12.6 C
New York
Monday, March 16, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 223

Puan Diundang Beri Pembekalan di Rapim TNI-Polri 2022

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani diundang untuk menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2022. Puan juga diminta untuk memberi pembekalan pada acara tahunan yang akan digelar Markas Besar TNI pada 1 Maret 2022 besok.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI dan Kapolri beserta seluruh jajarannya yang memberikan kesempatan kepada DPR RI untuk memberi masukan pada alat pertahanan dan keamanan negara yang sangat diandalkan rakyat ini,” kata Puan di Jakarta, Senin (28/2/2022).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini akan memberikan pembekalan kepada para pimpinan komando utama TNI-Polri usai Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan.

“DPR RI sebagai representasi perwakilan rakyat akan memberi masukan kepada jajaran TNI-Polri agar semakin solid dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya sebagai alat pertahanan negara, dan pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Puan.

Puan juga berharap Rapim TNI-Polri 2022 ini akan semakin memupuk soliditas dan sinergitas dua lembaga yang menjadi tumpuan rakyat dalam bidang pertahanan dan kemanan ini.

“Kami berharap Rapim TNI-Polri 2022 ini akan semakin memperkuat sinergitas kedua instansi. Tidak hanya di level pimpinan, tapi juga hingga jajaran paling bawah,” kata Puan.

Soliditas dan sinergitas TNI-Polri tersebut, kata Puan, sangat penting karena dua lembaga ini memegang peran yang sangat strategis dalam ikut membangun kekuatan nasional.

“Yaitu dengan menciptakan situasi yang kondusif sehingga pembangunan di bidang sosial, ekonomi, budaya dan politik dapat dilaksanakan dengan efektif,” ujarnya.
 
Puan berharap, Rapim TNI-Polri ini dapat menghasilkan pemikiran yang konstruktif, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Sehingga dua lembaga ini dapat ikut mengawal agenda pemulihan ekonomi nasional dan agenda reformasi struktural,” ujarnya.(Red)

Polda Metro Jaya Gelar Apel Patroli Di Monas

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran

BIN I Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar apel patroli di lapangan Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/2/2022) malam. Apel tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran dan dihadiri tim Patroli Perintis Presisi.

Tak seperti biasanya, dalam apel tersebut IrjenPol Fadil juga turut berdiskusi, mengevaluasi hingga membuat rancangan inovasi program-program yang telah diciptakan Polda Metro Jaya.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk terus konsisten dalam mengembangkan program. Bagi kami, program inovasi tidak dapat tercipta begitu saja. Kalau bahasa kerennya selalu ada ‘bug fixes and improvement’ ya,” kata IrjenPol Fadil seperti dikutip dalam akun Instagram @kapoldametrojaya, Minggu (27/2/2022).



Dikatakan IrjenPol Fadil, dirinya tak ingin inovasi atau program yang diciptakan berakhir begitu saja. Sebab, program yang baik merupakan program berkelanjutan, yang terus disempurnakan dan terus tumbuh.

Maka dari itu, dalam kesempatan apel itu mantan Kapolda Jawa Timur tersebut juga turut mendengar masukan, melihat kondisi langsung operasional serta kondisi psikologis dari tim Patroli Perintis Presisi.

“Cita-cita kami, tim Patroli Perintis Presisi bisa menjadi garda terdepan dalam hal pencegahan kejahatan. Tim patroli bagi saya adalah prioritas dan tim patroli adalah tim yang mulia,” jelas Kapolda.

“Tetap semangat teman-teman, tetap layani masyarakat, karena ini amanah yang mulia,” tukas IrjenPol Fadil. (Wati)

Pelaksanaan Vaksinasi di Wilayah Kerja Kodam XIII/Merdeka Capai 70%

BIN I Sulawesi Utara – Pendam XIII/Merdeka. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh melaporkan pelaksanaan vaksinasi di wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka mencapai 70% saat mengikuti rapat bersama seluruh Panglima Kotama TNI yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A secara daring di ruang Puskodalops Kodam XIII/Merdeka, Minggu (15/2/2022).

Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson M. Sitorus dalam keterangannya mengatakan bahwa rapat beragendakan evaluasi program vaksinasi yang dilaksanakan di fasilitas kesehatan di seluruh jajaran TNI. Dalam rapat tersebut Panglima TNI menerima paparan dari masing-masing Panglima Kotama terkait pelaksanaan program vaksinasi di wilayah masing-masing.

“Bapak Pangdam XIII/Merdeka juga melaporkan hasil pelaksanaan vaksinasi yang digelar di seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka yang meliputi meliputi wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah,” tutur Kapendam.

Letkol Sitorus juga menjelaskan bahwa Panglima TNI mengapresiasi pencapaian 70% program vaksinasi di ketiga provinsi yang merupakan wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka Kodam.

Turut hadir mendampingi Pangdam XIII/Merdeka diantaranya Asops Kasdam XIII/Merdeka dan Karumkit Tk. II R. W. Mongisidi. (Red)


BN Holik Inginkan Produk UMKM Asli Bekasi Berkembang

BIN | Kabupaten Bekasi- Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah hadiri Grand Opening Pusat Oleh-oleh Kabupaten Bekasi (POKSI) di Ruko Lodium Blok C3 1/6, Jababeka Cikarang Utara.

BN Holik mengatakan, sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, dirinya mendukung penuh hadirnya pusat oleh-oleh Kabupaten Bekasi sebagai langkah awal untuk membangkitkan ekonomi di masa pandemi COVID-19, (26/2).

“Kami mendukung penuh program UMKM ini agar bangkit dan berkembang. Kami berharap terbangun juga kemitraan dengan berbagai kecamatan untuk menyatukan visi diwadah yang sama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Holik.

Dirinya menambahkan, akan membantu keberadaan POKSI tersebut agar lebih dikenal oleh masyarakat, baik dari Kabupaten Bekasi maupun dari luar daerah.

“Ketika ada kunjungan DPRD dari daerah lain nanti akan diarahkan untuk membeli atau mengenalkan kuliner atau produk khas Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

BN Holik berharap, kehadiran pusat oleh-oleh khas Kabupaten Bekasi itu bisa menjadi motivasi bangkitnya kembali para pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap para pelaku UMKM dapat terus maju dan berkembang di tengah pesatnya industri di Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

Grand Opening Pusat Oleh-oleh Kabupaten Bekasi (POKSI) dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, Anggota DPR RI Obon Tabroni, Kadin Kabupaten Bekasi, Rektor Universitas Pelita Bangsa dan UMKM se-Kabupaten Bekasi yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (Bis)

Polsek Cibarusah Monitoring Pembagian BPNT Yang Dipadukan Dengan Giat Vaksin

BIN I Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi bersama Muspika Kecamatan Bojongmangu melaksanakan giat pembagian BPNT dipadukan dengan giat Vaksin di Desa Bojong mangu, Desa Sukamukti, Desa Medal krisna, Desa Sukabungah, Desa Karang indah dan Desa Karang mulya wilayah hukum Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi. Sabtu, (26/02/2022) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemberian bantuan langsung tunai di padukan dengan giat vaksin, masyarakat sangat antusias dan mendapat arahan dari Muspika mengenai pelaksanakan protokoler kesehatan.

Kapolsek Cibarusah, AKP Josman Harianja,SH bersama Muspika melaksanakan giat ini agar masyarakat mengerti dan terhindar dari penyebaran virus covid 19.

“Walaupun situasi sekarang ini untuk Kabupaten Bekasi masih situasi PPKM level 3, kegiatan tersebut berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.” pungkas Kapolsek Cibarusah AKP Josman Harianja, SH. (Wati)

Pusat Oleh-oleh Kabupaten Bekasi Diresmikan Plt Bupati Akhmad Marjuki Dan Ketua DPRD BN Holik


BIN I BEKASI – Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki meresmikan Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi (POKSI 22) pada Sabtu, 26 Februari 2022. Peresmian pusat oleh-oleh yang berada di Komplek Ruko Plaza Iodium Blok C3-1/6, Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki, Anggota DPR RI Komisi III Obon Tabroni, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. BN Holik Qodratullah, dan para pemilik usaha Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi “POKSI 22”.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki mengatakan, “Kabupaten Bekasi memiliki banyak pelaku UMKM, bahkan mereka telah memasok produknya ke perusahaan retail dan supermarket besar di Kabupaten Bekasi.” Kata Akhmad Marjuki.

“Kami memiliki ribuan pelaku UMKM yang terus dibina supaya terus berkembang, yang tergabung di POKSI 22 ini baru sekitar 115 UMKM,” imbuhnya.

Dirinya berterima kasih kepada Obon Tabroni yang telah menginisiasi adanya Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi (POKSI 22-red) yang baru saja melaksanakan grand opening di hari ini. Sehingga bisa terus membantu penguatan di sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif, hususnya bagi pelaku UMKM Kabupaten Bekasi.

“Di Kabupaten Bekasi terdapat 7000 lebih perusahaan yang berinvestasi disini. Semoga lewat para staff, direksi, serta buruh atau para pekerja perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri ini berbagai produk di POKSI 22 dapat dipasarkan, bela beli produk UMKM bisa terus digelorakan, apalagi UMKM dijadikan solusi pembangkit ekonomi daerah pasca pandemi covid 19,” jelas Akhmad Marjuki.

Plt Bupati juga menyebut Produk UMKM Kabupaten Bekasi ini sangat luar biasa dan mampu bersaing dengan produk luar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik mengatakan,
“Kehadiran kami sebagai legistatif adalah untuk men-support keberadaan kegiatan para pelaku UMKM dalam wadah POKSI 22 ini. Mudah-mudahan ini menjadi suatu langkah awal di tengah-tengah pandemi covid-19.” ucap BN Holik.

“Dalam kondisi ekonomi kita yang sedang terpuruk, UMKM ini bangkit dan bangun yang kemudian menjalin suatu kemitraan dengan semua pelaku dari berbagai Kecamatan menyatukan visi di dalam satu tempat yang sama di sini. Ya ini adalah hasil dari pada kreasi dari semua lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi. Terutama yang menyajikan kekhasan daerah Bekasi, misalnya Gabus Pucung,” imbuh BN Holik.

Sementara itu, inisiator Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi “POKSI 22”, Obon Tabroni mengatakan, kehadiran tempat tersebut untuk memajukan Kabupaten Bekasii. Sehingga, lebih dikenal di seluruh nusantara.

“Kami hadir dengan keinginan mengangkat UMKM, termasuk bersinergi dalam memajukan UMKM di tengah pandemi covid 19,” beber anggota DPR RI Komisi III kepada awak media.

Dalam kegiatan tersebut, H. Akhmad Marzuki bersama rombongan meninjau setiap sudut ruangan dan berbagai produk yang berada di Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi POKSI 22.

Grand Opening POKSI 22 dimeriahkan oleh kesenian tradisional khas Bekasi seperti Palang Pintu, Tari Topeng, Puisi dan Pantun Bekasi (Situn-red) oleh Kong Guntur Elmogas, diskusi publik Peningkatan UMKM, serta ditutup oleh Band Bekasi BETAWI TULEN. (Red)

Sukseskan Puncak KTT G20, Mendagri Turunkan Tim Dukung Pengelolaan Sampah di Wilayah Sarbagita

BIN | Denpasar- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menurunkan tim ke Provinsi Bali untuk memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) setempat dalam mendukung pengelolaan sampah khususnya di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan). Model pengelolaan sampah terpadu dan terintegrasi akan diterapkan di daerah tersebut.

Adapun tim tersebut terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Sang Made Mahendra Jaya, serta beberapa pihak terkait lainnya.

Sugeng menuturkan, kunjungan kerja Tim Kemendagri ke Bali merupakan upaya untuk menyukseskan puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) 2022 yang akan digelar di Bali. Gelaran tersebut akan melibatkan sejumlah kepala negara, sehingga perlu disiapkan dengan baik.

“Diantaranya adalah meninjau upaya yang sudah kita lakukan untuk pelestarian lingkungan, termasuk untuk upaya-upaya dalam rangka mereduce atau mengurangi emisi karbon,” terang Sugeng saat ditemui di sela kungan kerjanya di Denpasar, Bali, Jumat (25/2/2022).

Upaya itu dilakukan salah satunya dengan mendukung pengelolaan sampah di Bali agar lebih maksimal, baik dari pembuangan, pengolahan, hingga pemanfaatannya. Berdasarkan informasi yang didapat, daya tampung Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Sarbagita baru 120 ton sampah per hari. Sedangkan ke depan, jumlah itu akan meningkat 4 kali lipat.

“Dari posisi seperti itu maka yang diperlukan sekarang adalah bagaimana memastikan upaya-upaya ini bahwa sampah itu tidak sekadar dibuang tapi ada nilai ekonomis,” ujarnya.

Selain itu, Sugeng juga menjelaskan peran Kemendagri dalam mendukung pengelolaan sampah di Bali. Kemendagri, kata dia, berperan memfasilitasi Pemerintah Provinsi Bali untuk mendesain kelembagaan setingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pengelolaan sampah berikut retribusinya. Kemendagri juga akan mendampingi pemda untuk memperkuat bisnis proses dalam rangka meningkatkan manfaat ekonomi pasca pengelolaan sampah.

“Dan mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait (terlibat) di dalam program peningkatan peran serta masyarakat di dalam pengelolaan sampah mulai dari hulu tingkat rumah tangga/banjar hingga ke tempat pengelolaan,” terang Sugeng.

Dalam kunjungan kerja tersebut, tim juga akan bertemu dengan pemerintah daerah wilayah Sarbagita agar tetap memberi dukungan terhadap pengelolaan sampah meski G20 2022 selesai digelar. Dukungan itu penting agar program tersebut dapat berkelanjutan, terlebih memiliki nilai ekonomis jangka panjang bagi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kemendagri yang juga Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga menambahkan, kehadiran Tim Kemendagri di Bali untuk memastikan pembangunan TPST berbasis refuse derived fuel (RDF) di sejumlah titik berjalan baik dan tepat waktu. Hal itu baik dari sisi regulasi, desain, penganggaran, serta pembentukan kelembagaan pengelolaan.

Diketahui, saat ini Bali tengah berbenah dalam melakukan pengelolaan sampah dengan membangun TPST berbasis RDF di beberapa tempat. Pembangunan tersebut ditargetkan akan rampung pada Juli 2022 mendatang.

Puspen Kemendagri

Kantor Pos Kecamatan Cibarusah Cairkan BPNT 874 KPM Untuk Kecamatan Bojongmangu

BIN I Bekasi – Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus mendorong percepatan pencairan bantuan sosial (bansos). Salah satu langkah penting dalam upaya percepatan adalah penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Untuk mendukung keperluan tersebut, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai instansi penyalur.

Kepala kantor Pos Kecamatan Cibarusah,Firman, mengutip Perpres No. 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai.

“Di Perpres nomor 63 tahun 2017 penerima bantuan tidak harus menerima dalam bentuk barang, kalau mau ngambil uangnya dari ATM atau dari bank boleh, jadi di Perpres itu indikasinya bisa uang tunai,” kata Firman Kepala kantor Pos Kecamatan Cibarusah kepada Beksi Indonesia News. Sabtu (26/02/2022).

Kantor Pos Kecamatan Cibarusah hari ini melaksanakan pencairan BPNT di Kecamatan Bojongmangu yang terdiri dari :
Desa Bojongmangu 144 KPM
Desa Sukamukti 123 KPM
Desa Medalkrisna 158 KPM
Desa Sukabungah 111 KPM
Desa Karangindah 187 KPM
Desa Karangmulya 152 KPM
Total alokasi Kecamatan Bojongmangu 874 KPM.

“Hari ini pencairan BPNT di Kecamatan Bojongmangu totalnya sebanyak 874 KPM yang tersebar di enam Desa dan mudah-mudahan berjalan lancar.” pungkas Firman. (Wati)

Pemkab Bekasi Melalui Dinas Sosial Launching Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos)

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial akan melaunchingkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai tempat bagi masyarakat prasejahtera mendapatkan pelayanan sosial yang dibutuhkannya.

Tak hanya tingkat Kabupaten, Puskesos juga akan didirikan di dua desa yaitu Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat dan Desa Pasir Tanjung di Kecamatan Cikarang Pusat sebagai pilot projek pendirian Puskesos se-Kabupaten Bekasi.

“Bulan Maret dijadwalkan akan kami launching agar semua masyarakat tahu mengenai keberadaan Puskesos di Kabupaten Bekasi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabuapten Bekasi, Drs. H. Endin Samsudin, M.Si pada Jumat (25/02).

Di Puskesos, jelas Kadinsos, keluhan dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti keluarga prasejahtera, anak terlantar dan lainnya bisa dilayani dengan baik.

Disitu juga bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat prasejahtera yang memerlukan bantuan terkait pembuatan e-KTP, KK, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya.

“Kalau ada fasilitas itu, ibaratnya warga prasejahtera dari temen PSKS tidak harus datang ke dinas lain, cukup akses pelayanan Puskesos dan itu sudah mewakili pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan bagi masarakat prasejahtera,” jelasnya.

Kadinsos juga yakin, Puskesos akan membantu pemerintah daerah dalam mendorong program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bekasi.

Bahkan, jelas Kadinsos, pemerintah daerah Kabupaten Bekasi juga telah memberikan dukungannya terhadap keberadaan Puskesos.

Selain itu juga, ungkap Kadinsos, dukungan sepenuhnya juga didapat dari anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.

“Bahkan dukungan dari anggota DPRD Komisi IV itu 100 persen mengenai keberadaan Puskesos di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Kadinsos juga mengatakan, para tenaga yang akan ditempatkan di Puskesos adalah mereka yang terbiasa bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Misalnya seperti relawan, Karang Taruna, TKS dan PSM.

“Dan mereka sudah terbiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.(Red)

Dinsos Kabupaten Bekasi Terima Kunjungan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesisir Sumatera Barat

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menerima kunjungan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk melakukan studi banding mengenai proses penyaluran bantuan sosial masyarakat.

Wakil rakyat Pesisir Selatan Sumbar itu menilai penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Dinsos Kabupaten Bekasi lebih baik karena dapat meminimalisir terjadinya pemotongan oleh oknum di lapangan.

“Kenapa mereka datang ke kita? Kami tidak menyatakan paling bagus atau jelek juga tidak, tetapi mereka para anggota DPRD itu memiliki penilaian tersendiri terhadap kita,” ujar Kasi identifikasi dan penguatan kapasitas Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Damanhuri pada Jumat (25/02).

Damanhuri menjelaskan, untuk menjawab pertanyaan dari para wakil rakyat dari Kabupaten oesisir Selatan, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menghadirikan para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Mereka sebagai ujung tombak di lapangan dilibatkan agar dapat menjawab pertanyaan para anggota DPRD Sesisir Selatan Sumbar itu lebih valid.

“Dan semua teman-teman bisa menjawab karena memang pertanyaannya terkait mengenai pekerjaan sehari-hari yang dilakukan, itu dijawab TKSK, PSM sebagai ujung tombak di lapangan, bagaimana merealisasikan para pemerlu kesejahteraan sosial itu,” jelasnya.

Diantara pertanyaan yang dilontakan yaitu bagaimana para pekerja sosial di Kabupaten Bekasi bisa solid di lapangan dalam penyaluran bantuan. Semua pekerja sosial memiliki tujuan untuk mengentaskan kemisikinan dan membantu meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat.

“Mereka juga menanyakan, kok bisa di Kabupaten Bekasi bisa solid dalam penyaluran bansos dan sebagainya? Kami solid karena memang tujuan kami untuk mengentaskan masalah sosial di masyarakat. Dan tadi juga ada statmen dari temen PSM bahwa tidak ada pemotongan bansos dan itu memang tidak boleh,” paparnya.

Tak hanya itu, Damanhuri juga menjelaskan, para anggota Dewan Komisi IV Kabupaten Pesisir Selatan itu juga menanyakan tentang data Penerima Bantuan Iuran (PBI). Saat ini, jelasnya, ada sebanyak 64 ribu data PBI yang harus diperbaiki karena semua bansos baik PKH, BPT, KIP itu harus berbasis NIK.

“Jadi kalau NIK-nya tidak sama dengan Disdukcapil maka bantuan akan tertunda. Nah bagaiman agar bisa terus mendapatkan Bansos? harus memperbaiki NIK, rilis data penerima BPNT ini harus dipadankan dengan Disdukcapil,” tandasnya.(Red)