22.7 C
New York
Wednesday, June 24, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 44

Pemkab Bekasi Adakan Gerakan Pangan Murah Disejumlah Wilayah Rawan Pangan

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemkab Bekasi akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) disejumlah wilayah rawan pangan di Kabupaten Bekasi. Hal ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, usai melaunching Program Bekasi Permata dan Bekasi Bening di lokasi ke-9 Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin.

Dani Ramdan mengatakan, GPM ini bertujuan membantu warga yang kurang mampu dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga murah dan terjangkau.

Mengingat beras dengan harga murah sangat dibutuhkan oleh warga ditengah kenaikan harga beras dan sembako menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran.

“Program Gerakan Pangan Murah ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Program ini akan dilaksanakan untuk sebagian kecamatan di desa-desa yang rawan pangan,” ujarnya. (28/03)

Selain itu, pogram GPM juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilisasi harga bahan pokok serta pengendalian inflasi.

Dengan adanya pelaksanaaan GPM ini diharapkan dapat menjadi manfaat dalam meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bekasi yang bekerjasama dengan Bulog Karawang telah melaksanakan Operasi Pasar Beras sejak 20 Februari 2024 yang tersebar di 23 kecamatan.

Selain itu, Pemkab Bekasi juga menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada 70 distributor beras se-Kabupaten Bekasi guna mendapat pasokan beras langsung dari Bulog sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah, sehingga harga beras ke masyarakat bisa lebih rendah.

“Dengan adanya kenaikan harga beras ini, kita juga laksanakan program operasi pasar beras di seluruh kecamatan. Per kecamatan mendapat 10 ton, apabila harga belum menurun kita akan lanjutkan lagi di gelombang yang kedua,” tutur Dani. (Red)

Para Tokoh Mulai Berkomentar, Nikolas Panama Sosok Tepat Pimpin Kabupaten Bintan

BIN || Bintan – Nikolas Panama, S.H., M.Pd, aktivis sekaligus jurnalis senior yang akrab disapa Niko belakangan ini menjadi bahan perbincangan publik, terkhusus masyarakat Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dengan jargon “Bintan Memanggil”, nama Niko dalam sepekan terakhir mendadak viral dan di elu-elukan menjadi kandidat kuda hitam dalam kontestasi Pilkada Bintan 2024.

Putra kelahiran Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan ini cukup dikenal selama aktif di dunia Pers. Niko sering membantu masyarakat Bintan lewat tulisan (berita), pikiran dan tenaga.

Ia juga dikenal sebagai seorang dosen yang mengajar di Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, yang banyak melahirkan para aktivit mahasiswa di Kepri.

Iman Alie yang merupakan salah satu tokoh masyarakat dan juga Dewan Kehormatan LAM Bintan mengenal betul dengan sosok Niko. Ia turut senang mendengar kabar Niko digadang-gadang bakal maju dalam kontestasi Pilkada Bintan 2024. Menurutnya, sosok seperti Niko dibutuhkan masyarakat Bintan.

“Sosok yang bisa menganyomi, cara penyampaiannya enak saat berdiskusi, mau membantu mencari solusi bagi masyarakat,” kata Iman di Bintan, Rabu 24 Maret 2024.

Tokoh LAM Bintan itu mengaku saat dirinya dan sejumlah warga memperjuangkan lahan warga yang berubah menjadi kawasan hutan lindung, Niko turut membantu.

“Beliau ini orang baik, beliau ini membantu saya dulu memperjuangkan hutan lindung Bintan. Masyarakat Bintan butuh pemimpin yang mengayomi, melindungi dan bisa menciptakan lapangan kerja dengan lebih mengutamakan putra putri asli Bintan. Sosok itu ada pada Niko. Secara pribadi, saya siap terjun langsung kemasyarakatan untk memenangkan Niko,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Kelompok Nelayan Transportasi Indonesia (KNTI) Kabupaten Bintan, Syukur Harianto yang akrab disapa Buyung Adly. Pengalaman serta ilmu yang dimiliki Niko tidak diragukan lagi untuk memberikan perubahan bagi Bintan.

“Semoga menjadi wajah baru Bintan ke depan, karena pesta demokrasi Pilbup Bintan, banyak wajah sosok pemimpin Bintan seperti Pak Nikolas,” kata Ketua KNTI ini, Kamis 28 Maret 2024.

Lebih lanjut, menurut Buyung untuk menjadi seorang pemimpin harus siap dan bersedia memperjuangkan hak masyarakat. Komitmen serta hak antara bupati dan wakil bupati harus sama dan sejalan.

“Harus sama-sama bisa memperjuangkan keinginan masyarakat nanti, bukan hanya mendekat pada petinggi partai politik saja. Akan tetapi, perlu mendekatkan diri ke masyarakat,” tutupnya.(Red)

PJ Bupati Bekasi Bersama TPID; Tekan Inflasi Jamin Stabilitas Ekonomi

BIN || Kabupaten Bekasi – Jelang hari raya idul Fitri makin terasa, sejumlah bahan Pokok makin naik, pentingnya pemerintah hadir untuk antisipasi segala bentuk kenaikan.

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bekasi melaksanakan rapat, kemungkinan terjadinya kenaikan harga kebutuhan bahan pokok saat jelang hari raya Idul Fitri 2024.

Dari data TPID, komoditi cabe mengalami peningkatan harga yang signifikan. Sementara, harga beras mengalami penurunan.

“Harga-harga kita saat ini, yang dinilai naik itu paling tinggi cabe. Mulai dari cabe keriting, cabe merah besar, dan cabe hijau, bahkan bahan pokok lainnya ikut naik.

Sudah dicek setiap pasar Itu selisihnya bisa mencapai Rp 4 ribu sampai Rp 12 ribu dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah.

Tapi kalau beras sudah mulai turun, selisih seribu sampai dua ribu saja,” ujar.(Red)

Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Gelar Operasi Pasar Beras Di 23 Kecamatan

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah strategis dalam menyikapi gejolak harga beras yang terus merangkak naik melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Di antaranya melalui gelar operasi pasar beras serta pendistribusian beras Stabilisasi Pangan dan Harga Pokok (SPHP) ke sejumlah pedagang beras di Kabupaten Bekasi.

Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yanti menjelaskan, bekerjasama dengan Perum Bulog Karawang, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menggelar operasi pasar beras di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi sejak 20 Februari kemarin.

“Hasil dari pemantauan, beras sedang naik harganya jadi bentuk langkah nyata pemerintah kepada masyarakat bahwa disaat masyarakat mengalami kenaikan harga pemerintah hadir, salah satu langkahnya kita mendekatkan beras kepada masyarakat agar merasakan harga yang normal yaitu Rp 10.600 per liter untuk beras premium,” jelasnya.

Helmi melanjutkan, setiap warga berkesempatan mendapatkan kupon tebus murah sebanyak 2 pak atau 10 liter beras dengan harga yang dibanderol sebesar Rp 10.600/Kg atau Rp. 53.000/pak, untuk jenis beras premium.

Tak hanya itu, Helmi menyampaikan, Disdag Kabupaten Bekasi juga menyalurkan beras SPHP kepada 70 pedagang beras yang telah terverifikasi sebelumnya. Untuk memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang sesuai HET.

Dimana masing-masing toko beras memperoleh pasokan beras SPHP dua ton setiap minggunya, hingga stok di gudang Bulog habis.

“Masyarakat juga bisa lihat yang ada spanduk bahwa toko ini adalah pendistribusi SPHP, jadi tidak harus antri seperti di operasi pasar beras, cukup ke pedagang beras. Jadi dengan dua strategi ini, pedagang kita distribusikan, masyarakatnya juga. kita berharap harga beras segera stabil kembali,” harapnya. (Red)

Kades Karangsari Bao Umbara; Terima kasih PT MICHELIN Sudah Bangun Jembatan Dan Pemasangan 12 Tiang Listrik

BIN || Kabupaten Bekasi – PT. MICHELIN adalah Perusahan yang Memproduksi Ban Kendaraan mobil maupun ban sepeda motor, yang beraktivitas produksi di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

PT MICHELIN telah membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan, membangun Jembatan dan melakukan Pemasangan 12 titik tiang listrik untuk menerangi jalan yang ada di Wilayah desa Karangsari.

Pembangunan Jembatan dan Pemasangan tiang listrik oleh PT MICHELIN itu, memang sangat dibutuhkan Masyarakat, papar Kades Karangsari BAO UMBARA.

Kades Karangsari BAO UMBARA menuturkan, bahwa Pembangunan Jembatan menuju lahan Pemakaman Umum di kampung Kalendrowak dan Pemasangan 12 tiang lisrrik oleh PT MICHELIN  menggunakan anggaran Program CSR.

Dikatakan Kades BAO UMBARA, setelah ada Pembangunan Jembatan , maka warga yang hendak menuju ke Pemakaman Umum untuk memakamkan Jenasah tidak lagi kesulitan.

Tidak seperti sebelum ada jembatan, warga yang hendak memakamkan jenazah harus jalan memutar melewati kampung, sekarang tidak lagi setelah jembatan dibangun. terangnya.

Lanjut Kades BAO UMBARA, setelah dipasang tiang Listrik di sejumlah titik, jalan jalan jadi terang. Dengan jalan yang terang, maka Warga Masyarakat tidak takut ketika melintas di malam hari. Paparnya.

Sudah barang tentu dengan dibangunnya Jembatan dan Pemasangan 12 titik tiang listrik oleh PT MECHELIN , kami Pemerintahan Desa Karangsari bersama masyarakat, Mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada PT MICHELIN.

“Ya Betul dengan dilakukannya Pembangunan Jembatan menuju lahan Pemakanan Umum dan Pemasangan 12 titik tiang listrik oleh PT MICHELIN melalui program CSR itu, kami Selaku Kepala Desa dan seluruh jajaran Pemerintahan Desa Karangsari serta Masyarakat sangat berterimakasih kepada PT MICHELIN.

Kami akan membatu dan mendukung agar PT MICHELIN terus lancar dalam beraktifitas produksinya.” pungkas Kades Karangsari, BAO UMBARA.

Salah seorang Warga Kampung Kalendroak mengaku bernama TAMIN, dirinya sangat sanang adanya Pembangunan Jembatan dan Penerangan 12 titik tiang listrik tersebut. Mau ke makam jadi gampang, jalan-jalan juga jadi terang, tuturnya.

Dirinya (Bapak TAMIN) juga mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada PT MICHELIN yang telah membatu Masyarakat membangun jembatan dan pemasangan tiang listrik terdebut. tutup TAMIN.(Red)

Pemkab, Bekasi Bersama TNI-Polri Berkomitmen Untuk Menjaga Keamanan dan Stabilitas Ekonomi Selama Bulan Ramadhan

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten  Bekasi berkomitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi di wilayahnya selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1445 H. Iklim yang kondusif akan menunjang aktivitas masyarakat untuk pemenuhan perekonomian mereka.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan guna menciptakan iklim yang kondusif, Pemkab Bekasi telah menginstruksikan para camat dan kepala desa senantisasi berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI dalam upaya memperketat keamanan di wilayah masing-masing.

“Sebetulnya Polsek jajaran Polres Metro Bekasi sudah melakukan patroli rutin setiap hari. Dan untuk mempertebal personel pengamanan, saya juga telah instruksikan para camat, kades dan lurah untuk mendorong Satpol PP dan Linmas membantu patroli,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Dani, dalam menjaga keamanan atau mewujudkan kondusifnya daerah juga merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, tidak cuma pemerintah atau aparat keamanan.

Untuk itu masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta ikut melakukan patroli di wilayah masing-masing untuk membantu meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya kejahatan.

“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat, agar bisa kita cegah sedini mungkin,” kata dia.(Red)

Dalam Rangka Mensubsidi Kebutuhan Bahan Pokok Pemkab, Bekasi Gelar Pangan Murah di Sembilan (9) Desa

BIN || Kabupaten Bekasi –  Kegiatan Gelar Pangan Murah yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Bekasi dilaksanakan serentak di 9 desa dalam rangka mensubsidi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sangat terjangkau.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, saat membuka sekaligus meninjau secara langsung kegiatan Gelar Pangan Murah di Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru, menyampaikan bahwa jelang lebaran atau Idul Fitrim harga-harga kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, minyak selalu mengalami lonjakan harga.

Berdasarkan informasi dari Bulog untuk ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Bekasi saat ini mencukupi. Namun dengan adanya kenaikan harga bahan pokok ini tentu menyulitkan masyarakat, apalagi secara ekonomi juga masih tergolong kurang mampu.

“Bahan Pangan Murah ini menyasar desa-desa yang memang berdasarkan data Food Security and Vulnerability Atlas (FsVA) atau Peta Kerawanan dan Keamanan Pangan yang ada pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi masuk dalam kategori agak rawan pangan,” ungkapnya ditemui usai kegiatan pada Rabu (27/03/2024).

Selain Gelar Pangan Murah, Dani Ramdan mengatakan, Pemkab Bekasi juga mengambil langkah intervensif lainnya dalam menjaga ketersediaan dan pasokan bahan pangan untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi. Di antaranya melalui Operasi Beras Murah di tiap Kecamatan, memasok langsung beras dari Bulog kepada distributor atau toko penjual beras, serta penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dalam bentuk beras.

“Jadi ini untuk memotong rantai pasok sehingga tidak langsung ke Distributor besar terlebih dahulu, tetapi langsung ke pengecer-pengecer sehingga harganya bisa lebih ditekan. Dan banyak upaya lainnya termasuk dalam upaya meningkatkan produksi pangan itu sendiri,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Abdur Rofiq menambahkan, dalam kegiatan Gelar Pangan Murah ini pihaknya menyiapkan sebanyak 3.600 paket sembako bersubsidi yang berisi Beras Premiun 5 kg, Tepung Terigu 1 kg, Gula Pasir 1 kg, Minyak Goreng 1 Liter, dan telur ayam 500 gram.

“Secara serentak kegiatan ini kita selenggarakan untuk 3.600 KK yang tersebar di sembilan desa dari delapan kecamatan se – Kabupaten Bekasi yang menjadi sasaran dari kegiatan tersebut. Dan masyarakat dapat menebus paket sembako murah tersebut dengan harga RP 36.400,” jelasnya.

Sekretaris Camat Serang Baru, Irwan Kurniawan berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut di dua desa di wilayah Serang Baru yakni Desa Sukasari dan Desa Sukaragam. Bantuan subsidi paket sembako yang diterima oleh warganya sangat membantu ditengah naiknya harga bahan pokok jelang lebaran ini.

“Atas nama Camat Serang Baru, saya mengucapkan terimakasih untuk kegiatan Gelar Pangan Murah yang dilaksanakan di Kecamatan Serang Baru. Terlebih Grand Opening kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pj Bupati Bekasi di Desa Sukasari, ini menjadi keberkahan tersendiri dan warga juga tadi antusias turut hadir mengikuti jalannya kegiatan dengan tertib,” katanya.(Red)

Untuk Meningkatkan Perekonomian dan Kodisifitas Kinerja ASN, PJ Lantik 154 Pejabat Administrator dan Pengawas

BIN || Kabupaten Bekasi – Penjabat (Pj.) Bupati Bekasi Dani Ramdan melantik 154 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Bekasi. Kegiatan ini berlangsung di Aula KH Noer Alie lantai 4, Gedung Bupati Bekasi, Senin (26/3/2024).

Pj. Bupati Dani Ramdan menyampaikan, dibutuhkan rotasi dan mutasi dalam rangka penyegaran sekaligus upaya peningkatan kinerja organisasi.

Menurutnya, hal ini sudah dilakukan secara selektif dan ketat sebagai bahan pertimbangan, serta membutuhkan proses yang lama.

“Pertama, tentu ada tim penilai kinerja tahunan yang bagus yang mana. Kemudian kita juga melakukan asesmen yang jadi bahan pertimbangan, setelah itu kita haruskan mendapat pertimbangan teknis dari BKN, kemudian harus ke provinsi dan ke kementerian,” ungkapnya.

Dani menekankan, para pejabat yang telah dilantik agar bisa memaksimalkan penyerapan anggaran, baik dari sisi ketepatan waktu maupun akuntabilitasnya. Ia juga menambahkan, sasaran serta dampak kinerja harus terlihat.

“Kalau itu sudah bisa tercapai sebetulnya banyak kinerja yang bisa dicapai,” sambungnya.

Selanjutnya Dani berimbuh, fokus kerja akan dipusatkan pada program yang tengah dicanangkan seperti penurunan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, peningkatan investasi, dan pengurangan pengangguran serta aspek digital.

“Saya kira supaya itu supaya mereka tidak begitu banyak PR, fokus,” pungkasnya.

Selain itu, Kepala Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan secara keseluruhan ada 163 Pejabat yang dilantik. Endin menuturkan, selain meningkatkan kinerja rotasi dan mutasi serta promosi dilakukan karena setiap bulannya selalu ada jabatan yang kosong karena pensiun.

“Kalau ini kan pasti setiap bulan ada yang pensiun, baru diisi lagi, karena kalau kita lihat setiap bulan khususnya para pejabat ada antara 5 sampai 10 orang,” jelasnya.

Setelah pelantikan, imbuh Endin, BKPSDM akan melakukan cek ulang mengenai jabatan-jabatan yang masih kosong di bulan depan.

Dalam kegiatan ini, 44 orang dilantik sebagai Pejabat Administrator, 104 orang Pengawas, 4 orang Camat, 2 orang Lurah, serta penyerahan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas 9 orang.

Pj. Bupati Dani Ramdan didampingi oleh Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi, Asisten Daereah (Asda) 3 Jaoharul Alam, Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Endin Samsudin, dan Inspektorat.(Red)

Maman Badruzaman Resmi Menjabat Camat Kedungwaringin, Setelah Dilantik Ini Programnya

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kecamatan Kedungwaringin lakukan serah terima jabatan kepemimpinan dari Khaerul Hamid yang menjabat sebagai pelaksana tugas diganti Maman Badruzaman sebagai camat definitif.

Diketahui, jabatan definitif itu sendiri hasil dari mutasi dan rotasi kebijakan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan pada senin 25 Maret kemarin.

Sebelumnya, Maman Badruzaman menjabat pada Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga di Bidang Pemuda, (26/03).

Maman mengatakan, setelah dilantik pihaknya akan terlebih dahulu membangun sinergitas yang baik terutama Forkopimcam Kedungwaringin dan tokoh masyarakat lainnya.

“Bersinergi dengan seluruh Stakeholder Kecamatan Kedungwaringin bahkan para tokoh agama dan pemuda bertujuan untuk membangun kedungwaringin yang lebih baik,” katanya.

Selain itu ia juga akan memaksimalkan program-program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Apalagi kata dia Kecamatan Kedungwaringin ini merupakan perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang

“Apalagi menjelang Mudik Lebaran Tahun 2024 ini kami akan terus berkordinasi dengan Polsek dan Koramil untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah,” tuturnya.

Sebab wilayah Kecamatan Kedungwaringin sendiri bakal menjadi tempat melintasnya pemudik. Oleh karenanya kita mesti mempersiapkan hal tersebut agar Mudik Lebaran Tahun 2024 ini berjalan dengan aman.

“Untuk saat ini program kerja kami mengawal dan menjaga kondusipitas lajur Mudik Lebaran, setelah itu, baru kami akan mensukseskan program-program kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi,” tutupnya. (Bis)

Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Resmikan Mushola Nurul Hidayah

BIN || Kabupaten Bekasi – Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, meresmikan Mushola Nurul Hidayah yang dibangun Baznas RI dalam program Bedah Mushola di Kampung Cihoe Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah, pada Selasa (26/3/2024).

Kegiatan peresmian Mushola Nurul Hidayah turut dihadiri Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Samsul Bahri dan perwakilan Baznas Provinsi Jawa Barat.

Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, mengatakan program ini adalah salah satu dari delapan program unggulan Baznas sebagai lembaga resmi pemerintah yang mengelola zakat, infaq dan sedekah dan membantu program pemerintah dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Kami punya delapan program nasional, selain bedah mushola ini yang memang ada permintaan dari mustahik berupa zakat muqoyyad ingin membantu masyarakat tapi harus membedah mushola,” ujarnya.

Achmad Sudrajat menambahkan, program-program Baznas yang telah berjalan saat ini tidak hanya terfokus di bidang keagamaan dan dakwah, namun juga membantu mustahik dalam bidang pendidikan dan ekonomi.

“Ya kami juga punya program bedah rumah, kemudian juga ada pertanian bagi ternak sapi, kambing, bantuan modal UMKM, beasiswa pendidikan untuk pelajar kurang mampu dari tingkat Sekolah Dasar hingga S3, dan program yang lainnya agar sekitar masyarakat ini bisa tumbuh perkembangan perekonomiannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas RI atas kebijakan dan kepeduliannya dalam memilih salah satu Mushola di Kabupaten Bekasi sebagai tatanan program bedah mushola.

“Program ini bukan hanya sekedar merenovasi titik bangunan tetapi juga merupakan wujud nyata dari kepedulian dan kebersamaan dalam memperkuat infrastruktur keagamaan di tengah masyarakat, karena masjid dan mushola merupakan salah satu sisi penting dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sri Enny juga mengatakan, mushola merupakan tempat dimana umat muslim kumpul untuk beribadah, belajar agama dan mempererat silaturahmi.

“Melalu program ini, diharapkan, Mushola Nurul Hidayah ini semakin nyaman, layak digunakan oleh jamaah, sehingga meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan umat, dan saya juga berharap masyarakat sekitar dapat mempergunakan dan merawat mushola ini dengan sebaik-baiknya sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT,” harapnya.

Sri Enny mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mendukung sepenuhnya program bedah mushola dari Baznas RI ini.

“Ya, keterlibatan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat tak kalah penting dalam keberlangsungan dan keberhasilan suatu program, kita harus jaga kebersamaan gotong royong serta semangat berbagi dalam mewujudkan mushola yang lebih baik untuk kebaikan bersama, dan program bedah mushola ini membawa manfaat dan maslahat yang baik dan besar bagi masyarakat terutama masyarakat sekitar,” ucapnya.(Red)