BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri acara Musyawarah Cabang X Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bekasi Tahun 2022 yang bertempat di Ballroom Sakura Park Hotel Deltamas Cikarang Pusat, pada Selasa (15/11/2022).
Pj. Bupati Dani Ramdan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi peran para kontraktor yang telah menjadi ujung tombak infrastruktur di Kabupaten Bekasi.
“Gapensi ini sangat kami butuhkan agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi memiliki kulitas yang baik, efektif, efisien dan juga bermanfaat secara jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Kabupaten Bekasi yang memiliki luas wilayah sedemikian besar dan jumlah penduduk yang sangat banyak, lanjut Dani, perlu adanya pembangunan infrastruktur pendukung di tengah kebutuhan yang terus meningkat.
“Hampir sekitar 3,5 juta penduduk setiap harinya akan membutuhkan infrastruktur pendukung seperti jalan, air bersih, pengelola sampah, sekolah dan juga kesehatan. Karena saat ini persoalan yang akan dihadapi yaitu sumber daya kuangan. Sehingga kita perlu meningkatkan hal tersebut, karena sesuai dengan kebutuhan yang semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bekasi, H. Wasju Juanda mengatakan, pada Muscab X Gapensi Kabupaten Bekasi kali ini pihaknya mengangkat tema “Bersinergi dengan Kebijakan Baru Untuk Meningkatkan Kwalitas Jasa Konstruksi Profesional”.
“Ya, kita ingin berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun wilayah yang lebih baik dan profesional kedepannya. Karena Gapensi merupakan asosiasi tertua di Bekasi, sehingga dengan adanya musyawarah ini bisa menghasilkan pemimpin, serta pengurus yang lebih baik untuk kemajuan organisasi dan untuk Kabupaten Bekasi kedepannya,” terangnya.
Dirinya juga berharap kepada seluruh anggota dan para pengurus agar tidak mengharapkan proyek APBD saja, namun perlu dilakukannya jemput bola terhadap sektor swasta karena sektor swasta juga memiliki banyak proyek yang lebih rutin.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Bekasi.
Salah satu upaya yang dilakukan, kata, Dani, Pemkab Bekasi telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang memiliki tagline Kabupaten Bekasi Berparas Cantik (berani tanpa kekerasan, cinta istri, anak dan keluarga).
“UPTD PPA ini sebuah lembaga permanen yang diberi tugas khusus untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan, yang nantinya akan memberikan sosialisasi, baik melalui UPTD maupun dinas terkait dan dibantu oleh kementerian lainnya juga jajaran instansi vertikal,” kata Pj Bupati Dani Ramdan saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) layanan perlindungan perempuan dan anak tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2022, di Nuanza Hotel, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa, (15/11/2022).
Pj Bupati Bekasi mengatakan, UPTD PPA dalam setiap kesempatan terus memberikan sosialisasi pemahaman dan pengetahuan, agar masyarakat bisa mencegah dan berani melapor apabila terdapat kejadian kekerasan di rumahnya atau dilingkungan sekitar, sehingga UPTD PPA dapat menindak lanjuti dengan melakukan penanggulangan serta pendampingan.
“Upaya yang diberikan oleh UPTD PPA ini juga perlu dukungan dan peran serta keterlibatan masyarakat pada pihak keluarga untuk mengawasinya. Selain itu pendidikan internal dari alim ulama juga sangat berperan dan harus ditingkat dalam memberikan nilai-nilai agama kepada masyarakat sebagai salah satu aspek pencegahan kekerasan perempuan dan anak,” ujarnya.
Dani Ramdan menyebutkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk menekan kasus tersebut diperlukan sinergitas serta kolaborasi berbagai instansi maupun elemen lainnya, agar langkah antisipasinya bisa lebih menyeluruh disampaikan kepada masyarakat.
“Sebagai upaya untuk mengurangi angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder maupun unsur lainnya,
“Kami bersama instansi terkait terus berkoordinasi dengan melakukan langkah aksi nyata dalam melindungi dan memberikan hak-hak bagi para korban kekerasan serta memberikan perlindungan terhadap saksi. Selain itu melakukan penegakkan hukum bagi pelaku kekerasan tersebut,” ujarnya.
Menurut Dani, faktor kekerasan terhadap perempuan dan anak yang paling dominan dan sering terjadi, mulai dari persoalan ekonomi, tingkat pendidikan atau pemahaman nilai agama yang rendah serta karakter dari perorangan atau pelaku tersebut. Selain itu, kekerasan kerap terjadi di keluarga juga di sekolah dan lingkungan tempat bekerja.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar menjauhi dan mengantisipasi perbuatan kekerasan, baik kepada sesama maupun perempuan dan anak. Karena konsekuensi melakukan tindakan tersebut bisa melanggar hukum dan merugikan dirinya yang dapat berurusan dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan,” tandasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Ani Gustini mengatakan, pihaknya melalui UPTD PPA terus melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.
Selain itu pihaknya juga melakukan penanggulangan maupun pendampingan kepada para korban kekerasan, bermitra kerja dengan psikologis klinis dan lembaga bantuan hukum.
“Kita punya satgas yang di kecamatan dan desa, yang turun langsung menyampaikan pencegahan tindakan kekerasan kepada masyarakat dan sekolah-sekolah,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan, dimana pada beberapa tahun lalu tengah dilanda pandemi covid-19 yang sangat berpengaruh terhadap tingkat perekonomian masyarakat sebagai salah satu faktor utama tindakan kekerasan tersebut.
“Dengan jumlah yang sangat banyak ini kami membuat jejaring kerja dengan lintas sektoral karena tugas utama yaitu dengan pencegahan, DP3A tugas fungsinya penanganan kasus terhadap korban sementara yang melakukan penegakkan hukum dari Polres, Kejaksaan dan Pengadilan,” terangnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bandung – Atlet Perbakin Kabupaten Bekasi berhasil menambah dua medali emas pada lanjutan pertandingan olahraga menembak Porprov XIV Jabar 2022 di GOR Lapangan Tembak Pusdikav Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada minggu (13/11).
Satu medali emas diperoleh atlet menembak Sonny Prabowo dari nomor tembak reaksi divisi standar individu.
Sedangkan satu emas lagi didapat dari nomor tembak reaksi divisi standar tim yang diperkuat oleh Sonny Prabowo, Ciciota Surbakti dan Martin Harjawinata.
“Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan medali emas dari individu dan tim,” kata Sonny Prabowo, atlet Perbakin Kabupaten Bekasi.
Dalam lanjutan pertandingan cabor menembak kali ini, pengalungan medali dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan. Sonny mengaku termotivasi untuk meraih hasil terbaik untuk dipersembahkan kepada Kabupaten Bekasi.
“Sebelum pertandingan saya mendapatkan kabar Bapak Bupati akan datang langsung untuk menyerahkan medali, makanya saya semakin termotivasi untuk meraih hasil terbaik,” ucap Sonny.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapresiasi kepada para atlet yang sudah berjuang untuk memperoleh hasil terbaik.
“Selamat kepada yang sudah berhasil menambahkan pundi-pundi emas untuk cabang olahraga menembak Kabupaten Bekasi. Dengan perolehan dua medali pada hari ini selangkah lagi menembak bisa menjadi juara umum,” katanya.
Dani optimistis Kabupaten Bekasi bisa menjadi juara umum pada Porprov Jabar tahun ini. Dia berpesan kepada semua atlet yang sedang dan akan berjuang untuk terus memberikan hasil terbaik.
“Kita semakin optimis juara umum bisa diraih. Saya juga mengimbau kepada stake holder yang menjadi bapak angkat cabang olahraga untuk turun memompa semangat para atlet,” ucapnya.
Dari hasil pertandingan hingga 13 November 2022, Perbakin Kabupaten Bekasi sukses mendulang delapan medali emas, sebelas perak dan 10 perunggu.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kecamatan Tambun Utara memberikan apresiasi atas inovasi Unit Pengolahan Sampah Mandiri yang dilaksanakan oleh warga RW 020 Desa Karang Satria, Tambun Utara pada senin (14/11).
Pengelolaan sampah tersebut dinilai dapat menjadi solusi mengatasi permasalah sampah di wilayah Tambun Utara.
“Inovasi yang sangat bagus, kalau ini berhasil di tingkat RW 020 ini, Kami akan tularkan ke RW yang lain yang ada di sekitar sini, tingkat kecamatan bahkan tingkat Kabupaten,” ujar Camat Tambun Utara, M. Najmudin.
Dengan adanya unit pengelolaan sampah ini, warga sekitar tidak lagi mengrimkan sampah ke lokasi pembuangan sampah akhir.
Najmudin juga merasa bangga karena inovasi dibangun dengan segala keterbatasan dan kemampuan untuk menanggulangi permasalahan sampah diwilayahnya.
“Dari alat-alatnya saja kita bisa lihat ini adalah hasil karya warga sekitar, artinya di sini kita bisa melihat bahwa walaupun di provinsi lain sudah ada inovasi seperti ini, tetapi untuk di kabupaten Bekasi ini inovasi yang baru,” katanya.
Najmudin juga meminta kepada warga agar dapat memaksimalkan unit pengolahan sampah tersebut. Katanya, jika infrastruktur dan suprastrukturnya baik maka hasilnya akan lebih maksimal.
“Dan kita akan terus menfasiltasi dari dana desa ke forum CSR dan ke dinas Lingkungan Hidup serta pak Pj Bupati Bekasi, karena ini adalah inovasi yang sangat bagus,” tandasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bogor – Telah terjadi kecelakaan tunggal kendaraan motor di Jalan Raya Cibarusah – Jonggol, tepatnya di Kampung Rawabebek, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Minggu (13/11/2022) sekira pukul 22.15 WIB.
Menurut saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya, korban dari arah Cibarusah menuju ke arah Cibucil,kendaraan yang ditumpanginya oleng kekiri setelah melintasi jalan berlubang dan menabrak saluran air.
Kecelakaan tersebut, lanjut warga menyebabkan korban meninggal dunia. Jasadnya dievakuasi oleh warga ke RSUD Cileungsi.
“Korban tanpa identitas bu dan mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia,” ucap dia.
Kasus kecelakaan tunggal tersebut dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Jonggol, namun setelah warga berusaha menghubungi anggota Polsek Jonggol,namun tidak ada yang merespon.
Akhirnya warga mempunyai inisiatif untuk segera membawa jasad korban ke RSUD Cileungsi dengan menggunakan kendaraan pickup warga sekitar.
Sampai berita ini terbit belum terlihat anggota Polsek Jonggol yang datang ke TKP. (Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – Hari pertama Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2022 mulai mempertandingkan sejumlah cabang lomba di sejumlah lokasi yang menjadi tempat pertandingan pada Minggu, (13/11/2022).
Sekretaris II Panitia MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2022, Abdul Hay yang juga Subkoord Bina Mental Spiritual Bagian Kesra Setda Kabupaten Bekasi mengatakan mulai Minggu (13/11/2022) semua cabang MTQ sudah mulai melaksanakan perlombaan yang dilaksanakan disejumlah lokasi.
“Hari Sabtu sore pasca pembukaan kita mengadakan pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke-54 Tingkat Kabupaten Bekasi di Hotel GTV Cikarang Pusat. Yang melantik Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, bapa H Asnawi serta orientasi yang saya sendiri membukanya demi lancarnya perlombaan. Kemudian hari ini Minggu semua cabang pertandingan mulai diperlombakan, ” ujarnya.
Untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan aman, lancar dan tertib, ia meminta seluruh panitia mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.
“Ya, kami harap semua peserta yang tampil hari ini dapat menjalankan lomba dengan baik, bahkan mereka semangat untuk tampil, semoga dapat memberikan hasil yang maksimal dan bisa mengharumkan nama baik kecamatannya masing – masing, ” ungkapnya.
Disampaikannya sejumlah cabang lomba, yang yang bertanding pada hari pertama dimulai sejak pukul, 08.00 – 22.00 WIB pada sejumlah masjid, sekolah dan panggung utama di wilayah Kecamatan Bojongmangu.
“Saya berharap semua kondusif tanpa ada halangan apa-apa. Dan MTQ kali ini menghasilkan jawara yang bisa berlaga ditingkat yang lebih tinggi. Bahkan kalau bisa sampai tingkat internasional,” terangnya
Adapun cabang lomba dan lokasi yang dipertandingkan sebagai berikut:
Cabang tilawah anak dan tilawah dewasa di Panggung Utama MTQ di Bumi Perkemahan Karang Kitri
Cabang tilawah remaja dan tilawah canet di Masjid Nurul Huda, Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu.
Cabang Murotal Dewasa, Murotal Remaja dan Mujawad di Aula Kantor Desa Bojongmangu.
Cabang Hifzhil 1 Juz dan 5 Juz di Masjid Miftahul Jannah, Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu.
Cabang Hifzhil 10 Juz, 20 Juz dan 30 juz di Masjid Al-Furqon, Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu.
Cabang Tafsir Bahasa Indonesia dan Tafsir Bahasa Arab di Massjid Al Ikhlas, Desa Sukamukti Kecamatan Bojongmangu.
Cabang Kaligrafi Naskah, Kaligrafi Hiasan Mushaf dan Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ) di SDN Karangmulya 02, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu. (Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Bekasi di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, pada Sabtu, (12/11/2022).
Pj Bupati Dani Ramdan mengatakan, penyelenggaraan MTQ diharapkan tidak hanya seremoni semata, tapi sebagai upaya untuk meningkatkan jejak-jejak peradaban dan semakin membumikan Al-Quran.
“MTQ diharapkan dapat membangun kecintaan masyarakat kepada Al-Quran, dengan tilawah-tilawah yang merdu, yang meresap ke dalam hati dan mengubah pola pikir, kebiasaan dan karakter, dari pemikiran yang sebelumnya eksklusif menjadi pemikiran yang inklusif dan maju sehingga visi Kabupaten Bekasi Bersinar bisa kita perkuat kembali, ” terangnya.
Dani berharap, melalui kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Bekasi ke-54 bisa menumbuhkan, spirit dan energi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bisa mengamalkan pemahaman Al-Qur’an di dalam dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga para kafilah, dapat mengikuti MTQ ini dengan sebaik-baiknya sebagai momentum untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dani juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan MTQ di Bojongmangu diharapkan bisa sekaligus mengenalkan potensi yang ada di Kecamatan Bojongmangu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.
Acara pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Bekasi diawali oleh pawai taaruf yang diikuti para kafilah dari 23 kecamatan, yang disambut langsung oleh Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, Kepala Kemenag, H. Asnawi, Asda 1, dr Sri Enny Mainiarti, Asda 3, Jaoharul Alam, Kabag Kesra, Bennie Y Iskandar, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Samsul Bachri dan Camat Bojongmangu, Agung Suganda.
MTQ ke-54 yang akan berlangsung dari tanggal 12-18 November 2022 tersebut diikuti 743 peserta dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi yang akan mengikuti 9 cabang dan 24 golongan.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi menggelar pameran produk ekonomi kreatif, baik kerajinan tangan (handmade), penampilan seni musik, seni tari di Gedung Graha Pariwisata, Cikarang Timur pada Kamis (10/11).
Ada 10 ekonomi kreatif yang dipamerkan pada acara ini seperti arsitektur, aplikasi digital, seni pertunjukan, musik, fotografi, kriya, kuliner, fashion, seni rupa dan game.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna mengajak kepada seluruh stakeholders di Kabupaten Bekasi untuk ikut serta membangun ekonomi kreatif. Salah satunya dengan menjadikan Gedung Graha Pariwisata sebagai pusat Bekasi Creative Center (BCC).
“Saya berharap kita semua bergerak, bersatupadu berkolaborasi dengan semua pihak stakeholders, sehingga Gedung Graha Pariwisata ini bisa jadi Bekasi Creative Centernya, khususnya untuk anak-anak Kabupaten Bekasi, sehingga mereka bisa mengembangkan seluruh potensi kreatifitasnya,” ujar Iyan Priatna.
Iyan mengaku terinspirasi dari berbagai budaya populer yang mendunia seperti negara Korea dengan seni pertunjukkannya. Dengan adanya dorongan dari semua pihak, generasi muda Kabupaten Bekasi akan mampu berperan di nasional bahkan internasional.
“Korea itu dengan seni pertunjukan musik juga dengan semua kreatifitasnya bisa menjadi booming di seluruh dunia, saya yakin Indonesia dengan keragaman budayanya bisa lebih dari itu,” lanjutnya.
Pihaknya akan mengundang berbagai komunitas. Terlebih, para pelajar atau mahasiswa di perguruan tinggi untuk ikut memamerkan sektor ekonomi kreatif seperti seni pertunjukan, musik dan budaya.
“Saya menginginkan dari perguruan tinggi, atau anak sekolah SMP, SMA yang memang punya potensi pertunjukan,” katanya.
Dinas Pariwisata akan memaksimalkan bangunan yang ada di Graha Pariwisata untuk kegiatan pameran ekonomi kreatif ini secara berkelanjutan.
Dia juga nantinya akan berkolaborasi dengan perusahaan yang sesuai dengan tema ekonomi kreatif serta memanfaatkan dana CSR yang dikelola di perusahaan selain dana APBD.
“Sehingga mereka bisa ya berkontribusi dalam hal tanggung jawab sosialnya ya, ke Dinas Pariwisata khususnya untuk membangun industri ekonomi kreatif di sektor pendidikan,” tandasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatatkan sejarah baru dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional dengan menyelenggarakan upacara di Lapangan Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat yang terdapat makam KH. Raden Ma’mun Nawawi, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, untuk pertama kalinya Pemkab Bekasi melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Komplek Pesantren Al-Baqiyatussholihat. Langkah tersebut juga sebagai dukungan pemerintah daerah dalam mengangkat dan mengusulkan nama KH. Raden Ma’mun Nawawi sebagai pahlawan nasional.
“Iya ini masih dalam upaya kita mendukung KH. R. Ma’mun Nawawi sebagai pahlawan nasional. Langkah-langkah akademis teknis sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur, namun tentu saja simbolisnya juga perlu dilakukan, itulah yang kita lakukan melalui penyelenggaraan upacara di komplek pesantren beliau (KH. R. Ma’mun Nawawi),” ujar Dani seusai memimpin upacara sekaligus ziarah ke makam Kh. R. Ma’mun Nawawi pada Kamis (10/11/22).
Prosesi upacara berlangsung sangat khidmat dan haru, tatkala Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, BN, Kholik Qodratullah membacakan kalimat-kalimat perjuangan dari para pahlawan yang telah gugur terdahulu.
Dalam rangkaian kegiatan prosesi upacara peringatan hari pahlawan tersebut, Dani Ramdan juga memberikan simbolis Bantuan Sosial Uang (BSU) yang direncanakan kepada kelompok masyarakat yang diberikan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPC. Kabupaten Bekasi. Sekaligus memberikan pesan-pesan menyentuh kepada para veteran dan masyarakat di Hari Pahlawan Nasional tersebut.
“Untuk para veteran yang juga turut memberikan sumbangsihnya tenaga dan pikiran untuk Kemerdekaan Republik Indonesia kami melalui peringatan hari pahlawan ini memberikan rasa hormat, apresiasi, dan ucapan terimakasih atas jasa-jasa beliau,” katanya.
“Adapun untuk para pahlawan yang telah gugur mendahului tentu doa yang kita panjatkan agar jasa-jasa dan amal ibadahnya dicatat sebagai amal kebaikan sehingga para pahlawan kita mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tambah Dani.
Camat Cibarusah Muhamad Kurnaepi mengaku sangat bersyukur atas apa yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam upaya memperjuangkan pahlawan asal Cibarusah sebagai pahlawan nasional. serta nama jalan provinsi yang prosesnya masih terus ditempuh hingga saat ini.
Prosesi upacara yang pertama kalinya dilakukan di Komplek Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat ini juga menjadi sangat berarti bagi para pewaris dan keluarga besar dari KH. R. Ma’mun Nawawi. Sehingga apa yang telah dilakukan oleh Mama Cibogo (julukan KH. R. Ma’mun Nawawi) bagi Kabupaten Bekasi dihargai dengan penuh rasa hormat oleh pemerintah daerah.
“Perjuangan masyarakat Cibarusah pada umumnya dalam mengusung KH. R. Ma’mun Nawawi ini, kini menunjukkan rasa bahagianya dengan dilakukannya prosesi upacara hari pahlawan di tempat beliau,” kata Kurnaepi.
Saat ini sudah dilakukan penamaan KH. Ma’mun Nawawi di Ruang Rapat Bupati dan pergantian nama jalan provinsi masih terus berlangsung. Tim TP2GD proses pemberkasan pengusulan menjadi pahlawan nasional masih terus berlanjut.
Dia berpesan agar masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus dapat menghargai dan mengenang jasa-jasa para pahlawan dengan semangat nasionalisme yang mampu membawa kebaikan.
“Kita harus berterimakasih atas jasa pahlawan karena atas jasa-jasa beliau lah kita bisa hidup hingga saat ini menikmati hari kemerdekaan kita, tapi tentunya kita tidak boleh terlena Karena kedepan tentunya semakin banyak hal-hal yang harus tetap kita perjuangkan,” tutupnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Diduga karena lemahnya fungsi pengawasan dari Dinas terkait pekerjaan pembangunan proyek di Kp. Warudoyong 1 RT 012/05 Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu yang menggunakan dana APBD 2022 tahap pertama, di Kabupaten Bekasi diduga asal jadi dan tidak berkualitas.
Dari pantauan Media Beksi Indonesia News dilapangan, pekerjaan proyek turab dari dinas terkait di Kabupaten Bekasi yang terkesan asal jadi dan kurang berkualitas.
Mela (28) salah satu warga yang rumahnya terdampak ambruknya bebatuan proyek turab, mengeluhkan tentang kejadian runtuhnya proyek turab tersebut.
“Pas kejadian ambruk kemarin hujan deras, alhamdulillah anak-anak yang sedang main hujan tidak ada yang main didekat bangunan turab itu, rumah saya banjir kena tumpahan air dari atas itu dan jalan depan rumah saya tidak bisa dilalui kendaraan karena material batu berserakan,” ungkap Mela warga Warudoyong 1.
Sementara itu, Dono Ketua LSM Permata yang saat ini sedang berada di tempat kejadian ambruknya proyek turab tersebut mengatakan, salah satu sebab pekerjaan proyek APBD yang tidak berkualitas adalah lemahnya pengawasan dnas terkait.
” Lemahnya pengawasan dari dinas terkait yang seakan-akan tutup mata, sehingga dalam pelaksanan pekerjaan, yang dikerjakan para rekanan banyak sekali yang tidak sesuai,” ujar Dono.
Dono berharap, pemerintah harus memperketat pengawasan agar hasil proyek fisik yang dikerjakan dapat mencapai titik maksimal.
” Dalam hal ini dinas terkait sebagai pemilik proyek seharusnya memperhatikan mutu pekerjaan, jangan sampai pekerjaan dibiarkan tetap berjalan tanpa memperhatikan mutunya dan akhirnya masyarakatlah yang dirugikan,” tambahnya.
“Kami juga berharap, hasil pekerjaan proyek tersebut dapat dirasakan dan dinikmati masyarakat, mutu dan Kualitasnya diharapkan bertahan lebih lama dan jangan sampai seperti yang sudah-sudah baru hitungan bulan pekerjaan tersebut sudah hancur dan tidak dapat dirasakan manfaatnya.” tutupnya. (Wati).