BIN || Kabupaten Bekasi – Puskesmas karang sambung bersama kaur pemerintahan desa Lakukan fogging wilayah kampung rengas bandung 01/05 desa karang sambung kecamatan kedung waringin Jum’at (3/5/24).
Kepala Puskesmas (Kapus) H Yusup , kepada beksiindonesianews.co.id mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga masyarakat setempat dan diperkuat hasil dari rumah sakit , bahwa di daerah tersebut ditemukan warga yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Hasil investigasi team dari Puskesmas karang sambung dan Surveilens serta kaur pemerintahan desa karang sambung ke lokasi tersebut, ternyata di daerah itu terdapat beberapa lokasi yang banyak jentik nyamuk yang dimungkinkan sebagai sarang nyamuk,” ujarnya.
Lanjut H. Yusup, dirinya dengan cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bidang Pengendalian Penyakit (P2) untuk menindaklanjuti hal tersebut.
“Syukur Alhamdulillah pada hari ini, tim saya didampingi oleh kaur pemerintahan desa karang sambung , bersama team dari Dinkes untuk melaksanakan fogging atau pengasapan di kampung rengas bandung 01/ 05 desa karang sambung kecamatan Kedung Waringin, katanya.
Hal ini dilakukan guna memberantas nyamuk, dengan harapan penyakit DBD tidak menyebar luas ke wilayah lain. Pihaknya mengadakan edukasi kepada warga masyarakat sekitar tatacara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM) dengan cara 3M, yakni Menguras, Menutup dan Mengubur,” katanya. (Red)
Tim Puskesmas Karang Sambung Lakukan Pengecekkan Lokasi Terjangkitnya DBD
BIN || Kabupaten Bekasi – Puskesmas Karang Sambung langsung gerak cepat menindaklanjuti laporan terkait warga yang terkena DemBerdarah dengan melakukan pengecekkan ,pembersihan dan Gertak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta menguras, membersihkan, menutup (Tiga M) pada kamis.2/5/24.
Giat tersebut dilakukan setelah sebelumnya terdapat laporan seorang warga yang positif menderita DBD Pada kesempatan tersebut, kepala puskesmas H Yusup terima pesan singkat ( WA )dari warga yang terkena DBD, langsung melakukan Penyelidikan Epidemiologi beralamat kampung rengas Bandung desa karang sambung kecamatan Kedung Waringin Bekasi.
Hasil Penyelidikan Epidemiologi yang dilakukan oleh Tim Jumantik masih ditemukanya jentik nyamuk di beberapa rumah warga.
Tim Puskesmas Karang Sambung Lakukan Pengecekkan Lokasi Terjangkitnya DBD
Kepala puskesmas Karang Sambung H Yusup saat dikonfirmasi mengatakan, saat musim penghujan seperti saat ini memang terjadi tren peningkatan kasus demam berdarah.
Pihaknya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa memperhatikan lingkungan sekitar khususnya tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kami dari petugas kesehatan selalu mengimbau masyarakat untuk senantiasa melakukan 3M plus seperti menguras dan membersihkan penampungan air, serta menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang barang-barang yang sekiranya menjadi sarang nyamuk, dan menaburkan bubuk abate di tempat yang sulit dibersihkan, karena melihat adanya tren kenaikan kasus demam berdarah di musim penghujan saat ini,” katanya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama Forkopimda Kabupaten Bekasi dan beberapa Serikat Pekerja serta Pengusaha se-Kabupaten Bekasi, mengikuti kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2024 tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Lippo Cikarang pada Senin (01/05/24).
Melalui momentum penting tersebut, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memberikan apresiasinya kepada para pekerja yang telah memberikan kontribusinya terhadap pertumbuhan perekonomian Kabupaten Bekasi bahkan perekonomian dunia.
Dani Ramdan juga mendorong agar seluruh pekerja dapat meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Sebagaimana tema May Day tahun 2024 yakni “May Day is Terampil Day”, semangat kerja bersama mewujudkan buruh yang kompeten.
“Selain menambah value untuk dirinya sendiri, pekerja yang berkompeten juga memberikan dampak positif dan besar bagi pertumbuhan dan kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya.
Dani Ramdan menambahkan, dalam kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Bekasi juga melaunching sebuah program inovatif Mobile Training Unit (MTU), yakni dua buah mobil keliling untuk kegiatan pelatihan kerja agar memudahkan masyarakat mengikuti pelatihan diluar Kantor Balai Pelatihan Kerja (BLK).
“MTU ini ditujukan kepada pekerja dan juga masyarakat. Bagi pekerja, hal ini dapat membangun program second carrier agar tidak hanya linier berorientasi untuk terus menjadi pekerja tetapi juga sebagai wirausaha. Disisi lain juga menjawab harapan masyarakat agar pelatihan kerja tidak hanya di BLK, bisa di balai desa, RW/RT sesuai hasil Musrenbang kemarin,” terangnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi menambahkan, kehadiran Mobile Training Unit itu sendiri untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait fasilitas pelatihan kerja yang saat ini berdasarkan lokasi kantor BLK sendiri dirasa cukup jauh untuk bisa dijangkau masyarakat di wilayah lain di Kabupaten Bekasi.
“Tentunya ini berkaitan dengan mobilisasi, karena BLK kita kan ada di utara, dengan MTU ini kita mendekatkan pelayanan ini ke wilayah lainnya dimana masyarakat-masyarakat yang tinggal di pelosok bisa juga mendapatkan pelatihan ini, tinggal hubungi kantor BLK, kita siap datang,” jelasnya.
Kedepannya, Disnaker Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Apindo dan serikat kerja lainnya akan meningkatkan kegiatan pelatihan ini sebagai Secondary Carrier terutama pekerja yang akan memasuki masa pensiun.
“Bagi pekerja dan keluarganya, artinya tadi kalau dia tidak sempat mungkin istri atau anaknya bisa mengikuti pelatihan seperti membuat bakso atau ayam geprek untuk ide usaha. Kalau di MTU sendiri, terdapat pelatihan Instalasi listrik, AC, pengelasan, dan tata boga,” terangnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mendampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meresmikan revitalisasi Jembatan Cikarang I dan II serta penyerahan aset jalan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang berlokasi di Jl. M.H. Thamrin Cikarang Selatan, pada Rabu (01/05/2024).
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, peresmian tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Hari Buruh (Mayday) sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah mengingat sebelumnya berdiri “Omah Buruh” yang menjadi simbol pergerakan kaum buruh di Kabupaten Bekasi.
Jembatan I & II Cikarang merupakan penghubung Kawasan Industri EJIP – MM 2100. Untuk jembatan I selesai dibangun dan dapat diakses sejak 2017 silam, sedangkan jembatan II rampung pengerjaannya pada Desember 2023 setelah relokasi “Omah Buruh” dan dinyatakan lolos uji beban untuk dilalui kendaraan.
“Melalui pendekatan yang persuasif, alhamdulillah bisa terbangun komunikasi yang intensif tanpa gejolak, tanpa penolakan, rekan-rekan buruh kita relokasi ke tempat yang sudah disediakan dan lebih memadai,” ungkapnya
Atas nama pemerintah daerah, Dani Ramdan juga memberikan apresiasi kepada seluruh serikat pekerja terutama FSPMI atas kerjasamanya sehingga revitalisasi jembatan ini bisa diselesaikan dan digunakan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Dani Ramdan menyebutkan, revitalisasi jembatan ini tidak hanya mengenai infrastruktur fisik semata, tetapi juga untuk memperkuat pondasi bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan seluruh pekerja dan masyarakat.
“Berkat kerjasama yang erat antara Pemerintah Daerah dengan serikat buruh, kawasan industri dan juga Pemerintah Provinsi sebagai pendorong utama kesuskesan proyek ini, guna mendukung perubahan industri dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” lanjutnya.
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menilai Kabupaten Bekasi sebagai salahsatu wilayah yang paling maju di Jawa Barat.
Dengan kelengkapan sarana infrastruktur, transportasi, serta berdirinya kawasan industri terbesar. Tidak dipungkiri banyak investor yang tertarik untuk mendirikan usahanya di Kabupaten Bekasi.
Terlebih saat ini, setelah diresmikannya revitalisasi jembatan serta penyerahan asetnya dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pekerja melalui kemudahan akses transportasi bagi kendaraan yang hendak melintas.
“Pemprov Jabar mengapresiasi pekerja (buruh) yang telah bekerja dengan baik dan memberikan sumbangsih terhadap perekonomian negara. Seperti yang disebutkan Pak Pj Bupati tadi, hari ini adalah Hari Buruh Internasional.
Kami memberikan perhatian kepada kesejahteraan buruh melalui peresmian jembatan ini yang juga memudahkan akses buruh,” imbuhnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bekasi Enjuk Marjuki optimis Kafilah Kabupaten Bekasi meraih hasil terbaik dalam ajang MTQ Ke-38 Tingkat Jawa Barat.
Kafilah Kabupaten Bekasi sudah siap untuk mengikuti MTQ Tingkat Jabar ini dengan seluruh potensi yang ada.
“Setelah melewati pembinaan 5 tahap, Insyaallah untuk kafilah Kabupaten Bekasi akan memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, harapannya menjadi juara umum,” ujar Enjuk Marjuki saat ditemui di Media Center pada Rabu (01/05/2024).
Di hari ketiga perlombaan yang tengah berlangsung, sejumlah peserta telah berusaha maksimal memberikan penampilan terbaiknya di hadapan majelis dewan hakim. Seperti Fahmil Qur’an Putra masuk semifinal.
“Kemudian untuk peserta-peserta lain kalau melihat itu ada beberapa yang sudah tampil masih ada di urutan pertama,” terang Enjuk.
Enjuk juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bekasi terutama pelajar di sekolah, madrasah dan pondok pesantren untuk turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan MTQ Ke-38 Tingkat Jabar ini.
Baik melalui livestreaming yang ditayangkan dikanal youtube Wibawa Mukti TV ataupun hadir langsung ke venue perlombaan di Plaza Pemkab Bekasi.
“Selain memberikan dukungan untuk kafilah Kabupaten Bekasi yang tampil, dengan mengajak putera-puterinya juga dapat memotivasi generasi muda di Kabupaten Bekasi supaya lebih mencintai Al-Qur’an,” katanya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi melalui Bidang Statistik Sektoral menggelar kegiatan pendampingan pengisian indikator Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dengan menghadirkan narasumber Kepala BPS Kabupaten Bekasi, Krido Saptono, di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, pada Selasa (30/04/2024).
Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia menuturkan, EPSS ini merupakan langkah strategis dalam memastikan bahwa data dan informasi yang dihasilkan oleh perangkat daerah memiliki kualitas yang baik, relevan, dan dapat dipertanggung jawabkan.
“Jadi zaman sekarang data itu harus sudah dipersiapkan, tidak bisa sekarang data itu dicari secara spontan karena ini kan data pemerintah, harus akuntabel tentunya. Direncanakan dari awal kemudian dikumpulkan dengan metode yang sudah ditentukan prosedur yang benar, kemudian dikumpulkan secara terpusat dan disebarluaskan sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya ditemui usai kegiatan.
Selain mencerminkan bagaimana penyelenggaraan statistik sektoral di masing-masing perangkat daerah, EPSS menjadi salah satu indikator penilaian untuk mengetahui sejauh mana kemajuan capaian pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintah daerah sebagaimana yang diharapkan.
Oleh karena itu, Yan Yan menekankan kepada seluruh perangkat daerah selaku produsen data memiliki manajemen yang baik dalam pengelolaan data.
Karena data valid yang dihasilkan tidak hanya berpengaruh terhadap proses pengambilan kebijakan, namun juga dalam proses perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi pembangunan daerah.
“Sehingga data yang dihasilkan tidak data yang asal dikeluarkan, tetapi data tersebut memang sudah memenuhi prinsip-prinsip Satu Data Indonesia yang bisa digunakan oleh seluruh masyarakat tidak hanya di Kabupaten Bekasi tapi juga seluruh indonesia karena standarnya sudah nasional,” terangnya.
Kepala Bidang Statistik Sektoral, Intan Komala menyampikan, dalam kegiatan tersebut turut mengundang Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi selaku narasumber untuk memberikan pemahaman terkait pengisian indikator EPSS kepada peserta kegiatan yang hadir yakni admin masing-masing perangkat daerah serta kecamatan se-Kabupaten Bekasi.
Sehingga seluruh instansi pemerintah baik perangkat daerah maupun kecamatan dapat memperbaiki kualitas data yang dihasilkan melalui proses statistik sektoralnya guna mendukung terwujudnya penyelenggaraan Satu Data Indonesia.
Intan menambahkan, Bidang Statistik Sektoral Diskominfosantik Kabupaten Bekasi juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang aktif menyampaikan dan mengisi data pada aplikasi sistem Satu Data Indonesia, selain itu juga untuk mendukung dinas yang terpilih mengikuti penilaian reformasi birokrasi mewakili Kabupaten Bekasi.
“Melalui kegiatan ini, outcome yang diharapkan adalah seluruh perangkat daerah dapat memahami data apa saja yang bisa masuk kedalam open satu data indonesia agar evaluasi oenyelenggaraan statistik sektoral ini dapat kita isi dengan baik.
Kedepannya juga secara berkala kami akan memberikan apresiasi meskipun tidak seberapa namun kami berusaha menghargai apa yang sudah dilakukan oleh perangkat daerah,” tutupnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi turut mendukung semaraknya MTQ ke-38 tingkat Jawa Barat dengan membuka Warung Disnaker Mencari Berkah.
Warung yang berlokasi di Aula Kantor Baznas Kabupaten Bekasi ini, menyediakan makanan dan minuman gratis untuk para kafilah dan pengunjung.
Kepala Disnaker Kabupaten Bekas, Edi Rochyadi mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi dalam mensukseskan MTQ tingkat provinsi Jawa Barat dengan membuka Warung Disnaker Mencari Berkah di venue MTQ.
“Ya, kebetulan kami Disnaker Kabupaten Bekasi diberi tugas oleh pak Pj Bupati Bekasi, untuk ikut mensukseskan MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat, dan kami diberi tugas untuk bertanggung jawab di venue MTQ yang ada di Aula Kantor Baznas,” ungkapnya.
Edi berharap, dengan dibukanya Warung Disnaker mencari berkah, para kafilah dan pengunjung dapat terbantu untuk mendapatkan makanan dan minuman di lokasi venue MTQ secara gratis.
“Ya, tentunya kita ingin menjadi tuan rumah yang baik, semampu kita, apa yang bisa kita lakukan, mumpung ada kesempatan kita untuk berbuat baik, karena di sini kita mendengarkan bacaan Al Quran dan dekat dengan orang- orang yang hafal Al-Qur’an, semoga ini menjadi berkah untuk kita semua,” ujarnya.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah, mengatakan, warung Disnaker mencari berkah, dibuka setiap hari selama MTQ berlangsung.
“Ya, kami menyediakan berbagai macam minuman, seperti kopi, minuman dingin, dan untuk makanannya kami sediakan tiap hari beda-beda menunya, kemarin kita sediakan bakso 150 porsi dan alhmdulilah abis semua, sekarang ada siomay juga ada es doger, dan itu semua gratis,” ujarnya.
Nur Hidayah menyampaikan harapannya, apa yang dilakukan Disnaker kabupaten Bekasi membuka warung Disnaker mencari berkah bisa mendukung kegiatan MTQ tingkat Jawa Barat di Kabupaten Bekasi.
“Ini adalah upaya kami untuk memeriahkan dan mensukseskan MTQ tingkat Jawa Barat, sesuai arahan Pak Bupati agar acara ini sukses dan berkesan untuk para kafilah dari daerah lain,” terangnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Ketua Umum Gabungan Masyarakat Indonesia, Riden Bahrudin menolak pemimpin dari luar daerah Kabupaten Bekasi.
Riden mengatakan pemimpin Kabupaten Bekasi harus orang asli dari wilayah itu sendiri. Sebab Bupati bekasi mesti mengetahui budaya dan keinginan orang Bekasi.
“Kami mendukung para calon Bupati Bekasi yang lahir asli dari Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Menurutnya, keterlibatan orang asli daerah akan memberikan dampak positif yang signifikan untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kami berharap para tokoh bahkan masyarakat lainnya dapat memilih Bupati yang berasal dari kalangan lokal,” tuturnya.
H. Riden Bahrudin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Bekasi menjadi daerah yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa dengan dukungan masyarakat serta kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan rakyat, Bekasi akan semakin maju dan berkembang,” tandasnya. (Bis)
BIN – Linggabuana dinobatkan sebagai Maharaja karena dizamannya, Tanah Sunda yang semula terpecah menjadi dua (Galuh & Sunda) selepas Runtuhnya Tarumanegara disatukan olehnya.
Maharaja Linggabuana memerintah dari tahun 1350-1357. Dari permasiurinya, Prabu Lingggabuana memperoleh dua orang anak yaitu Citaresmi (Dyah Pitaloka) dan Westu Kencana.
Anak permpuannya begitu sangat disayang oleh sang Prabu, segala apapun keinginannya selalu dituruti. Termasuk keinginan anaknya yang nanti menyebabkan Gugurnnya sang Maharaja.
Selepas turunnya Pinangan dari Hayam Wuruk, Raja baru Majapahit yang baru dilantik dan juga belum beristri, Maharaja Linggabuana pada mulanya menolak untuk datang ke Majapahit, penolakan tersebut didasarkan pada nasehat Petinggi Kerajaan yang menduga jika hal tersebut adalah akal-akalan Majapahit saja untuk merendahkan martabat orang Sunda, sebab seharusnya berdasarkan adat kebiasaan waktu itu Pengantin Pria mendatangi Pengantin perempuan.
Lagi-lagi, dalam hal ini Sang Putri yang hayalannya terlampau jauh, ingin kawin dengan Raja Jawa, ia terus membujuk ayahnya, sehingga Sang Maharaja akhirnya luluh juga menuruti kemauan putrinya itu.
Nantinya sesampainya dibubat terjadi tragedi yang memilukan dimana sang Maharaja, Rombongan Penganten dan Pengawalanya tewas dalam tragedi itu. Karena merasa berdosa pada ayahnya Sang Putri bunuh diri.
Sepeninggal Maharaja Linggabuana, Kerajaan praktis kacau, lagipula Pangeran Westu Kencana waktu itu masih kecil. AKibatnya demi menjaga keutuhan Negara, adik dari Sang Maharaja, yaitu Suradipati atau Bhunisora yang sebelumnya menjabat sebagai Mangkubhumi (PM) terpaksa menjadi Wali Raja menunggu Putra Mahkota cukup umur untuk dinobatkan.
BIN || Kabupaten Bekasi – Rangkaian perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-38 Tingkat Jawa Barat ditayangkan langsung melalui livestreaming pada kanal Youtube Wibawa Mukti TV.
Masyarakat luas dapat dengan mudah mengakses informasi serta menyaksikan jalannya perlombaan yang sedang berlangsung melalui perangkat ponsel pintar ataupun layar monitor yang tersedia disetiap venue lomba secara real time.
“Jadi karena memang fasilitas kita tidak semuanya punya area yang memadai untuk pengunjung ataupun pendamping, untuk itu beberapa lokasi tersebut bisa disiarkan melalui live streaming di channel youtube wibawamukti tv diskominfo.
Supaya masyarakat bisa tetap menyaksikan termasuk pengunjung yang tidak bisa masuk kedalam bisa menyaksikan live streaming,” Kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai mengecek seluruh venue di hari pertama perlombaan dimulai, Senin (29/04/2024).
Menurut Dani Ramdan, gema penyelenggaraan MTQ ini dapat membawa aura positif dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bekasi. Mengajak masyarakat untuk lebih mengenal, menghayati serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an.
Sehingga masyarakat memahami bahwa untuk mengajarkan Al-Qur’an tidak hanya melalui ceramah, namun bisa juga melalui kegiatan seperti ini. Mereka yang melihat langsung atau nonton livestreaming tergugah hatinya, ternyata mempelajari Al-Qur’an itu banyak seninya, banyak kemenarikannya sesuai minat masing-masing. Ada yang hafalan, tafsir, tilawah, kaligrafi, ini kita wadahi sehingga nanti terbangun kecintaannya dalam Al-Qur’an.
“Semoga generasi muda juga terinspirasi ternyata mempelajari AlQur’an itu menyenangkan. Terdapat berbagai cara, berbagai bidang, yang mereka senangi. Sehingga nanti mereka mulai mendalami, mendatangi guru-guru atau pusat latihan kita agar kedepan generasi kita akan semakin mengenal Al-Qur’an,” Harap Dani Ramdan.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Rhamdan Nurul Ikhsan menyampaikan, dalam kepanitiaan MTQ Ke-38 Tingkat Jawa Barat ini, Diskominfosantik Kabupaten Bekasi bertugas sebagai leading sector untuk melaksanakan publikasi serta dokumentasi selama kegiatan MTQ tersebut berlangsung.
Melalui Media Center yang bertempat di Gedung Wibawa Mukti, informasi seputar penyelenggaraan baik itu venue lomba, jadwal perlombaan, hingga informasi mengenai naradamping (Liasion Officer) seluruh kafilah dapat diakses oleh peserta maupun pengunjung yang hadir di lokasi.
“Untuk mendukung tugas yang diberikan, kami dari Diskominfosantik Kabupaten Bekasi khususnya pada Bidang Informasi dan Komunikasi Publik menurunkan seluruh tim yang ada, diantaranya tim multimedia yang memfasilitasi livestreaming kegiatan diseluruh venue perlombaan, juga tim peliputan untuk menyampaikan serta mengabarkan update terbaru penyelenggaraan MTQ saat ini,” terangnya.
Rhamdan menyebutkan, sebagaimana instruksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan agar Diskominfosantik Kabupaten Bekasi juga menyiapkan edaran serta menyebarluaskannya ke instansi pendidikan baik sekolah-sekolah maupun pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi untuk mengadakan kegiatan nonton bersama melalui livestreaming perlombaan MTQ yang tengah berlangsung.
“Kami ingin gema perhelatan besar MTQ Ke-38 Tingkat Jawa Barat ini dapat dirasakan lebih luas lagi oleh seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Bekasi, sehingga masyarakat terutama generasi penerus ini dapat menyaksikan bagaimana potensi terbaik dari masing-masing kafilah di tiap cabang lomba tampil dalam perlombaan,” tutupnya.(Red)