BIN | Kabupaten Bekasi- Pembangunan peningkatan irigasi di Kampung Pacing Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi dinilai akan sangat bermanfaat bagi para petani untuk mengelola hasil panennya yang lebih baik.
Kelompok Tani Waringinjaya Makmur, Mulyana mengatakan kegiatan tersebut dianggarkan dari APBN Tahun 2022 melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Waringinjaya Makmur itu disesuaikan dengan peraturan agar maksimal sehingga kualitas bangunannya bisa bertahan lama.
“Jadi kami kerjakan sesuai dengan RAB bahkan apa yang telah diintruksikan para pendamping pembangunan dari BBWSC,” ujar Mul, (29/5).
Ia menambahkan, pihaknya mempersilahkan siapa pun yang ingin melihat langsung jalannya pengerjaan kegiatan, bahkan jika ada kekurangan dalam proses pembangunannya diharapkan ada masukan serta koreksi.
“Tentu saja, bagi kami sebagai pelaksana harus menerima koreksi itu, dan siap memperbaikinya,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Waringinjaya, Taupik menegaskan, pihaknya mendukung pembangunan program P3A karena besar manfaatnya untuk para petani di desanya.
Selain untuk pengelolaan air, tujuannya, untuk menumbuhkan partisipasi petani dalam perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap setelah adanya pembangunan saluran air ini petani panennya bisa bertambah baik dan berlimpah ruah, sebab air adalah kebutuhan pokok bagi para petani,” tandasnya (Bis).
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi me-launching pembayaran non tunai pajak daerah dan retribusi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) dan Virtual Account (VA) di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (29/5/2022).
Pada launching yang dibuka langsung oleh PJ Bupati Bekasi, Dani Ramdan disaksikan langsung oleh SKPD dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Jabar) dan Banten Tbk, sebagai bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Bekasi.
“Kedepannya diharapkan bisa memaksimalkan pendapatan daerah. Dengan jaringan dan optimalisasi pembayaran non tunai, akan memudahkan proses pelayanan dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Dani Ramdan.
Sementara itu, Ketua Harian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriadi menyampaikan, Berdasarkan Keputusan Bupati Nomor HK.02.02/KEP.118/BAPPEDA/2022 Tentang Peta Jalan Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah bertujuan untuk meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah.
“Keduanya meningkatkan efektifitas dan efisiensi belanja daerah. Serta ketiga, mendukung transaksi pembayaran digital masyarakat, mewujudkan keuangan yang inklusif serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital daerah,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Dedy menyampaikan bahwa terselenggaranya acara hari ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk, sebagai Bank RKUD Kabupaten Bekasi.
“Dengan peluncuran perluasan kanan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah non tunai menggunakan Qris dan virtual account (VA), pemanfaatan teknologi kanal pembayaran digital ini kita harapkan bersama-sama akan mampu meningkatkan kecepatan dan kemudahan bertransaksi, meningkatkan akurasi data dan transparansi, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan public serta tingkat kepercayaan kepada pemerintah,” lanjutnya.
Sebelumnya, kata dia, prestasi Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui kinerja tim TP2DD telah mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat dengan menjadi lima besar terbaik dalam pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Jawa Barat pada Tahun 2021.
“Hal ini mendukung salah satunya dengan transaksi pembayaran non tunai pajak daerah dan retribusi daerah yang meningkat dari Tahun 2020 sampai dengan 2021,” harapnya.
Sebagai program- program lainnya yang telah ditentukan dalam peta jalan (roadmap) ETPD Kabupaten Bekasi, akan terus diupayakan oleh tim TP2DD pada Tahun 2022, salah satunya dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi oleh badan pendapatan daerah sebagai sekretaris satu, ke peringkat daerah penghasil pendapatan asli daerah.
“Dengan melakukan penyesuaian aplikasi pembayaran retribusi daerah berbasis web secara online via kanal pembayaran Qris dan VA, bekerjasama dengan bjb,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi menyampaikan, kegiatan launching untuk digitalisasi ini berupa Qris dan VA sudah dibuka oleh bupati dihadiri semua unsur yang berkaitan.
“Kita ingin mengefisienkan proses transaksi non tunai. Kedepan kita juga akan mengoptimalkan sistem, dengan koordinasi dengan Diskominfo, karena disitu ada program smart city, dan Bank Jabar, agar masyarakat dipermudah dalam akses termasuk untuk di daerah- daerah,” tukasnya.(Red)
BIN | Bekasi – Kapolsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, AKP Ryan Tri Putra,S.I.K, langsung tancap gas melakukan berbagai kegiatan. Kapolsek menemui tokoh agama pimpinan pondok pesantren Al – Baqiyatusshalihat KH. Jamaluddin Nawawi yang berlokasi di Kp. Di bogor Desa Sindangmulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.
Ini merupakan gebrakan Kapolsek baru untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi.
“Saya sebagai pejabat baru di Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, sowan ke tokoh agama dan membangun sinergitas demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif, saya juga mohon doa restu,” terang Kapolsek Cibarusah AKP Ryan Try Putra,S.I.K, yang didampingi Wakapolsek Iptu Jamil Supr
Dalam silaturahmi, Kapolsek Cibarusah memperkenalkan diri sebagai pejabat baru dan sekaligus membicarakan tentang situasi kamtibmas di wilayah hukum Cibarusah. Kapolsek juga berharap doa dari para tokoh agama agar Kecamatan Cibarusah selalu dalam keadaan aman, damai dan kondusif.
Kapolsek Cibarusah mengajak menyatukan visi dan misi terhadap segala kegiatan yang ada. Agar tercipta Harkamtibmas dan situasi yang kondusif di wilayah hukum Cibarusah. Sebab ini juga menjadi tanggung jawab semua pihak.
“Mari bersinergi dan kerjasama untuk menjaga kerukunan di wilayah hukum Cibarusah demi terwujudnya Harkamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek.
Sementara itu, KH. Jamaluddin Nawawi Ketua pondok pesantren Al – Baqiyatusshalihat berharap, peran dan partisipasi alim ulama di masyarakat dalam memberikan bimbingan kepada umat akan selalu terus ditingkakan. Untuk itu, perlu adanya hubungan sinergis dengan pemerintah daerah dalam menjalankan kegiatan. Sebab, posisi ulama dan pemerintah (umara) saling berkaitan dalam menjaga hubungan dalam amar makruf nahi mungkar.
“In sya Allah, kami akan selalu bersinergi dengan TNI Polri juga Pemerintahan kecamatan Cibarusah dalam hal kebaikan, demi menjaga kerukunan, ketenangan dan kenyamanan antar masyarakat.” tutup KH. Jamaluddin Nawawi.
BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka halal bi halal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi menggelar Seminar Kebangsaan di Pondok Pesantren Yapink Tambun pada Kamis (26/5/2022).
Acara yang mengusung tema “Internalisasi Nilai Kebangsaan di Tengah Arus Ideologi Transnasional” tersebut turut dihadiri H. Boby yang sedang digadang-gadang akan mencalonkan diri dalam PILEG DPRD Kabupaten Bekasi pada 2024 mendatang.
Selain dihadiri H. Boby, acara tersebut juga dihadiri KH Atok Romli Musthofa, KH Ahmad Kholid, KH Nurul Huda, KH Muhammad Syam’un, para ulama lainnya serta tamu undangan.
Kemudian, acara dilanjut dengan launching Website PCNU Kabupaten Bekasi dan Seminar Kebangsaan yang diisi oleh Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid dan KH Masdar Farid Mas’udi.
H. Boby Agus Ramdan yang akrab di sapa Bang Jibob ini mengucapkan rasa syukurnya karena telah dapat bersilaturahmi dan berkumpul dengan para Ulama serta para pengurus PCNU Kabupaten Bekasi.
“Syukur Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat menghadiri kegiatan sehingga bisa berjumpa dengan para Ulama serta para Pengurus PCNU Kabupaten Bekasi. Banyak ilmu yang didapat dari kegiatan ini, dengan itu semoga menjadi keberkahan untuk kita semua”. Ujarnya.(My)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri acara Halal Bi Halal dan Silaturahmi Kebangsaan lintas sektoral Korem 051/Wijayakarta bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Paguyuban Kesatuan di Hotel Grand Zuri Cikarang Selatan, pada Jumat (27/5/22).
Dalam acara yang dihadiri Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto serta Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto tersebut, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, kegiatan tersebut besar manfaatnya mengingat Kabupaten Bekasi memiliki masyarakat dari beragam suku dan agama serta bangsa dari berbagai negara.
Pj Bupati Bekasi menyebutkan, Kabupaten Bekasi adalah kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara yang memiliki lebih dari 7.000 pabrik, sehingga banyak warga yang datang untuk bekerja, dari berbagai wilayah di tanah air bahkan mancanegara.
“Silaturahmi Kebangsaan lintas sektoral ini sangat tepat, sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Kabupaten Bekasi, karena di sinilah tempat untuk bisa mewujudkan sikap toleransi dan wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan yang kuat,” ungkapnya.
Dani Ramdan mengatakan, di Kabupaten Bekasi juga sudah hadir Warung NKRI yang digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sebagai tempat diskusi para pekerja dan perusahaan.
“Insya Allah nanti kita hidupkan kembali dengan berbagai aktivitas seperti dialog, ngobrol santai dan festival hari besar keagamaan, memakai baju adat, supaya para pekerja kita dan masyarakat umumnya semakin mengenal kembali adat dan budaya serta mengenal lagu-lagu perjuangan dan lagu-lagu daerah,” terangnya.
Sementara itu Pangdam Jaya, Mayjen TNI Untung Budiharto menyampaikan, masyarakat Indonesia telah memiliki konsensus dan komitmen dalam berbangsa dan bernegara, dengan mempertahankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Dan jangan ada satu pun orang yang menghianati konsensus kita, dengan menawarkan ideologi-ideologi yang lain,” katanya.
Pangdam Jaya berharap, semua elemen masyarakat bersama-sama dapat merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa, agar Indonesia menjadi negara yang damai, maju dan sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Bekasi juga menyampaikan terimakasih kepada TNI/Polri yang telah berperan aktif dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Bekasi.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada TNI/Polri dan semua pihak yang telah ikut membantu pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya.(Red)
BIN | Purwokerto – Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., berikan pengarahan calon Taruna dan Taruni Akmil Tahun 2022 Sub Panda Purwokerto, Jumat (27/5/2022) di aula Makodim 0701/Banyumas, Purwokerto.
Pengarahan Danrem tersebut dilakukan sebelum peserta mengikuti tahapan seleksi diantaranya pengecekan awal adminidtrasi kesehatan dan jasmani, parade dan dilanjutkan pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda dan yang terakhir Parade tingkat Panda tanggal 29 juni 2022, yang diikuti oleh 103 orang.
Usai melaksanakan rangkaian seleksi tersebut, para peserta yang lulus akan dikirim untuk mengikuti seleksi Tingkat Pusat tanggal 7-8 Juli di Akmil, dan pembukaan pendidikan tanggal 1 Agustus 2022 ,TNI AD di Akmil Magelang yang diikuti oleh para peserta lulusan dari Panda seluruh Kotama di Indonesia.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dalam arahannya berpesan kepada peserta calon Taruna dan Taruni Akmil Tahun 2022 Sub Panda Purwokerto agar para calon untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap pentahapanya, baik postur, akademik dan intelektualnya maupun kesehatannya masing-masing.
Hal tersebut dikatakan Danrem, karena alokasi peserta ditingkat Kodam IV/Diponegoro yang diterima nanti 19 orang, yang kemudian dilanjutkan seleksi tingkat nasional, diikuti oleh peserta seluruh Indonesia.
“Menjadi seorang Taruni Akademi Militer, bukan hanya gagahnya saja, namun diikuti dengan intelektual yang tinggi. Karenanya, banyaklah belajar untuk siap bersaing dan berkompetisi dengan yang lain”, ujarnya.
“Niatkan apa yang kalian cita-citakan dan impikan ini, dan jangan lupakan untuk berdoa. Insyaallah dengan doa dan niat yang tulus dan ikhlas, kalian akan berhasil untuk menjadi seorang taruna”, himbaunya.
Lebih lanjut, para peserta seleksi agar mengikuti dan melaksanakan semua rangkaiaan seleksi yang meliputi aspek kelengkapan administrasi, jasmani, kesehatan, untuk selanjutnya para calon yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan seleksi secara bertahap dan berjenjang, mulai dari Sub Panda Purwokerto sampai ke tingkat pusat.
Selain itu, Kolonel Yudha juga berpesan agar para calon Taruna dan Taruni ini, harus mempunyai planing atau rencana apa yang harus disiapkan dalam seleksi nantinya. Apabila berhasil dalam seleksi hingga Rindam IV/Diponegoro, kemampuan fisik maupun akademiknya harus ditingkatkan.
“Saya berharap, agar semua berpedoman dan berpegang teguh pada norma serta aturan yang berlaku, setiap tahapan seleksi nantinya dilakukan secara ketat dan sungguh-sungguh, dengan mempertimbangkan ketentuan dan berbagai aspek sehingga diperoleh calon Taruna Akmil yang berkualitas dan dapat dibanggakan demi kemajuan generasi TNI AD ke depan, tegas mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini.
Dijelaskan pula bahwa penerimaan prajurit tidak dipungut biaya dan bersih dari unsur KKN. “Untuk itu jangan mudah percaya kepada oknum yang memanfaatkan situasi seleksi ini demi kepentingan pribadinya, para peserta seleksi harus percaya pada kemampuan sendiri karena untuk menjadi prajurit adalah pilihan calon sendiri dan berserah dirilah pada Tuhan Yang Maha Esa demi tercapainya cita-cita mulia ini”, himbaunya.
“Ikuti pentahapan seleksi dengan baik, jangan ragu. Usaha kalian harus lebih keras lagi dalam belajar dan berlatih agar kalian dapat berhasil nantinya. Jangan bermalas-malasan, ingat kalian adalah harapan kedua orang tua kalian. Karenanya, kalian harus tetap semangat untuk belajar dan berlatih membina intelektual dan fisik kalian dengan baik”, pintanya.
Disamping hal tersebut, Danrem juga menghimbau agar peserta seleksi calon taruna dan Taruni ini, harus konsisten dalam setiap menjawab pertanyaan, serta harus bisa mengambil keputusan yang baik dan jelas dalam setiap melangkah dipentahapan seleksinya.
Disisi lain, Danrem menyampaikan pula kepada panitia seleksi bahwa keberadaan panitia memiliki tanggung jawab yang berat karena tugas ini merupakan suatu amanah dan kehormatan yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada TNI AD, maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dimana pada hakekatnya, bagaimana upaya kita mendapatkan calon prajurit yang benar benar memenuhi kriteria yang telah ditentukan, sehingga nantinya mampu mengemban amanah sebagai generasi penerus TNI.
“Kepada Panitia, laksanakan tugas dengan benar karena akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kejujuran, kebenaran dan obyektivitas dalam memberikan penilaian kepada calon harus ditegakkan. Untuk itu, hati nurani harus benar benar bersih dan bertindak adil, sehingga pada akhirnya kita dapat memperoleh keputusan yang terbaik,“ tutur Abituren Akmil 1997 ini.
“Tugas ini merupakan suatu kehormatan yang dilaksanakan secara profesional dengan dilandasi niat tulus serta ikhlas. Selain itu, kita harus mempunyai komitmen yang sama untuk mengedepankan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi dan jangan terpengaruh oleh muatan muatan yang tidak bertanggung jawab, dimana justru akan menjerumuskan kita ke dalam hal hal yang tidak diharapkan, buktikan kepada masyarakat, bahwa setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI AD”, pungkasnya.
Pengarahan Danrem 071/Wijayakusuma kepada calon Taruna dan Taruna Akmil Tahun 2022 Sub Panda Purwokerto diihadiri Kasrem 071/Wijayakusuma, Kasiintel 071/Wijayakusuma, Kasipersrem 071/Wijayakusuma, Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto, Kaajenrem 071/Wijayakusuma dan Kajasrem 071/Wijayakusuma, serta para peserta calon Taruna dan Taruni Akmil Tahun 2022 Sub Panda Purwokerto.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan meluncurkan slogan atau tagline baru dalam masa kepemimpinannya pasca dilantik oleh Wakil Gubernur Jabar H. Uu Ruzhanul Ulum, pada Senin (23/05/2022) lalu.
“Kalau di masa kemarin saya taglinenya Bekasi Berani (Kabupaten Bekasi Berantas Pandemi). Karena pandemi sudah selesai, kita sekarang bekerja dan melayani. Ketika disingkat tetap Berani. Supaya makin mantap maka tagline-nya Makin Berani. Makin juga singkatan dari, Mantapkan Kinerja, Bekerja dan Melayani (Makin Berani),” ujarnya usai olahraga bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Bekasi, di Stadion Wibawa Mukti, pada Jumat pagi, (27/05/2022).
Dani mengusung tagline tersebut untuk memotivasi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan tagline Makin Berani.
Selain itu dalam kesempatan tersebut untuk menjaga kekompakan antar pejabat dari mulai bupati, Sekda, asisten, dinas, camat sampai tingkat kepala desa bakal diadakan olah raga rutin minimal setiap sebulan sekali.
“Untuk menyegarkan kembali fisik supaya stamina bagus, dan kesehatan terjaga. Kemudian ini saya jadikan fondasi di birokrasi, sebelum nanti membangun kompetensi, kekompakannya dulu, persepsinya harus sama, komitmennya harus sama. Nanti khusus kepala desa, khusus kepala dinas, camat, nanti akan ada di-insert di situ arahan-arahan yang sifatnya spesifik,” imbuhnya.
Dia juga mengajak warga Kabupaten Bekasi, meski sudah ada di pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1, untuk terus menjaga stamina dengan berolahraga baik di rumah atau di tempat khusus berolahraga.
“Yang terpenting budaya gerak menjadi budaya baru kita, supaya kesehatan kita terjaga,” tuturnya. (Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Atlet Kabupaten Bekasi berhasil meraih 14 medali membantu Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Raihan tersebut, mengantarkan Indonesia pada peringkat ke- 3 pada olahraga multi event tingkat Asia tenggara tersebut.
“Atlet kita yang membela Indonesia pada SEA Games sangat membanggakan. Raihan prestasi, menajadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi,” kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi pada, Jumat (27/05/2022).
Reza mengapresiasi dengan raihan prestasi tertinggi atletnya. Terlebih, apresiasi tertinggi para atlet peraih medali dengan perjuangan yang sangat luar biasanya. Raihan medali, sudah sangat menjaga harga diri Indonesia dan Jawa Barat. Khususnya, daerah Kabupaten Bekasi.
Tidak sampai disitu, Reza menegaskan, untuk bentuk apresiasi, bonus untuk kadeudeuh atlet sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“KONI dan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, DPRD melalui Plt Kadisbudpora Kabuapten Bekasi akan memberikan bonus untuk mereka,” ujarnya.
Dia mengatakan, raihan 14 medali itu terdiri atas tiga medali emas, yang berasal dari dua Cabang Olahraga (Cabor). Pertama, dua medali emas dari Cabor catur, diraih oleh Medina Warda Aulia nomor Rapid Putri, dan Dewi Ardhiani A Citra nomor Catur Individual Standar Putri. Satu emas lainnya di raih diraih Ana Rahayu pada Cabor Dayung, nomor Kayak 4K Putri 500 m.
Kemudian lima medali perak di empat Cabang Olaharaga. Perak pertama diraih, Asep Yuldan Sani nomor Silat Ketegi Beregu putra. Perak ke dua dari Aflah Fadlan Prawira pada Cabor renang, fresstyle Relay 4×100. Perak ke tiga dipersembahkan Rudi Ferbriade pada cabor Triathlon nomor putra. Perak ke empat oleh Susanto Megaranto pada Cabor Catur nomor Kilat Beregu dan perak terakhir diraih Raqiel Az Zahra Cabor Selam nomor Estafet 4×100.
Lalu enam medali perunggu di lima Cabor, dua perunggu di raih Susanto Megaranto pada Cabor Catur nomor Catur Kilat Perorangan dan nomor Individual Rapid. Perunggu ketiga diraih, Aflah Fadlan Prawira cabor Renang nomor 400m. Medali perunggu ke empat diraih Rahmawati pada Silat kelas Kategori tanding kelas F Putri. Dan medali perunggu ke lima diraih Ana Rahayu atlet dari Cavor Dayung nomor Women 1000 m 4K sedangkan Perunggu ke enam diraih Randy Arbenata di Cabor Golf nomor Mens Team.
“Totalnya tiga medali emas, lima perak dan enam perunggu. Dari total 16 atlet yang memperkuat Indonesia. Jumlah raihan medali tersebut, berhasil mencapai target yang diharapkan,” lanjutnya.
Atas prestasi tiinggi tersebut, Reza berharap, bisa memacu semangat atlet yang nanti akan disiapkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke XIV tahun 2022.
Bagaimanapun, merebut juara umum sudah menjadi target pada olahraga multi evet tingkat Jawa Barat tersebut. Artinya, semangat untuk juara harus terus digaungkan.
“Selanjutnya, kita berharap capaian prestasi ini menjadi semangat dan spirit bagi seluruh atlet Kabupaten Bekasi yang nanti akan bertanding di Ajang Porprov,” tukasnya.
Dilain tempat, salah satu peraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam, Medina Warda Aulia menyampaikan kebanggaannya menjadi atlet Jawa Barat. Terlebih, pada KONI Kabupaten Bekasi yang selalu intens dalam menjalankan pembinaan.
“Terimakasih pada keluarga, dan warga masyarakat Kabupaten Bekasi. KONI Jabar dan KONI Kabupaten Bekasi yang mendukung dan support dengan adanya pembinaan atlet, prestasi terbaik bisa diberikan untuk Indonesia,” tuturnya. (Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Tunas Bangsa, Desa Kertarahayu Kecamatan Setu, masuk dalam Nominasi Apresiasi Kampung KB Tahun 2022 Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy mengatakan bahwa terpilihnya Kampung KB Tunas Bangsa dalam nominasi tersebut berkat antusiasme dan peran aktif Kepala Desa Kertarahayu beserta jajarannya.
“Saya lihat sendiri antusias dan peran aktif Kades dan jajarannya termasuk Ketua Kampung KB Tunas Bangsa Desa Kertarahayu,” kata Dedy Supriyadi, saat menghadiri kegiatan rechecking apresiasi Kampung KB, di Taman Lansia, Desa Kertarahayu, Jumat (27/5),
Sekda menjelaskan, terdapat 50 Kampung KB yang dicanangkan oleh Pemkab Bekasi dengan tujuan untuk mengatasi masalah pembangunan KB, keluarga sejahtera, serta mengatasi masalah pengendalian penduduk.
“Kabupaten Bekasi telah mencanangkan 50 Kampung KB yang tersebar di 23 Kecamatan. Tidak hanya terbatas pada masalah pembangunan KB dan keluarga sejahtera, tapi juga masalah pengendalian penduduk,” jelasnya.
Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penilaian tersebut, sehingga Kampung KB Tunas Bangsa dapat terpilih sebagai perwakilan Jawa Barat di tingkat Nasional. Dengan begitu, Kampung KB di wilayah lain juga akan termotivasi untuk selalu menjadi yang terbaik.
“Mudah-mudahan kita bisa terpilih sebagai perwakilan Jabar dan maju sampai tingkat nasional. Semoga desa ini menjadi percontohan dan memotivasi desa-desa yang ada di Kabupaten Bekasi,” harapnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, dalam rangka membahas terkait bidang penataan tata ruang Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kunjungan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Cikarang Pusat, Jumat (27/5).
Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan dan menyepakati Lahan Sawah Dilindungi yang diperuntukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kabupaten Bekasi memiliki kawasan pertanian lahan basah dan lahan kering seluas 35.341,52 hektar.
““Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan luas LSD kita yakni 35.341,52 hektar, ini juga merupakan kesepakatan yang tercantum pada Perda RTRW kabupaten,” ujarnya.
Dani Ramdan mengatakan, hal ini terjadi karena mengingat kondisi sawah yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi sudah tertekan akibat kegiatan industri, pihaknya juga akan terus mempertahankan sebagai warisan.
“Melihat kondisi existing, memang lahan sawah kita sudah tertekan oleh kegiatan industri. Di sisi lain kami juga bertanggungjawab pada generasi yang akan datang, karena kalau sawah ini tidak dipertahankan, masyarakat kita tidak memiliki lahan sawah yang menjadi syarat untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ucapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi, Beni Saputra menerangkan pada Keputusan Menteri ATR/BPN Nomor 1589/SKHK/02.01/XII/2021, disebutkan LSD yang dimiliki Kabupaten Bekasi seluas 39.183,29 hektar. Kemudian, berdasarkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), Kabupaten Bekasi memiliki Kawasan Pertanian Lahan Basah dan Lahan Kering seluas 35.341,52 hektar.
“Setelah diverifikasi, ditemukan LSD yang sesuai dengan Kawasan Pertanian Lahan Basah dan Lahan Kering dalam RTRW Kabupaten Bekasi seluas 27.316,43 hektar. Sedangkan, LSD yang tidak sesuai dengan Kawasan Pertanian Lahan Basah dan Lahan Kering dalam RTRW Kabupaten Bekasi seluas 11.835,72 hektar,” terangnya.
Berdasarkan lahan tersebut, pihaknya menyebutkan LSD Kabupaten Bekasi yang telah disepakati untuk masuk dalam Surat Keputusan Kementerian ATR/BPN yakni seluas 29.243,42 hektar. Hal ini sesuai dengan Berita Acara Kesepakatan Verifikasi Aktual LSD.
“LSD yang sudah disepakati seluas 29.243,42 hektar. Secara angka sudah mungkin di SK kan oleh Kementerian ATR/BPN. Angka ini juga sudah sesuai dengan berita acara dan verifikasi aktual.” katanya.
Sementara itu, menurut Ketua Pansus, DPRD VI Provinsi Jabar, M. Hasbullah Rahmad menyampaikan, kunjungan tersebut untuk mengetahui secara langsung penetapan luasan KP2B di Kabupaten Bekasi. Ia berharap, Pj. Bupati Bekasi dapat menindaklanjuti KP2B Kabupaten yang nantinya akan menjadi luasan KP2B di Provinsi Jawa Barat.
“Hari ini Tim Pansus datang untuk mengingatkan bahwa penetapan KL2B sudah sangat ditunggu. Harapannya semoga Pj. Bupati Bekasi dapat menindaklanjuti ini secepatnya.” tuturnya. (Prokopim Pemkab Bekasi).(Red)