19.1 C
New York
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 39

DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Diringkus, Sekum DPP L-PKN Yusup Berikan Apresiasi Polda Jabar

BIN || Jawa Barat – POLDA Jabar berhasil tangkap satu dari 3 pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon yang saat ini kembali hangat dan menjadi pembincangan di Indonesia.

Dengan berhasil mengungkap dan menangkap DPO yang buron selama 8 tahun itu Polda Jabar mendapatkan Apresiasi dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat Jawa Barat.

Salah satunya dari Sekretaris Umum DPP Lembaga Penelitian & Kajian Nusantara ( L-PKN ) Yusup,  bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas gerak cepat Polda Jabar dalam mengungkap kasus pembunuhan Vina Cirebon dan berhasil menangkap satu dari tiga DPO yang diketahui diduga otak dari kasus pembunuhan ini.

Dirinya ( Yusup ) mengatakan bahwa Polda Jabar sangat tanggap dalam menangani kasus ini dan dengan gerak cepat mampu menangkap satu dari tiga DPO yang buron selama 8 tahun ini.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Polda Jabar yang dengan gerak cepat mampu mengungkap dan menangkap satu dari tiga DPO dan yang diduga sebagai otak dari kasus ini,” Ungkapnya.

Masih kata Yusup,Dirinya berharap semoga Polda Jabar bisa berhasil menangkap dua buronan lainya dengan cepat,dan Polda Jabar menjadi lebih baik lagi kedepannya, ungkapnya .(Red)

Polda Jabar Berhasil Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Advokat Berikan Apresiasi dan Ini Harapan nya

BIN || BANDUNG – POLDA Jabar berhasil tangkap satu dari 3 pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon yang saat ini kembali hangat dan menjadi pembincangan di Indonesia.

Dengan berhasil mengungkap dan menangkap DPO yang buron selama 8 tahun itu Polda Jabar mendapatkan Apresiasi dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat Jawa Barat.

Salah satunya dari Advokat Penegakan Hukum Yahya Kuwer, SH. MH yang mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas cepat tanggap nya Polda Jabar dalam mengungkap kasus pembunuhan Vina Cirebon dan berhasil menangkap satu dari tiga DPO yang diketahui sebagai dalang dari kasus pembunuhan ini.

Dirinya mengatakan bahwa Polda Jabar sangat tanggap dalam menangani kasus ini dan dengan cepat mampu menangkap satu dari tiga DPO yang buron selama 8 tahun ini.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Polda Jabar yang dengan cepat mampu mengungkap dan menangkap satu dari tiga DPO dan yang diduga sebagai orang dari kasus ini,” Ungkapnya.

Dirinya juga berharap semoga Polda Jabar bisa berhasil menangkap dua buronan laainya denga cepat.

“Semoga Polda Jabar bisa menangkap dua buronan lainya dengan cepat dan Polda Jabar menjadi lebih baik lagi kedepanya,” Pungkasnya.(Red)

Ketua Forum Ormas Kabupaten CIMAHI Sangat Apresiasi Kinerja Polda Jabar

BIN || Jawa Barat – Maraknya pemberitaan Pembunuhan Vina di Berbagai media sosial , sehingga banyak sorotan dari masyarakat ,jadi konsumsi obrolan di setiap tempat, pasalnya sangat janggal dari Pertama kejadian.

Kepolisian Jawa Barat terus bergerak hingga akhirnya membuahkan hasil , Daftar pencarian orang ( DPO ) pelaku pembunuhan Vina akhirnya diringkus oleh kepolisian Polda Jawa Barat

Nur Hidayat ketua forum ormas / LSM kabupaten Cimahi sangat Mengapresiasi Kepolisian Polda Jawa Barat yang telah meringkus Daftar pencarian orang ( DPO) yang sudah lama menghilang.

Masih kata nur, Kasus ini memang sangat pelik, tapi begitu gigihnya kepolisian Polda Jawa Barat melakukan pencarian hingga akhirnya membuahkan hasil yang maksimal, katanya .(red)

Polda Jabar Berhasil Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ketua DPD KNPI Jabar Berikan Apresiasi

BIN || BANDUNG – POLDA Jabar berhasil tangkap satu dari 3 pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon yang saat ini kembali hangat dan menjadi pembincangan di Indonesia.

Dengan berhasil mengungkap dan menangkap DPO yang buron selama 8 tahun itu Polda Jabar mendapatkan Apresiasi dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat Jawa Barat.

Salah satunya dari Ketua DPD KSPI JABAR Roy Jinto Ferianto yang mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas cepat tanggap nya Polda Jabar dalam mengungkap kasus pembunuhan Vina Cirebon dan berhasil menangkap satu dari tiga DPO yang diketahui sebagai dalang dari kasus pembunuhan ini.

Dirinya mengatakan bahwa Polda Jabar sangat tanggap dalam menangani kasus ini dan dengan cepat mampu menangkap satu dari tiga DPO yang buron selama 8 tahun ini.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Polda Jabar yang dengan cepat mampu mengungkap dan menangkap satu dari tiga DPO dan yang diduga sebagai orang dari kasus ini,” Ungkapnya.

Dirinya juga berharap semoga Polda Jabar bisa berhasil menangkap dua buronan laainya denga cepat.

“Semoga Polda Jabar bisa menangkap dua buronan lainya dengan cepat dan Polda Jabar menjadi lebih baik lagi kedepanya,” Pungkasnya.(red)

Agus Mulyana Resmi Dilantik Pimpin Hipmi Kabupaten Tanggerang

BIN || Kabupaten Tanggerang – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Tanggerang menggelar pelantikan dan Rakercab di Hotel Vivare Tanggerang, Rabu (22/5).

Ketua Hipmi BPC Kabupaten Tanggerang, M. Agus Mulyana priode 2024-2027 mengucapkan terima kasih kepada semua kader yang sudah mendukung dan mensuport Rakercab Hipmi Kabupaten Tanggerang.

Diketahui pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Dandim 05/10, Pj Bupati Tanggerang, Kapolres, Kejari dan Ketua Umum BPP Hipmi dan Ketua Umum Provinsi Banten.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kader-kader Hipmi yang sudah mendukung acara ini,” ucapnya.

Agus mengatakan kedepan pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tanggerang gemilang dan Indonesia Emas.

“Hipmi Kabupaten Tanggerang mempunyai kader yang besar untuk menjadi pengusaha dan bisa membangun Indoseia Emas,” katanya.

Sebab, kata dia, Kabupaten Tanggerang ini mempunyai potensi yang sangat luar biasa sehingga kota seribu industri ini menjadi primadona bagi para investor.

“Jadi jangan sampai kita ini seperti pribahasa ‘Tikus Mati Dilumbung Padi’, oleh karena itu Hipmi Kabupaten Tanggerang akan terus melakukan kolaorasi dengan Pemkab Tanggerang,” sebutnya.

Sementara Sekda Kabupaten Tanggerang, Maesal Rasyid mengatakan kemajuan bangsa baik tingkat daerah maupun pusat peran pemuda sangatlah dibutuhkan untuk kemajuan bangsa itu sendiri.

“Saya ucapkan selamat kepada Agus Mulyana yang terpilih menjadi ketua Hipmi Kabupaten Tanggerang,” ucapnya.

Dirinya beraharap, dengan keberadaan Hipmi dapat menggali potensi di Kabupaten Tanggerang dan dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah.

“Saya berharap setelah dilantik BPC Hipmi Kabupaten Tanggerang segera melakukan rapat untuk agenda kedepan, dan kami pemerintah daerah akan mendukung kegiatan-kegiatan Hipmi di Kabupaten Tanggerang,” tandasnya. (Bis)

Dimata IMKL, Duet Nizar-Udin Mampu Wujudkan Lingga BERSINAR

BIN || Lingga – Dalam Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Kamis (02/05/2024) lalu, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) berhasil meraih 11 kursi dari 25 kursi di legislatif. Dapil Lingga 1 mencakup Kecamatan Lingga, Lingga Utara, Lingga Timur, dan Selayar Partai Nasdem memperoleh 4 kursi.

Kemudian pada Dapil Lingga 2 mencakup Kecamatan Senayang, Bakung Serumpun, Katang Bidare, dan Temiang Pesisir memperoleh 2 kursi, berikutnya pada Dapil Lingga 3 mencakup Kecamatan Singkep dan Singkep Pesisir memperoleh 3 kursi dan terakhir pada Dapil Lingga 4 mencakup Kecamatan Singkep Barat, Singkep Selatan, dan Kepulauan Posek lagi-lagi Partai Nasdem unggul dengan jumlah 2 kursi.

Berdasarkan rapat pleno internal DPD Partai Nasdem Lingga yang dilaksanakan pada Jum’at (10/05/2024) di Kantor DPD Nasdem Lingga, membuahkan satu keputusan dengan menetapkan 3 (tiga) nama Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Lingga, yakni M.Nizar sebagai calon Bupati, Raja Muchsin dan Ahmad Nashiruddin (Udin) sebagai calon Wakil Bupati.

Mengamati potensi Pilkada Kabupaten Lingga, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL), Ozy Mustari merespon serius duet M.Nizar dan Ahmad Nashiruddin sangat tepat.

“Bang Nizar selaku pucuk pimpinan di Eksekutif sedangkan Bang Udin sebagai pucuk pimpinan di Legislatif. Pengalaman sebagai pelaksana dan pengawas jika dipadukan sangatlah tepat membawa Lingga makin maju dan bersinar,” tutur putra kelahiran Panggak Laut Lingga ini.

Lebih lanjut disambung oleh Sekretaris IMKL, Raden Rangga B yang merupakan putra asli Panggak Darat Lingga ini sangat mendukung penuh jika Nizar-Udin diduetkan menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lingga demi keberlanjutan Visi Misi yang searah dan sejalan dan yakin tidak berhenti di tempat. Bukan meninggalkan perjuangan di tengah jalan.

“Lingga butuh pemimpin muda yang berkomitmen hingga akhir perjuangan. Bukan meninggalkan teman seperjuangan ditengah jalan, jadi Visi Misi awal berjalan hingga selesai,” tambahnya.

Disambung Medi Iskandar putra Sungai Besar Lingga yang merupakan Bendahara IMKL dengan tegas menyatakan siap bergerak, berjuang dan merangkul rekan-rekan mahasiswa asal Lingga untuk meyakinkan masyarakat Lingga mendukung dan memilih Nizar-Udin untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lingga 2024-2029.

Juga tidak lupa Wakil Ketua IMKL, Zainal putra asli Kelumu Lingga ini lebih mempertegas siap menggerakan seluruh pengurus dan anggota IMKL Kota Tanjungpinang untuk turun bergerak berjuang bersama pulang ke Lingga.

“Dari data kita, jumlah mahasiswa asal Lingga yang berkuliah di Tanjungpinang lebih kurang 1.800 orang. InsyaAllah kita siap meyakinkan seluruh rekan-rekan untuk pulang ke Lingga menyukseskan Kande Nizar dan Kande Udin,” tutupnya.(ed)

Dinas Cipta Kerja dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Anggarkan Rp 300 Miliar Untuk Sarana Pendidikan SD, SMP Negeri Juga Sarana Kesehatan

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi menganggarkan sekitar Rp 300 Miliar lebih melalui alokasi APBD Tahun 2024. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk peningkatan pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan serta penataan dan pemeliharaan bangunan negara lainnya di Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah anggarkan dari rencana kerja Dinas Cipta Kerja dan Tata Ruang, total sekitar Rp 300 miliar lebih untuk membangun sarana pendidikan SD maupun SMP Negeri dan sarana kesehatan, baik pembangunan maupun pemeliharaan bangunan Puskesmas di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi,” kata Pranoto, Sub Koordinator Teknis Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda, Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.

Pranoto mengungkapkan, pembangunan tersebut meliputi beberapa jenis kegiatan diantaranya, pembangunan sarana pendidikan bangun ruang kelas baru SD dan SMP negeri masing -masing dua unit, sehingga total jadi 4 unit dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar lebih.

“Penambahan ruang kelas baru SD sebanyak 112 ruang dengan pagu anggaran sekitar kurang lebih Rp 25,5 miliar lebih,” ucapnya.

Kemudian penambahan ruang kelas baru SMP sebanyak 16 ruang yang di anggarkan Rp 21,6 miliar lebih.Dan pembangunan sarana prasarana dan utilitas sekolah (penataan halaman dan pemagaran) SD dan SMP masing-masing 50 titik dengan alokasi total Rp 11,2 miliar lebih.

“Rehabilitasi sedang dan berat ruang kelas SD sebanyak 243 ruang dan SMP sebanyak 80 ruang kelas total anggaran sekitar Rp 145,9 miliar lebih,”imbuhnya

Selain itu juga, ada pembangunan 1 unit Puskesmas dengan pagu anggaran sekitar Rp 771 juta dan rehabilitas dan pemeliharaan Puskesmas sebanyak 5 unit dengan alokasi sekitar Rp 1,6 miliar lebih.

“Kemudian penataan bangunan dan lingkungan sekitar Rp 70 miliar,” ujarnya.(Red)

Bapenda Kabupaten Bekasi Jemput Bola Dengan Pelayanan Mobil Keliling Wajib Pajak (WP)

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pendataan dan Penagihan Pajak Daerah (UPTD P2PD) Wilayah III kembali memberikan kemudahan layanan pajak kepada masyarakat.

Salah satunya melalui pelayanan mobil keliling yang hadir di Halaman Kantor Desa Jayasampurna Kecamatan Serang Baru, pada Kamis (16/05/2024).

Kepala UPTD P2PD Wilayah III Kabupaten Bekasi, Rika Nurmaya menuturkan, pelayanan Mobil Keliling tersebut merupakan upaya Jemput Bola dalam menjangkau Wajib Pajak (WP) yang bertempat tinggal jauh dari kantor pelayanan pajak. Selain mendekatkan pelayanan, hal ini juga untuk meningkatkan kontribusi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

“Kegiatan hari ini, tidak hanya memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak. Petugas kami juga membuka pelayanan berkas untuk mutasi, permohonan baru, ataupun pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT),” ungkapnya

Rika menyebutkan, selain menekankan kepada petugas untuk memberikan pelayanan secara ramah dan profesional. Ia juga meminta agar petugas dapat informatif ketika bertemu masyarakat sebagai bentuk literasi dan edukasi kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sosialisasi terkait Aplikasi SAPA Bekasi, dimana melalui kanal digital tersebut masyarakat dapat mengakses layanan pajak lainnya secara online melalui gadget masing-masing.

“Untuk Aplikasi SAPA Bekasi masyarakat dapat mendownload melalui Playstore, dalam aplikasi tersebut tersedia menu informasi seputar pelayanan pajak seperti masyarakat yang ingin melakukan pembayaran online, mengecek tunggakan atau tagihan ditahun sebelumnya,” terangnya.

Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik kemudahan akses pelayanan pajak yang telah diberikan. Terlebih lagi, saat ini juga terdapat program keringanan pembayaran SPPT PBB-P2.

“Kami informasikan juga bahwa pada periode tanggal 1 April 2024 sampai dengan 30 Juni 2024 diberikan keringanan sebesar 15 persen, semoga ini juga dapat memotivasi masyarakat untuk membayar pajak,” imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Rudi Hermawan selaku Kasi Pelayanan Desa Jayasampurna menyambut baik hadirnya pelayanan mobil keliling tersebut di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat yang berada di desanya dalam mengurus berkas pajaknya.

“Sebelumnya sudah diinformasikan kepada RT, RW, serta masyarakat desa bahwa akan dibuka loket pembayaran pajak di Kantor Desa, sehingga banyak warga yang antusias datang untuk mengurus ataupun menanyakan informasi seputar pajak kepada petugas tadi,” ungkapnya.(Red)

Pemerintah Kecamatan Tambun Utara Gelar Pembinaan Pegawai ASN Maupun Non ASN

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kecamatan Tambun Utara menggelar pembinaan bagi pegawai yang berada di lingkungan Kecamatan Tambun Utara baik ASN maupun Non ASN yang berlangsung di Hotel Grand Cikarang pada Rabu (15/05/2024).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi Endin Samsudin.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan, kegiatan ini untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Lebih lanjut, kata dia, disiplin merupakan salah satu kunci dalam menciptakan kinerja yang efektif dan berkualitas disetiap lingkungan kerja.

“Ya, karena pembinaan tersebut adalah bagaimana Kabupaten Bekasi berupaya mewujudkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga bisa menjadikan budaya kerja yang bisa memberikan terbaik bagi masyarakat secara optimal,” ungkapnya.

Endin mengatakan, sosialisasi pembinaan pada ASN yang ada di Kecamatan Tambu Utara untuk lebih memahami lagi tentang peraturan disiplin bagi pegawai ASN.

“Kami mensosialisasikan tentang pemanfaatan teknologi terkait dengan administrasi kepegawaian dan juga sosialisasi tentang penegakkan disiplin, bahwa sebenarnya disiplin pegawai itu tidak serta merta adalah tugasnya BKPSDM atau kepegawaian tetapi menjadi tugas bersama,” katanya.

Camat Tambun Utara Najmuddin menambahkan, kegiatan tersebut membahas kinerja di antaranya tanggung jawab serta komitmen sebagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan berkualitas.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, para pegawai di Kecamatan Tambun Utara semakin menyadari pentingnya menjaga kedisiplinan dan integritas dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil, sehingga para pegawai akan mambu memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien kepada masyarakat,” terangnya.(red)

Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Gelar Kegiatan Validasi dan Verifikasi Data Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Validasi dan Verifikasi data Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), yang bertempat di Grand Zuri Hotel Cikarang, pada Selasa (14/05/2024).

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Daryono menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendapatkan data yang valid mengenai Lembaga Kesejahteraan Sosial yang ada di Kabupaten Bekasi agar sesuai dengan kondisi di lapangan, baik dalam legalitas terdaftar, akreditasi, serta reakreditasi yayasan ataupun lembaga.

“Kita ingin agar Lembaga Kesejahteraan sosial yang belum terakreditasi dapat mengajukan permohonan dan bagi yang telah terakreditasi akan tetapi masa aktifnya telah kadaluarsa dapat segera melakukan akreditasi,” ungkapnya.

Daryono menjelaskan, dalam mengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial para pengurus harus memahami standar administrasi yang mesti dipenuhi. Akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan, baik dari sisi regulasi maupun integritas.

“Tentu dipahami juga bahwa LKS ini sebagai suatu lembaga, dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga binaannya, mereka sudah memenuhi kriteria dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Harapannya, kemitraan antara Dinsos dan LKS ini semakin sinergi sehingga tujuan akhir meningkatnya kesejahteraan sosial di masyarakat Kabupaten Bekasi itu dapat tercapai,” terangnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Indah Sulistiowati menambahkan, berdasarkan data yang terdaftar saat ini ada sekitar 153 Lembaga Kesejahteraan Sosial di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun baru sebagian besar yang secara administrasi telah terakreditasi. 

Penguatan pemahaman kepada pengurus LKS terkait tata kelola administrasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan integritas serta mematuhi standar dalam penyediaan pelayanan.

“Sehingga melalui kegiatan ini, LKS tersebut diarahkan membuat permohonan pengajuan untuk akreditasi, mengingat akreditasi itu sendiri menjadi bagian untuk mendapat bantuan sosial baik dari pusat, provinsi maupun daerah. Dan yang kita undang LKS yang sudah terakreditasi tapi masa aktifnya sudah habis jadi harus melakukan reakreditasi dan juga LKS yang baru yang belum mengajukan proses akreditasi,” katanya.(Red)