27.9 C
New York
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 101

25 Anak Yatim piatu dan Dhuafa Menerima Santunan Dari Masjid Ar-Raudah Desa Sindangmulya

BIN | Bekasi – Kegiatan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar-Raudah, yang diketuai Syarifudin gelar santunan anak Yatim piatu dan dhuafa di Masjid Ar-Raudah, perumahan Ar-Raudah, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (09/04/2023) pukul 16.30 WIB sampai dengan selesai.

Syarifudin, Ketua DKM Masjid Ar-Raudah melalui Ketua RT 05/02, Rudi Hartono, S. Kom mengatakan, program rutin tahunan pada bulan Ramadhan selain pesantren kilat untuk usia sekolah dasar, Masjid Ar-Raudah juga menggelar santunan.

“Acara program tahunan, rutinitas pada bulan Ramadhan yang menjadi prioritas yatim piatu dan dhuafa, undangannya sebanyak 25 orang dari, semua mendapatkan bingkisan sembako dan uang,” kata Rudy.

Dirinya mengungkapkan, kegiatan santunan tersebut hasil dari donasi warga perumahan Ar-Raudah dan sekitarnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian warga Ar-Raudah terhadap anak-anak yatim piatu dan dhuafa,” ungkap Rudy.

Rudy berharap, kegiatannya kedepan lebih baik lagi, dengan melakukan terobosan untuk langsung berdonasi.

“Harapannya hanya satu, kedepan lebih baik dari hari ini, tentunya dengan melakukan terobosan, salah satunya berdonasi langsung ke DKM atau kepada Ketua RT, agar penerima bantuan segera terdata dengan cepat.” pungkasnya.(Wati)

Pada Pileg 2024, H Edi Kanedi Dari Partai Demokrat Cimahi Nyaleg Lagi

BIN | CIMAHI – Edi Kanedi anggota DPRD dari Fraksi Demokrat yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, dalam pertemuannya dengan 500 konstituennya, dirinya akan maju kembali sebagai anggota DPRD Kota Cimahi pada Pemilu 2024.

Di Perumahan Pharmindo RT 01 dan Rt.02 Rw 21 plus warga tetangga di sekitar yang tempat pertemuannya secara terpisah di Rumah Aspirasi H. Edi Kanedi jalan Kalasan VI Blok O No. 76 Pharmindo Kelurahan Melong, Sabtu (9/4/2023).

Hal itu disambut semarak Konstituen dan masyarakat RT 01 dan Rt 02 RW 21 yang lebih dominan, alasannya karena masyarakat tersebut memilih kembali sosok Edi Kanedi, selama jadi dewan sudah terasa pembangunan di dapil Melong dan Cibeureum, terbukti banyak perubahan, seperti jalan Lingkungan, jalan sepapak, air bersih pembangunan Gapura Roda sampah dan pembangunan lainnya.

Namun yang disoroti dan diusulkan pada momen diskusi dengan jajaran pengurus RT masing-masing mengharapkan uluran tangan Dewan untuk membantu kebutuhan air bersih karena butuh beberapa titik lagi untuk pemenuhan kebutuhan masyarakatnya, juga jalan lingkungan yang lebih di perhatikan dan masih banyak usulan usulan lainnya.

“Yang banyak direalisasikan bersumber rata-rata melalui pokok pokok pikiran DPRD (Pokir) pak H Edi Kanedi Harapan lainnya itu berupa pemasangan CCTV, yg saat ini dalam perjuangan,” ujar Iman Herdiman salah satu konstituennya partai Demokrat.

Begitu pula. menurut Achmad Mujoko, warga RW 21 dan seorang dosen, diapun mengakui sepak terjang Edi yang sudah terasa oleh masyarakat Cibeureum dan Kelurahan Melong,

“PJG tiap gang dari gelap sekarang terang, saya setuju apa yang diungkapkan oleh Ketua RW 21 dari pada pilih yang baru dan tidak mengenal, lebih baik yang sudah jadi dan terasa kedekatannya dengan masyarakat,” ujar Joko.

Begitu pula saat Edi Kanedi dikonfirmasi disaat usai acara pertemuan tersebut, menjelaskan, Edi berkeinginan melakukan silaturahmi kembali bersama masyarakat RW 21 dari RT 1, 2 dan warga sekitar Kelurahan Melong lainnya

Pada tahun 2020-2021 dirinya tidak dapat bersilaturahmi dengan leluasa karena pengaruh pendemik Covid 19 makanya kegiatan Reses bertemu dengan masyarakat belum leluasa.

“Sehingga pada tahun tersebut, saya hanya bisa bertatap muka dengan masyarakat secara zoom meeting, tanpa bisa bertatap muka secara langsung,” ucap Edi.

Diakui Edi, setelah Covid-19 sudah tidak melanda bumi Pertiwi ini, “Maka momen silaturahmi ini merupakan momen yang sangat luar biasa bagi kami,” cetusnya.

Sebelumnya lanjut Edi, pihak pengurus RT dan RW 21 sudah datang ke rumah Edi, guna membahas masalah tanah makam untuk diajukan kepada pemerintahan kota Cimahi.

“Pertama penambahan tanah makam, karena sekarang sudah berkurang, dan yang kedua masyarakat masih butuh lahan untuk air bersih,” ucap Edi. Itu yang di anggap super prioritas.

Karena kondisi darurat seperti, kemarau yang panjang seperti ini, menurut Edi, memang sangat sulit untuk penduduk daerah mendapatkan air bersih

“Kalau untuk perumahan cukup aman, hanya ini di daerahnya, karena RT 1 dan RT 02 ini banyak yang diluar komplek, kami akan mengusulkan melalui pemerintahan kota Cimahi, ataupun dana CSR tujuannya usulan itu akan disampaikan dan mudah-mudahan Pemerintah Kota Cimahi bisa mengakomodir,” harap Edi.

Edi akui bahwa ini merupakan jeritan dari masyarakat itu sendiri, yang betul-betul membutuhkan sumur Artetis di daerahnya. “Saya harapkan dari pihak pemerintah Kota Cimahi dapat merealisasikannya jeritan masyarakat RW 21 ini,” pungkasnya.
(Sutrisno)

Anggota DPRD Cimahi Fraksi Golkar H.Nabsun Berikan Sumbangan Sound System Untuk Warga RW 25 Cibereum

BIN | CIMAHI,- Anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi Golkar, H. Nabsun menyumbangkan sebuah sound sistem untuk kepentingan masyarakat RW 25 Kelurahan Cibeureum.

Sekitar 300 warga Cibeureum dan konstituennya menyaksikan simbolis pemberian Sound System tersebut, di Jalan Ranca Bentang RW 25 Kelurahan Cibeureum Kota Cimahi, Sabtu (8/4/2023).

Pemberian Sound System tersebut untuk ibu-ibu senam itu sebagai rasa cintanya kepada masyarakat Cibeureum RW 25, yang telah mendukung dirinya hingga duduk di kursi dewan,menurut H.Nabsun

Pihaknya juga sudah banyak berbuat untuk kesejahteraan masyarakat Cibeureum di RW 25, seperti pembangunan jalan setapak, drainase, PJG dan PJU, termasuk CCTV yang di tempatkan diderah-daerah rawan,seperti masih kurangnya PJU, dan masalah Gang dan lain-lainnya seperti masalah pendidikan,” terang Nabsun.

Terkait CCTV saja untuk RW 03 khusus pakai uang Nabsun untuk pembangunannya,bukan pake uang APBD,jelas H.Nabsun

Dalam Musrenbang itu masalah CCTV masih wacana, maka di RW 3 dari seluruh RT yang ada di RW 3 Cibeureum sudah terpasang CCTV.

Harapan Nabsun, dengan sudah terpasangnya CCTV di RW 3 Cibeureum, kejahatan akan berkurang, dan usulan-usulan masyarakat akan Nabsun tampung,Dan masyarakat akan merasakan aman dan nyaman.

( Sutrisno )

Puluhan Botol Miras Kembali Diamankan Anggota Polsek Cibarusah

BIN | Bekasi – Kepolisian Sektor Cibarusah menyita puluhan botol minuman keras (Miras) di salah satu toko yang berkedok jualan jamu di Perumahan Mutiara Cahaya Residen (MCR) tadi malam. Penyitaan miras itu dilakukan dalam Operasi Cipta Kondisi selama Ramadhan. Jumat (07/04/2023) pukul 22.00 WIB sampai dengan selesai.

Polisi mendapatkan informasi dari tokoh masyarakat dan tokoh agama terkait peredaran miras di wilayah hukumnya, dan ditemukan kembali barang bukti puluhan botol miras dari berbagai jenis.

Selanjutnya, barang bukti miras diangkut ke Mapolsek Cibarusah untuk proses selanjutnya.

Sebelumnya, dalam giat Operasi Cipta Kondisi Polsek Cibarusah juga telah mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis dan merek di Desa Sindangmulya.(Wati)

Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BIN | Bekasi – Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, terbakar pada Jumat (7/4/2023) sore. Kebakaran itu terjadi, diduga akibat korsleting listrik dari bangunan lantai dua.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Mulyadi HS mengatakan kebakaran terjadi Jumat (7/4/2023) sekira pukul 16.15 WIB.

Kata Dia, api muncul dari kantor lantai dua di Gedung Tata Ruang (TU). Saat kejadian dalam keadaan kosong karena para pegawai tengah libur.

“Karena kosong tidak ada pegawai, perkirakan kebakaran akibat dari arus pendek listrik,”kata Mulyadi dari keterangannya, Jumat (7/4/2023).

Sebanyak 4 unit mobil Damkar dari Kabupaten Bekas dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan. Api baru bisa dijinakkan pada pukul 17.40 WIB.

“Untuk kerugian belum diketahui, akan tetapi ruang dengan luas area 150 M2 hangus terbakar hingga mengalami rusak berat,”pungkasnya.

Sambil Monitoring Perawatan Taman, Kepala Dinas Perkimtan Bekasi Bagikan Ratusan Takjil Gratis

BIN | Kabupaten Bekasi- Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir monitoring kelayakan taman disepanjang jalan pantura dari perbatasan Kota Bekasi sampai Kabupaten Karawang.

Menurutnya, menjelang hari raya Idul Fitri 2023 taman disepanjang jalan tersebut kerap dilewati para pemudik, oleh sebab itu ia menargetkan sebelum lebaran perawatan taman sudah selesai.

“Jadi saya menginginkan taman-taman dijalur pantura Kabupaten Bekasi ini sudah terlihat bagus sehingga bisa dinikmati para pemudik yang melewati jalur itu,” ucapnya, (6/4).

Selain monitoring kegiatan, pihaknya juga sekaligus membagikan ratusan paket takjil secara gratis kepada pengendara jalan yang melewati jalur Taman Kota Citarik, Kecamatan Cikarang Timur.

“Pemeliharaan Taman Kota Citarik ini sebelum lebaran harus selesai dan bisa terlihat rapi dan tertata, apalagi disini salahsatu monumen Kyai Haji Nur Ali pahlawan Bekasi,” kata dia.

Dia berharap kegiatan dibulan Ramadhan 1444 Hijriah ini menjadi awal yang baik bagi kita, bahkan momentum perdan ini bisa dilakukan secara rutin setiap tahunnya.

“Hal ini merupakan kegiatan perdana Dinas Disperkimtan Kabupaten Bekasi bagi-bagi takjil secara gratis,” pungkasnya (Bisri).

Seorang Buruh Bangunan di Bekasi Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Bayi dan Persetubuhan Anak Dibawah Umur

BIN | Bekasi – Kabupaten Bekasi,mascipol.id – Seorang buruh bangunan berinisial AT (45) warga Kampung Pulo Rengas RT 06 RW 02, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, lantaran tega menyetubuhi anak tirinya dan membunuh bayi hasil hubungannya dengan korban.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menuturkan, tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap anak tirinya AM (18) hingga melahirkan seorang bayi perempuan, sadisnya lagi tersangka tega menghabisi nyawa bayi sesaat setelah di lahirkan.

“Korbannya ada dua, korban yang persetubuhan anak di bawah umur ini inisial AM, korban yang satu lagi korban kekerasan anak di bawah umur hingga menyebabkan meninggal dunia ini baru beberapa saat lahir,” jelas Twedi saat konfrensi pers di gedung Humas PolresMetro Bekasi, Rabu (5/4/23).

Lebih lanjut, Twedi menyebut tersangka melakukan aksi bejatnya sejak awal tahun 2022 silam, dengan modus merayu anak tirinya yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA dengan iming-iming dibelikan handphone, agar korban mau disetubuhi tersangka.

“Ini di mulai sejak tahun awal tahun 2022 menurut pengakuannya seperti itu, sekitar sepuluh kali melakukannya,” ungkapnya.

Kasus tersebut terungkap saat korban AM melahirkan di kamar mandi rumahnya, lantaran panik dan takut aibnya terbongkar tersangka nekat menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkan oleh korban dengan sadis.

Awalnya, warga curiga atas penyebab kematian sang bayi, dugaan adanya kekerasan sehingga menyebabkan bayi tersebut meninggal dunia. Setelah dikuburkan, kemudian polisi melakukan proses ekshumasi, dengan menggali kembali makam bayi dan melakukan otopsi.

“Setelah di otopsi hasil sementara diketahui ada luka dalam di bagian kepala,” kata Twedi.

“Menurut pengakuan tersangka setelah membungkus muka bayi menutup muka bayi dengan kain, maka melakukan kekerasan terhadap anak bayi itu,” imbuhnya.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 81 ayat 3 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari ancaman pidana yang ada.

“Sedangkan, kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur dikenakan pasal 80 ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” tutup Twedi.

Disdukcapil Kabupaten Bekasi Buka Adminduk di Acara Ramadan Sregep (Satukan Ritme Gebyar Pelayanan)

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi membuka pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di acara Ramadan Sregep (Satukan Ritme Gebyar Pelayanan).

Kegiatan yang dipadukan dengan acara Safari Ramadan Pemkab Bekasi tersebut digelar di halaman Masjid Al-Ittihad Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, pada Rabu (05/04/2023).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, Carwinda mengatakan, di acara Ramadan Sregep itu pihaknya selain membuka gerai juga mengerahkan tiga unit mobil layanan administrasi kependudukan yang dikawal para operator.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dokumen administrasi kependudukan,” ujarnya.

Carwinda menjelaskan, pelayanan yang diberikan dari Disdukcapil di acara Ramadhan Sregep ini diantaranya pembuatan KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Kartu Indentitas Anak (KIA) dan Akte Kelahiran.

“Ya, kedepan kami akan terus kembangkan kegiatan seperti ini, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami akan libatkan beberapa SKPD, termasuk dari BUMD dan BUMN agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah dan cepat,” terangnya.

Carwinda menuturkan, di acara Ramadan Sregep tersebut, pihaknya tidak membatasi jumlah kuota warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan. Namun pihaknya membatasi waktu pelayanan dari pukul 14.00-16.00 WIB.

“Kami tidak membatasi untuk kuota pelayanan, hanya saja terbatas dengan waktu, jadi pelayanan terakhir di jam 16.00 WIB. Kalau tidak bisa selesai hari ini, kita kirim berkas dokumennya ke unit pelayanan Dukcapil Kecamatan Babelan, dalam bentuk PDF dan juga nomer teleponnya,” katanya.

Selain itu, Carwinda mengatakan, apabila masyarakat ingin dokumen seperti KTP yang sudah selesai dikirim ke rumah, mereka tinggal mencantumkan alamat tempat tinggal, dilengkapi dengan nomer telepon. Untuk selanjutnya dokumen akan diantarkan pihak Kantor Pos ke rumah warga.

Sementara itu, salah seorang warga Babelan, Mirna Sari (32) mengatakan, pelayanan di acara Ramadhan Sregep ini sangat membantu masyarakat. Terlebih pelayanannya cepat dan petugasnya sangat ramah.

“Ya, saya sangat berterima kasih dengan adanya acara Ramadan Sregep ini, karena sangat membantu warga dalam mengurus dokumen kependudukan yang dibutuhkan,” kata Mirna.

Selain layanan dari Disdukcapil, program Ramadhan Sregep yang diinisiasi oleh Bagian Setda Kabupaten Bekasi ini, juga menghadirkan gerai lain dari lintas perangkat daerah dan instansi lainnya.

Di antaranya dari Baznas, Bank Bjb, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Pos Indonesia, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan UMKM Kecamatan Babelan.(Adv)

Gelar Kenal Pamit, Rusdi Azis,S.IP Resmi Menjabat Camat Cibarusah

BIN | Bekasi – Rusdi Azis, S.IP resmi menjabat sebagai Camat Cibarusah dan Nana Sutisna.S.Sos,MM sebagai Sekcam pasca dilakukan pelantikan oleh Pj Bupati Kabupaten Bekasi, Dani Ramdan, di aula KH. Noer Alie kantor Pemkab, Jumat 31 Maret 2023 lalu.

Camat Cibarusah yang baru , mengharapkan dukungan dalam menjalankan tugasnya selaku pimpinan wilayah kecamatan mulai dari unsur pimpinan kecamatan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Besar harapan kami dalam kerjasama yang saling mendukung, karena tidak ada satu pemimpin yang bisa menyelesaikan pekerjaannya sendiri, jadi saya berharap bisa bersinergi dengan Polsek,Koramil dan semua elemen masyarakat Cibarusah,” ungkap Rusdi Azis saat acara Kenal Pamit di aula kantor Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa (04/04/2023) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Sementara itu, Drs. Muhamad Kurnaefi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur pimpinan dan masyarakat Cibarusah yang telah mendukungnya dalam menjalankan tugas selama ini.

“Saya minta maaf atas segala kekurangan selama menjabat sebagai Camat, karena manusia tidak ada yang sempurna, dan saya mengucapkan terimakasih untuk seluruh tim hebat saya, kepada Sekcam, Kepala Desa, Staff Kecamatan, RT/RW, PKK, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah bekerjasama dengan tulus bersama saya untuk memajukan Kecamatan Cibarusah,” ucap Muhamad Kurnaefi.

“Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan dan dilaksanakan oleh Camat yang baru, diantaranya peresmian Jl. KH. Ma’mun Nawawi, pembangunan SMA 2 Negeri Cibarusah dan mengawal kegiatan P2WKSS yang dilaksanakan di Desa Ridogalih,” sambung Muhamad Kurnaefi.


Dalam kesempatan yang sama, Danramil 09/Cibarusah Kapten Arh Joedi Narto yang didampingi Kanit Binmas Polsek Cibarusah, Ipda Rianto, berharap dengan pergantian Camat Cibarusah dapat mempertahankan dan meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin selama ini antara TNI, Polri dan Kecamatan Cibarusah.

“Pergantian pejabat merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Semoga dengan kepemimpinan pejabat yang baru kita tetap bersinergi dengan baik, Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Camat yang baru dan selamat bertugas ditempat yang baru untuk bapak Muhamad Kurnaefi,terimakasih atas kerjasamanya selama menjabat,” pungkas Danramil.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kecamatan Cibarusah sebelumnya dijabat Drs. Muhamad Kurnaefi,MM digantikan Camat baru Rusdi Azis.S.IP. Rusdi Azis sebelumnya menjabat sebagai Camat Sukakarya periode 2020-2023.(Wati)

Wooow…!!! Cukup Dengan Bawa KTP Elektronik Sudah Bisa Berobat Ke RSUD

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemkab Bekasi mendeklarasikan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam mempermudah pelayanan di bidang kesehatan yang dapat diakses di seluruh Rumah Sakit, Puskesmas hingga klinik di Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan secara resmi mengumumkan, hanya dengan menunjukkan NIK yang tercantum dalam KTP elektronik (KTP-el), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini bisa langsung mengakses pelayanan kesehatan secara gratis.

“Pertama kalinya di Jawa Barat, mulai hari ini masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit, puskesmas, dan klinik cukup hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bahkan jika lupa membawa KTP cukup menghafal NIK-nya saja,” ucap Dani Ramdan, saat mendeklarasikan Layanan JKN Berbasis NIK di RSUD Kabupaten Bekasi, Selasa (04/04/23).

Dani Ramdan menjelaskan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas hingga klinik. Masyarakat tidak perlu lagi membawa Kartu BPJS seperti yang diberlakukan sebelumnya bahkan juga tanpa memerlukan rujukan ke rumah sakit tertentu.

Dirinya sangat menyambut baik sebuah kemajuan pelayanan publik yang tujuannya adalah mempermudah urusan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi elemen penting dalam menjamin keberlangsungan hidup masyarakat.

“Melalui deklarasi ini kita sudah sosialisasikan termasuk rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan bahwa saat ini pelayanan kesehatan lebih terintegrasi hanya dengan menggunakan NIK pada KTP saja,” katanya.  

Dani juga menyebutkan bahwa keberhasilan penerapan pelayanan berbasis NIK tersebut berdasarkan capaian Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Bekasi di atas 55 persen, yaitu sebesar 98,98 persen.

“Saya rasa nantinya sudah tidak adalagi persepsi pasien BPJS yang ditelantarkan, karena saat ini pun 70 persen pendapatan rumah sakit swasta dari pasien BPJS. Jadi sangat tidak wajar jika pasien BPJS tidak mendapat prioritas,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengungkapkan, RSUD Kabupaten Bekasi sudah menerapkan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan berbasis NIK sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika berobat ke rumah sakit.

“Realisasinya kita sudah terapkan di RSUD Kabupaten Bekasi, jadi kita menjamin bahwa pelayanan kesehatan kini semakin modern dan semakin mudah didapatkan oleh masyarakat,” terangnya. 

Alamsyah berharap, dengan pelayanan kesehatan yang semakin mudah, maka semakin meningkat pula kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.(Red