BIN | Bekasi – Kapolsek Serang Baru AKP Josman Harianja,SH, melaksanakan kegiatn di wilayah hukum Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi. Sabtu (15/04/2023) pukul 17.00 WIB sampai dengan selesai.
Bulan Ramadhan merupakan bulan suci, bulan penuh berkah. Di bulan yang penuh rahmat ini, Muspika Kecamatan Serang Baru menggelar Safari Ramadhan 1444 H 2023.
Seperti yang terlihat, Kapolsek Serang Baru AKP Josman Harianja mengikuti kegiatan Safari Ramadhan 1444 H di Kediaman Tokoh Masyarakat H. Anta, Kp. Cikarang RT 03 RW 02, Desa Jayamulya Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi.
Kapolsek Serang Baru mengatakan, kegiatan tersebut dalam nuansa Ramadhan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas untuk antisipasi kejahatan di malam hari, tawuran perang sarung dan kejahatan lainnya.
“Kita semua harus peduli dan sayang anak dan pastikan sebelum jam 22.00 Wib anak sudah di rumah, agar tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan jalanan. Marilah selalu menjaga situasi aman dan tertib di bulan suci Ramadhan, utamanya anak remaja sehabis sholat isya dan taraweh antisipasi perang sarung.” kata Kapolsek.
Selain itu, Kapolsek juga memberikan pemahaman kepada warga tentang program Polisi RW di masyarakat dan mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pemuda memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan dengan kegiatan yang positif.
“Bilamana ada keluhan dan permasalahan, mohon disampaikan dan informasikan sekecil apapun agar disampaikan ke Bhabinkamtibmas untuk di tindaklanjuti ke Polsek Serang baru.” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan, Danramil 12/Serang Baru Kapten Inf Sayute Pradodo, Kepala Desa Jayamulya Asep Gunawan, Babinsa Koramil 12/Serang Baru Serka Saiful dan Serka Tumino, Bhabinkamtibmas Polsek Serang Baru Bripka Abdul Haris, Ketua DKM Ust kholidi, Tokoh Masyarakat H.M Anta dan para tokoh agama dan Jamaah.(Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan, Festival Ramadan ini merupakan kegiatan tahun ke dua, yang dimeriahkan dengan mengundang budayawan serta penyanyi religi Opik dan dipadukan dengan kebudayaan Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah acara tadi berjalan dengan lancar dan masyarakat sangat antusias, meskipun diguyur hujan semoga membawa keberkahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Iman menjelaskan, acara Festival Ramadan sengaja digelar di Museum Gedung Juang, agar masyarakat bisa mengenal lebih luas sejarah dan budaya Bekasi, dimana Gedung Juang saat ini sudah menjadi ikon museum digital pertama di Indonesia.
“Ya, kami mengajak masyarakat untuk datang di Festival Ramadan menjelang buka puasa, sambil Ngabuburit, sambil mengenal kuliner khas Kabupaten Bekasi, sekaligus menumbuhkan ekonomi para pelaku UMKM,” ujarnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar acara Ramadan Festival (Ramfest) 2.0 yang diselenggarakan selama tiga hari, dari 14-16 April 2023, di Museum Gedung Juang, Jl. Sultan Hasanudin, Tambun Selatan.
Acara yang diadakan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi itu dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, didampingi Sekda Dedy Supriyadi dan jajaran Forkopimda, dengan menghadirkan bintang tamu penyanyi religi Opick.
Pj Bupati Dani Ramdan mengatakan, Festival Ramadan digelar sebagai momentum bangkitnya Kabupaten Bekasi dari pandemi, dengan menghadirkan kegiatan ekonomi, sosial dan budaya.
“Kegiatan ini juga untuk memeriahkan Ramadan, sebagai bulan penuh berkah yang selalu mendatangkan kegembiraan dan kebahagiaan, yang kita wujudkan dalam bentuk festival,” kata Dani Ramdan, Jumat (14/04/2023).
Selain menampilkan panggung hiburan dan stand produk UMKM asli Kabupaten Bekasi, Dani mengatakan, di acara Festival Ramadan ini juga diluncurkan berbagai bantuan untuk masyarakat, yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Bekasi sepanjang tahun 2023.
“Ada sekitar 17 jenis bantuan yang diluncurkan, mulai dari bantuan sembako untuk keluarga miskin, bantuan uang untuk marbot masjid, guru ngaji, amil jenazah, penggali kubur, dan guru pesantren non ASN,” terangnya.
Tak hanya itu, lanjut Dani, bantuan juga diberikan untuk para petani dan pekerja rentan lainnya dalam bentuk asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Kita juga berikan bantuan benih untuk para petani yang kemarin terdampak banjir. Kemudian bantuan Rutilahu dan SPALD-S,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga memberikan bantuan untuk penanganan stunting, berupa tambahan makanan seperti susu, telur dan biscuit. Kemudian penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal untuk pelaku UMKM dan Sertifikat Halal.
“Ya, bantuan ini menyeluruh, mudah-mudahan bermanfaat dan menjadikan masyarakat makin sejahtera,” ucapnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemda Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan program Bulan Suci Berbagi (BUBOS) tahun 2023 di Kecamatan Tambun Utara (Tamara), Jumat (14/4/2023).
Ribuan boks nasi boks tersebut dibagikan ke delapan desa di wilayah Kecamatan Tambun Utara.
Program ini digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan terselenggara secara serentak di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.
Pembagian nasi kotak tersebut melibatkan pegawai Kecamatan Tambun Utara, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun THL sehingga kegiatan berjalan dengan lancar.
“Program ini rutin terselenggara oleh ASN di lingkungan Pemkab Bekasi, dengan mengusung tema Bertasbih atau berbagi cinta berkah.
Ada ribuan nasi boks yang dibagikan,” ungkap Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro.
Sementara itu, Camat Tambun Utara, Najmuddin, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bekasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang telah membagikan seribu nasi boks untuk takjil (makanan berbuka puasa) masyarakat Kecamatan Tambun Utara. Dirinya berharap bantuan yang diterima dapat bermanfaat bagi masyarakat.
“Dari seribu boks itu kita bagikan ke delapan desa di wilayah Kecamatan Tambun Utara, jadi setiap desa menerima sekitar 125 nasi boks, dan setiap desa yang akan membagikan ke masyarakatnya masing-masing,” ungkapnya.
Selama bulan Ramadan ini, Najmuddin mengaku di Kecamatan Tambun Utara juga sudah dilaksanakan kegiatan pasar murah dari Dinas Ketahanan Pangan di Desa Sriamur, kemudian kegiatan tarawih keliling (tarling) ke desa-desa, dan banyak kegiatan sosial lainnya.
“Jelang lebaran ini kami dari aparatur kecamatan mengimbau kepada masyarakat dan aparatur desa untuk menjaga keamanan lingkungannya, karena saat masyarakat melakukan mudik ke kampung halamannya, rumah kosong ini menjadi sasaran tindak kriminalitas.
Kepada masyarakat yang melakukan mudik kami sampaikan hati-hati dalam perjalanan dan kembali ke Kecamatan Tambun Utara dengan selamat,” tandasnya. (zal)
BIN | Kabupaten Bekasi – Desa Kedungwaringin menghimbau kepada seluruh warga yang berangkat mudik agar melapor ke RT/RW setempat.
Dengan tujuan agar rumah yang ditinggalkan warga aman dan terjaga selama musim mudik lebaran ini.
Dalam menjaga keamanan desa, Kepala Desa Kedungwaringin Tita Komala mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan tim keamanan desa lebih awal guna mengantisipasi masalah yang tak diinginkan.
“Dari desa kami sendiri, untuk keamanan salah satunya kita bekerjasama dengan pihak Damkar dalam penyediaan mobil pemadam kebakarannya sebagai antisipasi kita yaitu sedia payung sebelum hujan,” kata Kepala Desa Kedungwaringin Tita Komala saat ditemui di ruangannya (14/04).
Dia menambahkan, selama arus mudik berjalan, pihaknya juga akan berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan desa di wilayahnya bersama dengan kecamatan dan unsur terkait lainnya.
“Ya, untuk keamanan agar tetap kondusif di wilayah kita, maka kita membentuk Tim khusus antara lain pemerintah kecamatan, aparatur desa, Linmas, Babinsa, Bimaspol dan polisi RW untuk menjaga keamanan desa yang terjadwal setiap harinya 24 jam non stop, selama mudik berlangsung,” ungkapnya.
Selain itu, dia juga menghimbau kepada seluruh warga desa Kedungwaringin agar memadamkan listrik, mempersiapkan kendaraan, serta mengunci rapat pintu rumah sebelum mudik.
“Saya sebagai Kepala Desa Kedungwaringin, menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Kedungwaringin yang akan merayakan hari raya Idul Fitri untuk senantiasa waspada ketika meninggalkan rumah mulai dari listrik maupun kompor untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
BIN | Bekasi – Menjelang Idul Fitri 1444 Hijriyah, Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) sebanyak 9.907 botol miras berbagai merk dan 23.598 butir obat-obatan golongan G jenis Tramadol dan Excimer. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Metro Bekasi, Jumat (14/04/2023).
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Adithya mengatakan, pemusnahan barang bukti miras dan obat-obatan tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Ramadhan.
“Total ada 9.907 botol miras dari berbagai merk dan 23.598 butir obat-obatan jenis Tramadol dan Excimer yang hari ini dimusnahkan,” jelas Kapolres.
Ia mengatakan, miras seringkali menjadi pemicu tindak pidana seperti perkelahian maupun tindak kekerasan. Oleh sebab itu, pemusnahan miras dilakukan demi menciptakan situasi kondusif selama Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriyah.
“Razia miras kami lakukan di warung-warung yang terindikasi menjual minuman tersebut, razia tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun akan dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan mendukung situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi,” kata Kapolres.
Kegiatan pemusnahan miras dan obat-obatan golongan G dihadiri Forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Bekasi. Kemudian dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras oleh Kapolres Metro Bekasi dan Forkopimda. (Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – Musyawarah Cabang Pejuang Siliwangi (PS), Indonesia Bersatu Kabupaten Bekasi, Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh, Silih Wangi dilaksanakan di Kantornya Jalan, Alun – Alun, Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pada Rabu 12 April 2023 sekitar pukul 15.30 WIB.
Terpilih, Ketua DPC Pejuang Siliwangi Kabupaten Bekasi Sarja Mulyana mengungkapkan.
“Alhamdulillah saat ini sukses dalam pelaksanaan Muscab PS, saya ucapakan terimakasih untuk panitia dan peserta, ” ungkapnya, Rabu, (12/04/23).
Lebih lanjut, Ketua Sarja juga menjelaskan, “Keseluruhannya ada 23 Kecamatan tapi yang berjalan ada 14 PAC. Kita berupaya akan saya rangkul semua, agar Siliwangi di Kabupaten Bekasi bisa lebih besar lagi,” jelasnya.
Ketua DPC Pejuang Siliwangi Kab. Bekasi berharap, Pejuang Siliwangi lebih maju dari yang sekarang.
“Jadi intinya, kita ingin menata organisasi ini dengan sebaik mungkin. Langkah awal mungkin kita akan, merangkul dulu anggota – anggota yang sekarang yang sudah pakum,” bebernya.(Kong)
BIN | CIMAHI – Dalam menjelang Pemilu 2024 mendatang DPD PAN Cimahi menargetkan Punya Fraksi Tersendiri di DPRD Kota Cimahi.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cimahi, H Hidayat. Pihaknya bertekad, PAN dalam Pemilu 2024 akan berusaha semaksimal mungkin dalam DPRD Kota Cimahi bisa mendapatkan empat kursi.
“Berarti kalau PAN mendapatkan empat kursi, PAN menjadi satu Fraksi,” ujar Hidayat saat bertemu dengan 500 lebih konstituennya di Gedung Graha Sri Bintang Jalan Sindang Barat 83 Kelurahan Melong Cimahi Selatan, Sabtu (12/4/2023).
Di samping itu, kata Hidayat, pihaknya selama menjadi anggota DPRD Kota Cimahi, selama empat periode sudah melakukan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Kota Cimahi, terutama khususnya untuk masyarakat Cibeureum Kota Cimahi.
Seperti masalah Penerangan Jalan Gang (PJG), Hidayat sudah mengusulkan keinginan masyarakat, dan Dishub sudah melaksanakannya.
“Ke masing-masing Dinas sudah saya usulkan misalkan ke DKP, In Syaa Allah setiap usulan saya dalam Pokir belum pernah terlambat,” ucapnya.
Diakui Hidayat, dirinya juga berterimakasih kepada pihak pemerintah Kota Cimahi, setiap usulannya selalu terwujud, seperti masalah jalan setapak, pengaspalan, drainase.
“Hanya masalah CCTV dari pihak Pemkotnya karena belum tersedia, karena usulan dari dari masyarakat Cibeureum banyak daerah yang rawan, Alhamdulillah calon anggota DPRD-RI Faisal Haris sebelum tahun 2024 juga sekarang-sekarang ini beliau akan memenuhi kebutuhan masyarakat Cibeureum masalah CCTV,” tandas Hidayat.
Memang Hidayat dalam pencalonan anggota legislatif tahun 2024, daerah pemilihannya tidak lagi di daerah Cibeureum, tetapi pindah ke Cibabat dan Pasirkaliki.
“Karena daerah Cibeureum saat ini diisi calon anggota legislatifnya oleh anak saya Setiadi Abdurachman,” ungkapnya. (Sutrisno)
BIN | CIMAHI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Sidang Paripurna kedua untuk membahas Penyampaian dan Penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah terhadap Raperda Prakarsa DPRD serta Penjelasan dan Penyampaian PJ Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan terhadap Raperda inisiatif Eksekutif, di Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (12/4/2023).
Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, Purwanto, Edi Kanedi dan Bambang Purnomo. Hadir PJ Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan.
Pada tahun 2022 DPRD Kota Cimahi kota Cimahi telah menetapkan program pembentukan Peraturan Daerah yang di dalamnya berisikan Baperda dan prakarsa DPRD dan Eksekutif.Jelas Achmad Zulkarnaen
“Yang akan dibahas pada tahun 2023, selanjutnya Raperda usulan prakarsa DPRD pertama yaitu masalah pengelolaan pemakaman yang telah ditetapkan menjadi prakarsa DPRD, dalam Rapat Paripurna DPRD,” jelas Achmad Zulkarnain.
“Berkaitan dengan dua tingkat pembicaraan Raperda tersebut, akan disampaikan penjelasan dari Bapemperda mengenai Raperda Prakarsa DPRD,” kata Zulkarnain.
Dalam penyampaian dan penjelasan Bapemperda Raperda Prakarsa DPRD yang di sampaikan oleh anggota Bapemperda Eko Sugianto memaparkan, berdasarkan laporan Bapemperda DPRD Kota Cimahi, tentang pengolahan pemakaman, bahwa pengolahan pemakaman di Kota Cimahi merupakan sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah dalam memfasilitasi umum bagi masyarakat.
Karena hal in, kata Eko, sebagai pedoman bagi masyarakat maupun Badan Hukum yang direkrut serta menyelenggarakan pemekaran di daerah.
“Yang terpenting dalam pembentukan peraturan daerah adalah masyarakat dalam hal ini, ahli waris di keluarga akibat meninggal di keluarga atau kerabat terdekatnya atas kepastian hukum dalam tindak lanjut masalah jenasah sampai ketempat pemakaman terakhir,” ungkapnya.
Begini Maksudnya Adapun mengenai urusan kewenangan mengenai pemakaman, lanjut Eko, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yaitu Tentang Pemerintahan Daerah,
“Yang diatur dalam huruf F perusahaan pemerintah dalam bidang sosial untuk pemeliharaan taman makam pahlawan nasional kota,” ujarnya.
Selain itu kata Eko, masalah pengaturan vertikal, yang dihubungkan dengan pemakaman,
“Yaitu pengadaan tanah untuk kepentingan umum, dan salah satunya dapat dilibatkan untuk pembangunan pemakaman bagaimana dijelaskan dalam pasal 3 dan 4 peraturan pemerintah tahun 2021,” ucapnya.
Jadi berdasarkan peraturan tersebut, pemerintah harus tetap memberikan pelayanan secara optimal dalam pengadaan pemakaman.
Sidang Paripurna tersebut dihadiri oleh PJ Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, Plt Sekda Kota Cimahi, Maria Fitriana, Kadibudparpora Kota Cimahi Achmad Nuryana, Kepala BPKAD Chanifah Listyarini, Kepala KPU Mochamad Irman, Ketua Bawaslu Jusapuandy, Ketua MUI Alan Nurridwan, Kepala Kejari Ari Raharjo, Kepala BNNK, dan Forkopimda. (Sutrisno)
BIN | Kabupaten Bekasi – Jalan Cikarang-Cibarusah akhirnya resmi berganti nama menjadi Jl. KH Ma’mun Nawawi. Peresmian nama jalan provinsi sepanjang 22,9 km tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, pada Selasa (11/04/2023).
Peresmian nama Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, serta pemasangan plang nama jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, peresmian nama Jalan KH Ma’mun Nawawi bertepatan dengan telah selesainya perbaikan dan pelebaran pada ruas jalan provinsi tersebut, sebagai jawaban atas keluhan dan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya rusak dan sering menyebabkan kemacetan.
“Alhamdulillah dari anggaran belasan miliar, kita bisa melebarkan dari sisi kanan dan kiri jalannya sehingga saat ini jalan lebih lancar dari sebelumnya. Kemudian aspirasi juga kami terima, bahwa ingin ada nama pahlawan Kabupaten Bekasi yang diabadikan dalam nama jalan yang memang menjadi jalur utama ekonomi warga Kabupaten Bekasi,” ucap Ridwan Kamil seusai meresmikan pergantian nama Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi, di Desa Sukadami Cikarang Selatan.
Sebelumnya, Kang Emil menyampaikan, telah merestui perubahan nama jalan milik Pemprov Jawa Barat tersebut sesuai dengan permintaan dari Pemkab Bekasi yang tertuang dalam SK Gubernur pada Desember 2022 lalu.
Dirinya mengungkapkan, Pemprov Jabar sebenarnya telah menyiapkan anggaran sejak beberapa tahun lalu. Namun perbaikan dan pelebaran jalan tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pembebasan lahan.
“Anggarannya dari dulu sudah siap, tetapi tidak bisa diserap akibat adanya kendala 16 bidang tanah yang belum bisa dibebaskan. Makanya saat Pak Dani saya tugaskan di Pj pertama agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.
Mudah-mudahan nama yang baik ini memberikan keberkahan kepada jalannya, kepada kabupatennya, kepada provinsi dan kepada negara ini,” harapnya.
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyampaikan, rencana perbaikan maupun pergantian nama Jalan KH Mamun Nawawi memakan waktu yang cukup panjang yang ditempuh oleh Pemkab Bekasi dalam upaya merealisasikan apirasi dari masyarakat.
Dirinya menceritakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani permasalahan yang menjadi kendala dalam perbaikan dan pelebaran jalan tersebut agar segera dapat diselesaikan.
“Kendalanya adalah terbentur pembebasan lahan karena tidak selesai-selesai. Pada saat masuk pun menjadi Pj pertama pada Oktober 2021 ini masih tersisa 16 bidang.
Waktu itu saya mengumpulkan semua dinas terkait dan memberi waktu dalam satu bulan harus ketemu, karena rata-rata pemiliknya bukan berada di Kabupaten Bekasi, yang bermasalah hukum kita bereskan di pengadilan. Alhamdulah selesai saya bertugas tanah bebas,” kata Dani.
Dalam perjalanannya, selaku pemimpin daerah, Dani Ramdan terus mengawal ketat proses yang telah berjalan, baik pembebasan lahan, perbaikan hingga saat ini sudah diresmikan dengan kondisi yang lebar dan mulus.
Bahkan dirinya secara langsung memimpin proses ‘ground breaking’ saat kick off pengerjaan perbaikan dan pelebaran Jalan Cikarang-Cibarusah dengan menaiki alat berat di minggu pertama dirinya menjabat sebagai Pj Bupati Bekasi untuk yang kedua kalinya.
“Alhamdulillah, saya bisa membersamai masyarakat Kabupaten Bekasi pada saat bertugas menjadi Pj Bupati ini bisa membantu pelebaran jalan yang dilaksanakan oleh gubernur dan membantu juga perubahan namanya. Mudah-mudahan ini menjadi legacy (warisan) atau kenang-kenangan ketika saya bertugas di Kabupaten Bekasi ada sesuatu yang baik yang bisa saya tinggalkan,” jelasnya.
Dirinya juga bersyukur dan merasa senang dengan keberhasilan yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi dalam mengawal pembangunan jalan tersebut dan menamai dengan nama ulama pejuang Kabupaten Bekasi.
Dengan diresmikannya nama Jalan KH. Raden Ma’mun Nawawi, Dani Ramdan berharap, dapat mendorong proses pengajuan sebagai Pahlawan Nasional yang saat ini sedang ditempuh oleh pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.
“Selain jalannya sudah proporsional sesuai dengan nama besar KH. Raden Ma’mun Nawawi, maka ini menjadi doa kita semua, jalan yang menjadi urat nadi perekonomian di Kabupaten Bekasi membawa berkah bagi kita semua.
Sebagaimana KH. Raden Ma’mun Nawawi telah memberikan jasanya terhadap kemerdekaan, terhadap pendidikan dan terhadap kemajuan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(Red)