Sekdin Disperkimtan Nur Chaidir Turun Langsung Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir
BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Gedong Jaya, RT 09/04, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, pada Selasa (07/03/2023).
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir kepada Camat Babelan, Rudi Khoirudin.
Chaidir berharap, bantuan dari Disperkimtan ini dapat meringankan beban warga terdampak banjir di Desa Huripjaya.
“Kita memberikan bantuan paket sembako, seperti beras, mie instan, susu kemasan, sarden dan makanan balita yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya.
Camat Babelan, Rudi Khoirudin mengatakan, dari tujuh desa yang terdampak banjir di Kecamatan Babelan saat ini sudah surut.
“Tinggal satu desa yang belum surut yaitu Desa Hurip Jaya,” ucapnya.
Rudi menyampaikan terimakasih kepada Disperkimtan Kabupaten Bekasi yang telah membantu warga Desa Hurip Jaya yang terdampak banjir.
“Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan kepada warga yang terkena banjir di Kp. Gedong Jaya, Desa Huripjaya. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga,” ujarnya.(Adv)
Sekdin Disperkimtan Nur Chaidir Secara Simbolis Berikan Bantuan Untuk wilayah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi tengah melakukan pemetaan terhadap beberapa kecamatan yang terdampak angin puting beliung serta akses jalan yang terputus akibat bencana banjir.
Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei dan melihat langsung daerah yang terkena dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bekasi.
“Ya, kami sudah melihat dampak angin puting beliung di Desa Sumberjaya Tambun Selatan, serta ke Cikarang Timur untuk melihat akses jalan menuju Tempat Pemakam Umum (TPU) Muncang yang terputus karena banjir,” kata Nur Chaidir usai menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Gedong Jaya, RT 09/04, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, pada Selasa (07/03/2023).
Selain itu, kata dia, Disperkimtan juga telah meninjau akses jalan lingkungan yang terputus akibat bencana banjir di Kecamatan Karangbahagia.
“Ya, kita akan memverifikasi wilayah mana saja yang terdampak banjir, kita coba mapping yang dimungkinkan untuk ditangani di tahun 2023 ini dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT), atau dianggarkan di tahun 2024,” terangnya.
Sebelumnya, Disperkimtan Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Gedong Jaya, RT 09/04, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir kepada Camat Babelan, Rudi Khoirudin.
“Kita memberikan bantuan paket sembako, seperti beras, mie instan, susu kemasan, sarden dan makanan balita yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya. (Adv)
Camat Tarumajaya Dede Mauludin Berikan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir
BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Tarumajaya, Dede Mauludin mengatakan, banjir sudah surut sepenuhnya dan tidak ada lagi titik banjir yang menggenangi desa-desa di wilayahnya.
Dede mengatakan, saat Kabupaten Bekasi ditetapkan dalam status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi pada 27 Februari lalu, sedikitnya ada delapan titik banjir di Kecamatan Tarumajaya.
“Alhamdulillah per hari ini, dari delapan titik banjir di Tarumajaya sudah surut seluruhnya,” kata Dede, pada Selasa (07/03/2023).
Dia menyebutkan, sehari sebelumnya masih ada tiga titik banjir di wilayahnya, yakni di Desa Segaramakmur, Desa Segarajaya, dan Samudrajaya dengan ketinggian air rata-rata 10 cm.
Surutnya banjir di Kecamatan Tarumajaya, kata dia, membuat aktivitas masyarakat kembali normal dan kondisi warga yang terdampak banjir telah berangsur pulih. Mereka mulai membersihkan tempat tinggalnya dari lumpur sisa banjir.
“Kami berharap agar semuanya kembali membaik, termasuk perekonomian masyarakat yang terdampak,” katanya.
Dede menuturkan, selama diberlakukan tanggap darurat, pihaknya terus melaporkan kondisi terkini banjir di Kecamatan Tarumajaya kepada Pj Bupati Bekasi, untuk mempermudah penanganan dan distribusi bantuan.
“Bantuan logistik dari dinas terkait, juga sudah kita distribusikan kepada warga terdampak, untuk meringankan beban mereka,” terangnya. (Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Banjir hampir melanda di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Bekasi, Berdasarkan update data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Kabupaten Bekasi yang dilaporkan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (20/2/2021) pukul 11.00 WIB, sedikitnya 37 desa di 17 kecamatan terendam banjir.
Dalam laporan tertulisnya itu, 17 kecamatan terdampak banjir tersebut, yakni Tambun Selatan, Cibitung, Setu, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cibarusah, Cikarang Utara, Serangbaru, Muaragembong, Serang Baru, Cikarang Timur, Cikarang Barat, Babelan, Sukakarya, Tambun Utara, Kedungwaringin, dan Pebayuran. Jumat (04/03/2023).
Salah satunya Kecamatan Cikarang Utara di berikan bantuan berupa 200 sembako oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan di serahkan di depan kecamatan Cikarang Utara bantuan tersebut di serah oleh Plt Dinas Lingkungan Hidup Rahmat Atong kepada perwakilan Kepala Desa yaitu Rojali Bin H. Midin Desa Tangjungsari.
Plt. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Rahmat Atong Kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan Alhamdulilah pada hari ini kami memberikan bantuan kami, dalam wujud kepedulian kami yang terdampak banjir di lingkungan Kabupaten Bekasi salah satunya Kecamatan Cikarang Utara di antaranya Waluya, Karang Raharja dan Desa tanjung sari.
“Dan tentunya hari ini kami bersama-sama dengan jajaran Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Bekasi memberikan langsung penyerahan bantuan kepada pak camat dan perwakilan kepala Desa dan mudah-mudahan bisa bermanfaat” Ucapnya.
Bantuan ini, kata Atong, di saksikan oleh temen-temen, pak Camat dan pak Kades dan seluruh jajaran yang hadir di Depan kecamatan Cikarang Utara, semoga bisa di salurkan ke masing-masing Desa yang terdapampak Banjir.
Tempat terpisah Rojali Bin H. Midin mengatakan dengan adanya bantuan dari Dinas Lingkunga Hidup Kabupaten Bekasi saya mewakili kepala Desa lain yang terdampak banjir, saya sangat berterimakasih semoga bisa kami salurkan kepada masyarakat kami.
“Bantuan yang di berikan ini akan kami bagikan kepada masyarakat kami, dan 2 Desa yang terdampak banjir yaitu Waluya dan Karang Raharja dan kepala Desa bersama kami, dan ini adalah salah satu kepedulian Dinas Lingkungan Hidup khusus pak Plt Rahmat Atong semoga di berikan kemudahan dan sehat sehat selalu” ujar Rojali kepada Media Jurnal Indonesia Baru. (ADV)
BIN || Kabupaten Bekasi – Datangnya Curah hujan sangat tinggi beberapa hari yang lalu dan meluapnya kali Ciherang hingga mengakibatkan banjir di Desa Jayalaksana Kecamatan Cabang Bungin,Begitupun roda Perekonomian dan aktifitas warga tersendat, Senin ( 06/03/2023 )
“Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWO-I ) Adakan Bakti Sosial Salurkan Bantuan Paket Sembako Kewarga terdampak banjir di Desa Jayalaksana Kecamatan Cabang Bungin Sebanyak 1000 Paket Sembako.
“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Organisasi IWO Indonesia yang diketuai Bapak NR Icang Rahardian SH, Selaku Ketum yang diwakili para Pengurus DPP, Begitu Simpatik terjun langsung kelokasi banjir, membantu menyalurkan bantuan sembako,”Ucap Royadi warga Jayalaksana.
Lanjut,” Irwansyah Kepala Desa Jayalaksana mengatakan, Titik banjir terparah di Desa Jayalaksana ada Lima RT dari dua Dusun terdampak banjir akibat intensitas hujan dan luapan kali ciherang.
“Harapan Saya Kepada Pemerintah Daerah dan Pusat agar segera menambah tinggi tanggul Kali Ciherang agar tidak terulang kembali banjir akibat luapan kali ciherang yang terjadi tiap tahunnya
Sebagai Kepala Desa Jayalaksana, Saya Ucapkan Banyak terima kasih Kepada IWO Indonesia yang telah Peduli menyalurkan bantuan sembako kewarga saya, Semoga IWO Indonesia semakin jaya diudara dan bermanfa’at bagi masyarakat banyak,”Tandas Irwansyah kepala desa Jayalaksana.
“Saya prihatin adanya kejadian banjir yang melanda dibeberapa wilayah kabupaten Bekasi, hari ini kami ( DPP IWO-I ) Dalam hal Peduli Kemanusiaan menyalurkan bantuan sembako semoga bermanfa’at dan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.Pungkas Afif perwakilan DPP IWO Indonesia.@( SR )
BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini tengah mengkolaborasikan program pendampingan anak-anak di sekolah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan pada tahun ini.
Menurut Ani, hal tersebut dilakukan dengan menurunkan ke sekolah-sekolah tenaga psikolog dengan tujuan mencegah atau mengurangi terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah kita mempunyai tenaga psikologi untuk memberikan sosialisasi serta penyuluhan kepada anak-anak di sekolah serta bekerjasama dengan Dinas pendidikan dan sudah berjalan di tahun 2023,” ungkap Ani di kantornya pada Senin (06/03).
Dia menyampaikan edukasi jasmani maupun rohani menjadi hal yang penting bagi anak-anak melalui penyuluhan yang dilakukan pihaknya.
“Kami juga mempunyai program untuk pemberdayaan perempuan seperti sosialisasi, penyuluhan untuk membantu perekonomian di rumah tangga bagi kaum perempuan,” ungkapnya.
Berdasarkan pengamatannya, kebanyakan faktor penyebab kekerasan pada anak dan perempuan diawali faktor ekonomi. Terlebih di tahun lalu masyarakat dilanda virus Covid-19.
Untuk itu pemberdayaan, perlindungan bagi anak dan perempuan ini akan terus dijalankan, terlebih UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak ditiap kecamatan sudah ada sejak tahun 2021.
Dia juga mengingatkan bagi para perempuan jika ada yang mengalami kekerasan dapat langsung melaporkan ke UPTD P3A terdekat atau di Kecamatan tempat tinggalnya.
“Jadi kami punya program cegah terjadinya kekerasan kepada perempuan dan anak sudah berjalan di tahun 2021 dengan dibentuknya UPTD secara langsung bisa melayani masyarakat ketika ada kekerasan bisa segera melaporkan ke unit kerja tersebut,” katanya.(Red)
BIN | Kepri – Setelah mencermati situasi yang sedang berkembang, teristimewa narasi-narasi publik yang cenderung menyudutkan Romo Paschalis Saturnus, Imam Katolik putra asli kelahiran Dabo Singkep. Perkumpulan Keluarga Flobamora (PKF) Provinsi Kepulauan Riau membuat pernyataan sikap resmi, Senin (03/03/2023).
Setelah berdialog dengan sesama anak bangsa yang memiliki keprihatinan yang sama tentang persoalan kejahatan trafficking dan perdagangan manusia di Kepulauan Riau, yang telah memakan begitu banyak korban. “Dengan ini kami Perkumpulan Keluarga Flobamora, menyatakan sikap tegas demi terjaganya kondusivitas bumi tanah Melayu dan sesama anak bangsa yang cinta akan kedamaian tanah air,” tegas Ketua PKF Ignatius Toka Solly, SH.
(FOTO : Pernyataan Sikap Resmi Perkumpulan Keluarga Flobamora (PKF) Provinsi Kepulauan Riau )
Selanjutnya, Ignatius juga menjelaskan terkait persoalan yang terjadi antara oknum Badan Inteligen Negara (BIN) Kepri dengan Romo Paschal adalah murni gugatan hukum yang harus diselesaikan secara hukum, bukan persoalan SARA.
“Karena esensi permasalahannya menyangkut harkat dan martabat kemanusiaan. Maka seluruh anak bangsa Indonesia berkewajiban untuk berjuang menghapus segala bentuk penjajahan yang mendegradasi martabat kemanusiaan,” tambahnya.
Ignatius menilai perjuangan yang dilakukan oleh Romo Paschalis Saturnus adalah membela martabat manusia, maka pihak Pemerintah Negara Indonesia atau yang bekerja atas nama Negara sudah semestinya memberikan apresiasi karena tugas luhur itu merupakan implementasi dari amanat Pembukaan UUD 1945. “Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia demi kemanusiaan yang adil dan beradab”.
Persoalan yang melibatkan Romo Paschalis Saturnus telah dibawa ke ranah hukum, maka biarkan lembaga penegak hukum yang bekerja atas nama Negara, diberi wewenang penuh untuk menangani kasus ini sesuai koridor hukum, agar masalah pelik kemanusiaan bisa terurai sampai ke akar-akarnya.
Dan oleh karena itu, PKF menghimbau lembaga apapun, termasuk ormas-ormas yang tidak memiliki kompetensi menyangkut persoalan ini, diharapkan tidak menganggu proses hukum yang sedang ditangani oleh pihak Kepolisian Daerah Kepri, baik melalui aksi-aksi demo maupun melalui penyebaran isu murahan yang disinyalir bertujuan membelokkan akar permasalahan yang sebenarnya. “Kami mencintai dan mendukung Lembaga Agama/ Lembaga Kemasyarakatan yang terus giat melaksanakan aksi-aksi moral demi tata dunia yang lebih humanis. Kami juga mencintai Lembaga Intelijen Negara yang bekerja keras agar NKRI dilindungi dari berbagai ancaman.
Kami memberi apresiasi atas kedua lembaga ini, seraya mengharapkan kerjasama keduanya, sehingga karya kemanusiaan Romo Paschalis yang berkecimpung dalam misi kemanusiaan universal ditopang oleh Lembaga Negara lainnya, supaya kesejahteraan masyarakat Indonesia terus menghasilkan buah yang baik, bukan malah semakin menambah korban dari masa ke masa,” tutup Ketua PKF Kepri ini. (Di)
BIN | Kabupaten Bekasi – Media Online Beksiindonesianews.co.id berikan edukasi tentang melawan isu hoax kepada masyarakat melalui seminar ‘Literasi Digital Dalam Melawan Hoax’.
Acara yang digelar di Cafe Cinta Cikarang Utara sedikitnya melibatkan sekitar 50 orang peserta dari berbagai kalangan milenial bahkan tokoh masyarakat, Miggu (5/3).
“Seminar ini diberikan tak lain agar masyarakat dapat menilai informasi yang belum jelas sumbernya,” ucap Yusup.
Laki-laki yang sering disapa akrab Kong Mpe mengatakan, edukasi ini selain menangkal hoax juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi informasi.
“Penyebaran informasi hoax dapat menjadi pemicu terganngunya keamanan dan ketertiban masyarakat, untuk itu kami media Beksi Indonesia News menyelenggarakan diskusi dan Literasi kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya media online mempunyai peran dalam penyampaian informasi sesuai dengan fakta yang dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap adanya Literasi Digital ini dapat membangun kesadaran masyarakat sehingga terhindar dari berita hoax,” tandasnya (Daud).
BIN | Kabupaten Bekasi – Bertempat di Eco Park Jababeka Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi menggelar Gebyar Senam dengan menghadirkan 150 instruktur senam Kabupaten Bekasi dan 10.000 peserta lebih, Minggu 05/03/23.
Selain menggelar senam jantung sehat pada acara tersebut juga diisi dengan penampilan pencak silat dari PPSI Kabupaten Bekasi yang juga salah satu inorga dari Kormi Kabupaten Bekasi.
Para peserta juga dihibur oleh artis Ibu Kota Rizal Gibran, Verel Bramasta serta Instruktur senam Vicky Burki.
Pada acara Gebyar senam tersebut dihadiri oleh Ketua Kormi Kabupaten Bekasi dr.Asep Surya Atmaja, Ketua Harian Kormi Budiarta, Ketua Porpi Kabupaten Bekasi Sopyan Azis, Kabid Disbudpora Yudi dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi atau yang mewakili.
Ketua Harian Kormi Kabupaten Bekasi Budiarta pada sambutanya kepada seluruh peserta yang hadir dengan terlebih dulu menyapa dengan salam Kormi yaitu “Sehat bugar gembira luar biasa”.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir, tujuan saya ingin memperkenalkan seluruh instruktur senam dari seluruh penjuru Kabupaten Bekasi,”Ungkapnya.
Budiarta juga mengatakan bahwa kegiatan ini adalah acara terakbar yang diselenggarakan Kormi Kabupaten Bekasi.
“Ini acara terakbar di Kabupaten Bekasi yang dihadiri oleh 10.000 peserta dan saya rasa ini sangat luar biasa antusias para peserta,” Tambahnya.
dr.Asep Surya Atmaja saat membuka acara tersebut mengatakan senam adalah investasi dan gaya hidup sehat dan menganjurkan agar lakukan senam selama 30 menit setiap harinya.
“Senam itu adalah salah satu investasi hidup sehat dan juga salah satu cara untuk menjaga kesehatan maka lakukan lah selama 30 menit pada setiap hari nya,” Ujarnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruhnya dan untuk memperkenalkan Inilah Kormi Kabupaten Bekasi kepada seluruh komunitas senam di 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi,” Tutupnya.(Red)
BIN | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi kebakaran Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan terhadap masyarakat yang menjadi korban pasca-peristiwa tersebut.
“Baru saja kita melaksanakan peninjauan terkait dengan arahan Bapak Presiden untuk melakukan langkah-langkah pasca-terjadinya kebakaran,” kata Sigit usai meninjau lokasi kejadian kebakaran Depo Pertamina.
Dalam tinjauannya, Sigit mengungkapkan bahwa, Polri saat ini juga sudah bergerak cepat untuk menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat atau korban. Diantaranya adalah, disediakannya posko pengungsian, fasilitas trauma healing hingga dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan dari seluruh korban.
Menurut Sigit, respons cepat dan sinergitas serta kolaborasi TNI, Polri dan stakeholder terkait sudah dilakukan secara optimal untuk penanganan awal korban kebakaran tersebut.
“Di beberapa titik juga sudah disiapkan dapur lapangan. Sehingga kemudian untuk pengungsi semuanya sudah bisa di kelola dengan baik dan mendapatkan kebutuhan awal untuk standar dari posko-posko yang ada,” ujar Sigit.
Tak hanya itu, Sigit menekankan, Korps Bhayangkara juga mengerahkan tim DVI guna mengidentifikasi korban yang meninggal dunia kebakaran Depo Pertamina.
Saat ini, beberapa korban yang tewas dari peristiwa itu ada beberapa yang dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim DVI melakukan identifikasi korban melalui Antemortem maupun Postmortem.
“Terkait langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengenali korban karena tadi malam situasinya crowded dan kemudian masyarakat mengevakuasi dengan cepat. Sehingga kemudian diambil dari mana korban yang sudah meninggal. Tentunya ini perlu pendalaman dengan mengecek DNA dan odontologi, yang tentunya ini harus kita lakukan untuk memastikan bahwa identitas korban dikenal dan tentunya bisa segera dilakukan langkah-langkah untuk menindaklanjuti, pemakaman dan sebagainya,” ucap Sigit.
Disisi lain, Sigit juga memastikan bahwa Polri akan melakukan langkah-langkah untuk mengetahui penyebab awal dari terjadinya kebakaran tersebut.
Namun untuk saat ini, Sigit menegaskan, pihaknya akan berupaya seoptimal mungkin agar seluruh masyarakat yang menjadi korban mendapatkan bantuan serta perhatian dari Pemerintah.
“Yang terdampak karena ada kurang lebih 1.300 ya yang mengungsi di tempatkan di 10 titik saat ini juga tentu harus semuanya dalam kondisi yang mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah. Dan saya lihat masyarakat juga semuanya ikut bergabung termasuk dari relawan,” tutur Sigit.
“Tentunya ini hal yang baik dan kita harapkan dalam waktu dekat ada langkah-langkah yang akan dilakukan menindaklanjuti pasca-terjadinya bencana kebakaran,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.