPI ini pemuda bisa bersama-sama membangun wilayah agar lebih baik lagi,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kedungwaringin, Dirman merasa sangat bangga atas terbentuknya DPK KNPI Kedungwaringin.

“Selamat atas terpilihnya Fowas Ahmad Burhani sebagai Ketua DPK KNPI Kedungwaringin dan saya berharap KNPI bisa bersinergi dengan semua unsur diwilayah Kecamatan Kedungwaringin,” ucapnya.

Dia berharap selatah pelantikan ini pemuda bisa mengembangkan kreativitas dan gagasan baru untuk kedungwaringin lebih baik.

“Gagasan dan inovasi baru pemuda sangatlah dibutuhkan, dengan adanya KNPI inovasi itu bisa dituangkan didalam organisasi pemuda ini,” pungkasnya (Bisri).

Ketua KPK Lantik Rudi Setiawan sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi

BIN – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri resmi melantik Rudi Setiawan sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi.

Diketahui pelantikan itu dilakukan di Aula Gedung Merah Putih serta disaksikan Sekretaris Jendral Cahya H. Harefa selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, (6/11).

Seperti dikutip pada halam resmi KPK, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan tugas pokok Deputi Penindakan dan Eksekusi berdasarkan undang-undang nomor 19 Tahun 2019 pasal 6 huruf e.

“Dalam aturan tersebut menyebutkan KPK dapat melakukan Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan terhadap tindak pidana korupsi,” ucapnya.

Belum lagi, kata Firli pasal 6 huruf f menyebutkan KPK dapat melakukan tindakan untuk melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Tidak perlu takut atas permasalahan yang menyerang, saya berpesan kepada saudara Rudi Setiawan beserta istri jangan pernah takut untuk menghadapi serangan para koruptor,” katanya.

Oleh sebab itu, dia berharap semua harus selalu siap berkorban mengahadapi tantangan serta menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang.

“Kami berharap pelantikan ini dapat menjadi semangat baru bagi pegawai KPK untuk terus bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” harapnya.

Sehingga KPK dapat terus memberikan sumbangsih nyata dalam upaya pemberantasan korupsi demi mewujudkan Indonesia yang maju, bersih, makmur, dan sejahtera.

Perlu diketahui, Rudi Setiawan sebelum menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, dirinya juga pernah menjadi Staf Ahli Bidang Sosial dan Politik Kepala Kepolisian Republik Indonesia pada tahun 2022 sampai 2023.

Selain itu, Rudi Setiawan juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan selama dua tahun, dari tahun 2019 sampai 2022. (Bisri)

Siapkan Pangsa Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia, Korea Selatan Ajak Kerjasama Indonesia

BIN | Jakarta – Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia dan Korea Trade Investment Promotion Ageny (KOTRA) mengadakan ‘Korea-Indonesia EV Partnership Business Plaza di Jakarta, Indonesia, pada Rabu 8 November 2023.

Pihak Korea Selatan dihadiri Duta Besar Korea Selatan Lee Sang-deok dan Perwakilan KOTRA, Yoo Jeong-yeol.

Kegiatan ini bertujuan mendukung ekspansi perusahaan-perusahaan terkemuka dalam bidang mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) dari Korea di pasar Indonesia.

Diisi dengan sejumlah kegiatan antara lain Forum Kerjasama Masa Depan Mobil Listrik (EV), Konsultasi Bisnis Kerjasama Mobil Listrik (EV), dan Pameran Sepeda Motor Listrik (EV).

Lebih dari 120 perwakilan perusahaan Indonesia dan lebih dari 30 perwakilan perusahaan Korea yang hadir di kegiatan tersebut.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang-deok dalam sambutannya mengatakan, CEO Dharma Polimetals Indonesia, Irianto Santoso, yang turut berperan sebagai pembicara dan membagikan kisah sukses bermitra dengan perusahaan Korea, yang menarik perhatian banyak peserta.

Dharma Polimetals adalah salah satu produsen suku cadang mobil terbesar di Indonesia dengan penjualan hampir 250 juta dolar AS pertahun, dan saat ini sedang mengembangkan bisnis di bidang suku cadang mobil listrik (EV), stasiun pengisian daya, serta menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan Korea dalam bisnis lainnya.

Dalam pertemuan konsultasi ini, sekitar 60 perusahaan yang bergerak di bidang komponen mobil listrik, sepeda motor listrik, serta perusahaan penyedia pengisian daya, dan solusi pengisian daya, telah berpartisipasi dan menghasilkan lebih dari 130 konsultasi.

Semua berpartisipasi mencari peluang untuk mendirikan kemitraan joint venture, serta merencanakan langkah-langkah untuk masuk ke pasar Indonesia melalui transfer teknologi dan ekspor.

Penting untuk dicatat bahwa dalam pertemuan ini, banyak perusahaan
dari dalam rantai pasokan produksi kendaraan dengan mesin bakar dalam negeri Indonesia, seperti Astra Otoparts, yang merupakan salah satu produsen suku cadang kendaraan terbesar di Indonesia, yang turut serta dalam berkolaborasi dengan perusahaan Korea dalam mencari peluang kerja sama di bidang kendaraan listrik.

Dalam pameran, perusahaan-perusahaan manufaktur sepeda motor listrik dalam negeri dan perusahaan solusi pengisian daya ikut serta untuk memamerkan produk-produknya.

Tidak hanya itu, terdapat juga kolaborasi antara perusahaan-perusahaan besar di Korea dalam bidang baterai seperti LG EnSol, yang diharapkan akan menjadi contoh model kerjasama untuk potensi kolaborasi di pasar Indonesia, baik untuk perusahaan besar maupun kecil.

Indonesia memiliki impian untuk menjadi “Pusat mobil listrik di ASEAN” karena memiliki cadangan nikel terbesar di
dunia dan pasar domestik yang besar.

Meskipun memiliki pangsa pasar mobil terbesar keenam di dunia dan terbesar di ASEAN, mobil listrik (EV) di Indonesia hanya mencapai 1% dari total penjualan kendaraan.

Untuk mempromosikan adaptasi mobil listrik, pemerintah Indonesia telah memberikan subsidi pada bulan Maret tahun ini.

Namun, untuk memenuhi syarat subsidi, perusahaan harus mencapai tingkat komponen dalam negeri Indonesia (TKDN) sebesar 40% atau lebih.

Oleh karena itu, untuk masuk ke pasar mobil listrik Indonesia, perusahaan dari Korea harus mencari cara untuk memasok komponen dari perusahaan lokal.

Sehubungan dengan hal ini, perusahaan startup lokal ea, A telah menandatangani kontrak pembelian komponen dengan PT Dharma Polimetal, perusahaan komponen otomotif terbesar di Indonesia, sebagai
bukti upaya untuk memastikan rantai pasokan yang stabil.

Seorang perwakilan dari perusahaan A
mengatakan, “Indonesia merupakan pasar sepeda motor roda dua terbesar ketiga di dunia, namun pasar sepeda listrik masih dalam tahap awal perkembangan.”

la juga menyatakan bahwa “mulai tahun depan, kita akan fokus pada produksi lokal sebelum merilis model EV secara resmi di Indonesia pada tahun 2025, mendahului Honda yang berencana meluncurkan produk EV mereka di sini.” Ini merupakan langkah penting dalam mengamankan pasokan komponen yang dibutuhkan untuk memasuki pasar mobil listrik yang berkembang pesat di Indonesia.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Lee Sang-deok, menyatakan, “Korea-Indonesia EV Partnership Business Plaza merupakan tindak lanjut implementasi kesepakatan kerja sama perkembangan Eletric Vehicle, yang disepakati dalam ASEAN+3 KTT Korea-Indonesia pada bulan September tahun ini.”

Beliau menambahkan, “Ini adalah peluang bagi perusahaan-perusahaan Korea untuk memasuki pasar ASEAN dan peluang bagi Indonesia untuk menjadi pusat mobil listrik dan baterai di ASEAN.”

Direktur Jendral KOTRA Jakarta, Lee Jang Hee, menyatakan, “Korea telah mengalami peningkatan 130 kali lipat dalam volume perdagangan sejak memulai perdagangan dengan Indonesia pada tahun 1973. Keberhasilan ini tercapai karena kedua negara selama ini menjaga kemitraan yang saling menguntungkan.”

Beliau juga menegaskan, “Kami akan terus melanjutkan program dukungan untuk industri mobil listrik dan baterai, serta berharap kedua negara bisa berkembang bersama selama 50 tahun ke depan.”

Selain Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee, Sang Deok juga hadir Direktur Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Gigih Udi Atmo, Lee, Jang Hee selaku General Director of KOTRA Jakarta, Budi Setiyadi, selaku Ketua AISMOLI,
Lee, Jongmin Marketing Department Leader of LG Energy Solution Presentasi ‘Developing Battery & EV Ecosystem in Indonesia through Korea-Indonesia Partnership’ oleh Prof. Evvy Kartini Founder of National Battery Research
Institute (NBRI).

Sesi 2
“EV Micro Mobility Eco-System in Indonesia” oleh Chun, Jai Un General Manager of Hyundai Kefico Indonesia

Sesi 3
“Why does Dharma Group Develop EV Technology” Steven Adrian Santoso
Deputy Head of Corporate Finance and Business Development of PT Dharma Polimetal Tbk.

(Red)