0.5 C
New York
Wednesday, March 18, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 78

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Selenggarakan Rapat Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan tahun 2023 bertempat di Hotel Grand Zuri Jababeka Cikarang, pada Selasa (08/08/2023).

Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia mengatakan, rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan menjadi lebih baik dan akuntabel.

“Untuk tema kegiatan hari ini kita berfokus pada pajak kegiatan, karena di kegiatan-kegiatan APBD ini tentunya ada pajak-pajak yang secara kewajiban harus kita lakukan, kita bayar,” ungkapnya ditemui usai kegiatan. 

Yan Yan menyebutkan, pihaknya mengundang langsung narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Cikarang Selatan untuk memberikan edukasi juga pemahaman seputar kewajiban pajak. Selain diisi dengan presentasi materi, rakor tersebut juga diselingi dengan sesi tanya-jawab antara peserta dengan narasumber. 

“Semua unsur di Diskominfosantik baik itu sekretariat ataupun semua bidang kita libatkan. Karena merekalah yang nanti membuat pertanggungjawaban keuangan. 

Kita harapkan dengan adanya rapat koordinasi ini pengelolaan keuangan kita jauh lebih baik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Rini Tri Winasis selaku Narasumber dari KPP Cikarang Selatan, menjelaskan, secara garis besar poin yang disampaikan dalam rakor kali ini ialah memberikan edukasi mengenai pajak kepada bendahara ataupun instansi pemerintah daerah.

“Penjelasan tentang kegiatan apa saja yang dipotong pajak, dikenakan pph apa, juga mengenai potongan pph pada gaji itu seperti apa. Jadi landasannya adalah Peraturan Menteri Keuangan No 59 tahun 2022. Di situ ada kewajiban instansi pemerintah untuk memotong, memungut pph baik itu pph pasal 3 ayat 2, pph 22, pph 23, 15, dan 26,” jelasnya. 

Rini menambahkan, Direktorat Jenderal Pajak khususnya fungsi bendahara tadi, telah mengeluarkan inovasi berupa aplikasi E-bupot. Satu aplikasi untuk menampung berbagai jenis pph, baik pph 4 ayat 2, 22, 23 ppn 21 itu dalam satu aplikasi.

“Kalo dulu kan masih lapor spt 21 sendiri, 22 sendiri, 23 sendiri, ada form sendiri-sendiri Nah itu sangat merepotkan, maka Dirjen Pajak membuat aplikasi lewat DJP online, satu aplikasi bisa untuk semua jenis transaksi,” ungkapnya. 

Ia pun mengapresiasi peserta rakor Diskominfosantik Kabupaten Bekasi yang begitu antusias mengikuti kegiatan juga interaktif menyampaikan kendala serta hal-hal yang belum dipahami untuk didiskusikan. 

“Meskipun sudah menjadi tugas saya sebagai fungsional penyuluh untuk memberikan edukasi perpajakan, saya sangat mengapresiasi Diskominfosantik, juga kepada peserta yang begitu antusias mengikuti rangkaian sesi mulai dari presentasi materi hingga diskusi tanya-jawab, semoga melalui rakor ini mereka dapat memahami dan tidak lagi rancu seputar transaksi yang dikenakan pajak,” tandasnya.(Red)

Usulan Tahun 2024 Capai Rp. 40 Triliun, Ketua Komisi 1 DPRD Dorong Pemkab Bekasi Perencanaan Berbasis Kinerja Dan Prioritas

BIN | Kabupaten Bekasi – Menyikapi terkait usulan tingginya pembangunan dalam Musrenbang tahun 2024 mencapai kurang lebih Rp. 40 Triliun berdasarkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini minta pemerintah melakukan perencanaan anggaran berbasis kinerja dan prioritas, sebab keterbatasan anggaran.

“Ketersediaan anggaran APBD Kabupaten Bekasi berkisaran Rp. 7 Triliun pertahun dan kebutuhan pembangunan lebih banyak. Hal itu bisa dilihat dari hasil Reses dan Pokir DPRD yang diinput melalui SIPD (Sistem Informasi Daerah),” ungkapnya.

Kata dia, usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat sehingga perlu adanya langkah strategis dalam perencanaan keuangan daerah.

“Tentu dalam perencanaan, melakukan prioritas kemudian mengaktivasi sumber-sumber pendapatan baik dari provinsi dan pusat, juga mengaktivasi sumber pendapatan daerah yang potensinya belum tergarap maksimal,” ucapnya.

Oleh sebab itu, dia mendorong pemerintah dalam perencanaan keuangan daerah mesti berbasis kinerja agar setiap kegiata terserap secara optimal.

“Dorongannya ada di prioritas kegiatan harus berbasis kinera dan dibarengi dengan perencanaan yang matang,” ujarnya.

Dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), masih ditemukan selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran (Silpa).

Silpa bisa dinilai positif jika dalam konteks efisiensi, tetapi hal ini berbeda jika dalam kegiatan belajar daerah.

“Ada anggaran yang besar tapi tidak terserap sementara kita butuh anggaran untuk yang lain,” ungkap Ani.

Ani mencontohkan, anggaran kegiatan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Banyak kegiatan yang belum dapat terlaksana lantaran keterbatasan anggaran, padahal ada pos anggaran yang tidak terserap.

“Sekarang kan porsi anggaran sudah banyak untuk infrastruktur juga untuk belanja pegawai, memang dua itu tinggi tapi itu tadi kalau perencanaan enggak bener kan sayang,” tandasnya. (Adv)

Friza Wijaya Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua DPK KNPI Cibarusah

BIN | Bekasi – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda KNPI (DPD KNPI) Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Kecamatan untuk Dewan Pengurus Kecamatan (Muscam DPK) KNPI Cibarusah di aula kantor Kecamatan, Minggu (6/8/2023).

Gelaran Muscam yang menggunakan anggaran pribadi tersebut dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Ketua MUI Kecamatan Cibarusah, Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cibarusah, Pengurus PAC Pemuda Pancasila Cibarusah, GP Ansor, FKPPI, Banser, Pemuda Muhamadiyah, MKGR, AMPG Fatayat NU, Bendahara dan Pengurus DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Awak Media juga tamu undangan lainnya.

Diawali dengan penampilan seni budaya beladiri pencak silat dari padepokan sena putra jurus Cibarusahan, Friza Wijaya, SE yang akrab disapa Boy terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPK KNPI Cibarusah dengan mengantongi dukungan dari 11 Organisasi Kepemudaan (OKP) dan 3 OKP selaku peninjau.

Friza Wijaya Ketua DPK KNPI Cibarusah terpilih secara aklamasi mengucapkan, rasa syukur dan berterimakasih atas dukungan yang didapatnya dari para OKP.

“Alhamdulillah dan terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh para OKP kepada saya, untuk membesarkan KNPI di Kecamatan Cibarusah, kami akan melakukan konsolidasi untuk menyatukan para pemuda yang ada di Cibarusah, bersinergi dengan semua pihak ” kata Friza Wijaya usai dilantik.

Untuk langkah kedepan, lanjut Friza, setelah pelantikan ini yang pertama akan menyusun struktural keanggotaan DPK KNPI Kecamatan Cibarusah dan silaturahmi ke unsur muspika yanga ada di cibarusah.

“Kenapa saya maju mencalonkan diri sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Cibarusah, karena saya ingin mengembangkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Cibarusah mulai dari seni budaya, kewirausahaan dan kegiatan sosial lainnya agar para pemuda ini bisa berperan aktif khususnya di Kecamatan Cibarusah,” paparnya.

“Semoga DPK KNPI Kecamatan Cibarusah bisa solid selalu dan bisa merancang kegiatan-kegiatan yang bisa bermanfaat untuk masyarakat di Kecamatan Cibarusah khususnya,” harap Friza.

Ditempat yang sama Shili Maulana selaku Ketua Steering Committee (SC) atau Ketua panitia pengarah menjelaskan, pengumuman untuk penerimaan calon ketua DPK KNPI Cibarusah sudah dilakukannya sejak dua pekan yang lalu

“Setiap tahapan sudah kami lakukan, yang maju mendaftarkan diri hanya satu nama yaitu saudara Friza Wijaya dan gelaran Muscam hari ini dengan didukung 11 OKP peserta dan 3 OKP peninjau. Adapun hasilnya Friza Wijaya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPK KNPI Cibarusah,” terang Shili

Sementara itu Lili Braja selaku ketua Organizing Committee (OC) dan atau Ketua panitia pelaksana mengaku kegiatan Muscam DPK KNPI Cibarusah itu dilaksanakan secara mandiri.

“Terkait sumber dana yang digunakan untuk acara Muscam ini hasil swadaya atau mandiri dan juga bantuan dari para donatur wilayah kami yang berniat ingin memajukan KNPI Kecamatan Cibarusah ini,” ungkap Lili Braja

Selain itu. Selaku Ketua panitia pelaksana acara, Lili Braja berharap kepada ketua DPK KNPI Cibarusah baru saja terpilih secara aklamasi mampu memajukan para pemuda yang ada di wilayahnya

“Semoga dengan terpilihnya Bung Friza Eijaya menjadi Ketua DPK KNPI Cibarusah bisa membawa KNPI Kecamatan Cibarusah ke arah yang lebih baik, memberikan kontribusi positif, membawa perubahan bagi para pemuda yang berhimpun,” harapnya

Sementara itu, Hasan Badriawan Ketua Plt DPD KNPI Kabupaten Bekasi dari 23 DPK KNPI sudah dua DPK yang sudah menggelar Muscam.

“Gelaran Muscam DPK KNPI Cibarusah ini yang ke dua setelah DPK KNPI Kecamatan Cikarang Selatan kemarin. Muscam ini dalam rangka menjalankan amanat keputusan-keputusan saat Musda, Rakeda dan rapat pleno DPD KNPI Kabupaten Bekasi, insha allah dalam waktu kami akan menggelar Muscam untuk Kecamatan lainnya,” tegasnya.

Sementara, Helmi, SE, Selaku Karateker DPK KNPI Cibarusah mengaku Muscam ini karena amanah organisasi, karena itu amanah harus dilaksanakan.

“Berkat kerja keras panitia dan para OKP, alhamdulilah amanah ini sudah saya jalankan sebagai Karateker, dan kegiatan Muscam ini menghasilkan Ketua DPK KNPI Kecamatan Cibarusah yaitu Bung Friza Wijaya,” tandasnya.

Tim Bola Voli Putra RW 014 Jadi Juara di Pordes Sindangmulya Cup 2023

BIN | Bekasi – Kejuaraan Bola Voli putra putri PORDES Sindangmulya Cup 2023 yang
dilaksanakan di Lapang Voli halaman kantor Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah,
Kabupaten Bekasi, telah memasuki babak
akhir.

Kejuaraan ini diikuti 14 tim yang merupakan
perwakilan dari tiap RW yang berada di
wilayah desa Sindangmulya.

Sementara itu, pada perebutan juara satu
Bola Voli putra antara tim putra RW 014
vs RW 012 dan berhasil dimenangkan
oleh tim putra RW 014 dengan skor 3-0 dan untuk tim putri yang berhasil menduduki juara pertama yaitu dari RW 013.

Ketua RW 014 Serda Baban Supriyadi mengatakan, keberhasilan ini merupakan buah dari kegigihan dan kekompakan warganya ketika berlatih.

“Ketika bermain kita kompak, lepas tanpa beban. Ini menjadi salahsatu kunci keberhasilan tim kami. Alhamdulillah tahun ini, kami diberikan kesempatan untuk menang yang pertama kalinya, walaupun sebenarnya dari awal kita masalah menang kalah tidak menjadi prioritas yang penting bermain secara maksimal,” ungkapnya. Minggu (06/08/2023)

Ditempat berbeda Kepala Desa Sindangmulya R. Selpia Indriani mengatakan, dengan diadakan kejuaraan Bola Voli, mudah-mudahan disamping untuk mencari atlit yang berbakat dan bisa
mengharumkan nama Sindangmulya, turnamen Bola Voli ini juga untuk ajang silaturahmi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada
masyarakat Desa Sindangmulya, yang telah
memberikan do’a dan dukungannya atau partisipasinya dalam acara turnamen ini. Semoga di turnamen yang akan datang kita akan mengadakan kembali dengan yang lebih meriah.” pungkasnya. (Wati)

GMBI Akan Demo Kantor DPRD Untuk Buka Data Kegiatan Pokir Anggota DPRD

BIN | Kabupaten Bekasi,-Maraknya Berita isu dan opini liar yang ditudingkan kepada sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi terhadap dugaan plotingan proyek APBD Kabupaten Bekasi dalam kegiatan usulan Pokok pokok pikiran (Pokir) berasal dari aspirasi masyarakat di masing- masing Daerah Pemilihannya.

LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat rencanakan akan datangi kantor DPRD Kabupaten Bekasi, dengan agenda mempertanyakan dan meminta data sebagai Keterbukaan Informasi Publik soal anggaran Pokir yang sudah dianggarkan melalui Badan Anggaran DPRD.

“Buka saja semuanya, usulan Pokir yang sudah diakomodir pelaksanaanya, pasti mereka punya datanya, sehingga informasinya tidak sepotong sepotong seperti yang sudah beredar selama ini, nanti ketika ada datanya yang resmi akan terang benderang semua terbuka. jangan ada yang ditutupi datanya,”Ucap Sekretaris LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Faisal Syukur, Sabtu (5/8/23).

Hal ini juga menurut Faisal, jadi bahan pertanyaan, sudah sejauh mana kegiatan aspirasi masyarakat melalui pokir dewan masing masing fraksi DPRD sudah terserap pembangunannya untuk masyarakat, dan sudah sejauh mana usulan dari aspirasi pembangunannya, dan berapa nilainya.

“Jangan sampai ketika tidak ada persamaan pandangan, misi serta visi masing- masing dewan, menyebabkan banyak aspirasi masyarakat tidak terakomodir dengan baik, akibat tarik ulur kepentingan masing-masing wakil rakyat yang berbeda partai,”tandasnya.

Kalau hal tersebut terjadi, yang jadi korban adalah masyarakat, dan wakil rakyat di DPRD jangan juga egois masing -masing aspirasi nya melalui Pokir saling berebut, sehingga hal ini jadi pemicu keretakan dan kecemburuan anggota DPRD lainya, yang dianggap tidak adil, sehingga ada kubu- kubuan seolah pro pemerintah dan non pro pemerintah,”katanya.

Pada akhirnya seperti sekarang ini yang terjadi saling buka aib masing -masing dengan melalui tangan orang lain yang mengatasnamakan masyarakat.

“Padahal secara kulit luar saja kita sama-sama tahu, di balik cerita ini ada sebuah grand desain politik untuk saling ngadu kekuatan satu sama lain untuk tarik ulur kepentingan masing masing,”tandasnya.

Masyarakat Kabupaten Bekasi sekarang ini sudah cerdas, jangan sampai mau terkecoh dengan desain politik semacam ini dengan menyebar opini dan menyudutkan satu sama lain sebagai obyek target untuk di lawan dan dilemahkan.

Harusnya para Anggota DPRD yang mau mencalonkan lagi, sekarang ini fokus saja untuk konsolidasi partai dalam rangka menyusun strategi kemenangan untuk meraih kursi dewan lagi, minimal mereka bisa mengamankan jabatan mereka sebagai wakil rakyat.

“Yang sekarang ini justru saya lihat dari masing-masing fraksi, bukan lagi ngurusin rakyatnya, malah saling menyerang satu sama lain sesama Dewan, dengan mengunakan kekuatan orang lain, seolah jeruk makan jeruk ini mah, intinya jangan pada munafik dah,”pungkasnya.(Red)

PPK ORMAWA BEM FIKOM UNISBA 2023;
Pentingnya Menerapkan Etika Pergaulan di Lingkungan Keluarga

BIN || Bandung – Manusia sebagai makhluk sosial secara naluriah memiliki rasa ingin dihargai dan dihormati oleh orang lain.

Dalam pergaulan sosial antar manusia, sopan santun adalah modal utama yang harus dimiliki oleh individu untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan sesama , Sabtu 5/8/23.

Hal ini dapat diwujudkan dengan cara menerapkan etika dalam pergaulan sosial di kehidupan bermasyarakat.

Etika adalah nilai moral dan norma yang menjadi pedoman, baik bagi suatu individu maupun suatu kelompok, dalam mengatur tindakan atau perilaku (akhlak). Pergaulan adalah kehidupan bermasyarakat, atau hubungan sosial antar manusia yang berlangsung di dalam jangka waktu yang relatif lama, yang dapat saling memengaruhi satu sama lain.

Dapat disimpulkan bahwa etika pergaulan adalah sikap, watak, atau kebiasaan seseorang dalam bergaul serta menjalin kehidupan bermasyarakat. Dalam kondisi tertentu, etika pergaulan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan lingkungan sosialnya.

Etika pergaulan secara umum penting diterapkan agar dapat menjadi contoh bagi individu satu sama lain. Dalam lingkungan keluarga, keharmonisasn keluarga tercipta ketika seluruh anggota keluarga memahami apa itu etika, khususnya etika dalam pergaulan.

Peranan orang tua sangatlah penting dalam mengedukasi etika tersebut, tidak terkecuali juga etika dalam membina keluarga yang harmonis.

Di perkembangan zaman saat ini, banyak ditemukan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di dalam keluarga. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Jawa Barat, terdapat sebanyak 964 buah jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada tahun 2021.

Kekerasan ini umumnya dilakukan oleh para orang tua kepada pasangan dan anaknya. Ketidakharmonisan rumah tangga ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya pengendalian emosi, kurangnya pengertian terhadap perasaan satu sama lain, dan kurangnya komunikasi antara sesama anggota keluarga.

Melihat banyaknya kasus yang terjadi saat ini, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) melalui Program Sekolah Perempuan.

“KOPER ATHENA” memberikan edukasi mengenai “Etika Pergaulan dan Hubungannya dengan KDRT” kepada rombongan belajar yang mayoritas adalah perempuan dan ibu-ibu rumah tangga.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 Agustus 2023 mulai pukul 09.30-11.00 WIB bertempat di Aula Desa Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat.

Materi “Etika Pergaulan dan Hubungannya dengan KDRT” disampaikan oleh salah satu anggota Tim PPK Ormawa 2023 yaitu Virna Trianda. Virna menyatakan, “Etika pergaulan adalah watak atau kebiasaan seseorang dalam bergaul dan menjalin kehidupan bermasyarakat.

Etika pergaulan penting untuk dipahami dan diperhatikan, karena apabila tidak diperhatikan maka akan melanggar norma yang berlaku di kehidupan masyarakat. Selain itu, etika pergaulan juga dapat membuat kita menjalin hubungan yang baik dengan orang lain”, ujarnya.

Berbagai etika pergaulan yang penting dipahami antara lain tentang etika sosial, etika tatap muka, etika dalam keluarga, etika sosial, etika rapat, dan etika bisnis. Dengan memahami dan menerapkan berbagai etika pergaulan ini, maka akan lebih mudah bagi setiap individu untuk membangun relasi di masyarakat, serta berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya di lingkungan sekitarnya.

Salah satu anggota rombongan belajar yang juga merupakan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) termuda di Desa Pakuhaji, Nadela Andjani, mengutarakan pendapatnya bahwa, “Dengan memahami etika pergaulan, saya dapat diterima dengan baik di lingkungan masyarakat.

Selain itu, salah satu cara memelihara etika pergaulan adalah dengan saling menyapa. Dengan cara inilah saya dapat memberikan kesan yang positif dan menjadi contoh yang baik untuk orang lain di sekitar,” ujarnya.

Dalam materinya, Virna juga menyampaikan hubungan KDRT dengan etika pergaulan. “Dari banyaknya kasus yang terjadi, perempuan hampir selalu menjadi korban kekerasan karena budaya dan nilai-nilai masyarakat dibentuk oleh kekuatan patriarkal, dimana laki-laki secara kultural telah dipersilakan menjadi penentu kehidupan keluarga.

KDRT dapat menyebabkan korbannya mengalami gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Pengidapnya dapat mengalami rasa takut secara tiba-tiba jika teringat kekerasan yang dialami atau bahkan tanpa sebab yang jelas,” ujarnya.

Pada pembelajaran kali ini, Tim PPK Ormawa BEM Fikom Unisba memberikan pemahaman bahwa pelaku KDRT dapat dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp. 15.000.000,00.

Dengan adanya pemaparan tentang aturan hukum yang berlaku menunjukkan bahwa etika pergaulan dalam keluarga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, bahkan jika melanggar ada sanksi hukumnya yang berlaku.***

PPK ORMAWA BEM FIKOM UNISBA 2023
Pentingnya Menerapkan Etika Pergaulan di Lingkungan Keluarga

BIN || Bandung – Manusia sebagai makhluk sosial secara naluriah memiliki rasa ingin dihargai dan dihormati oleh orang lain. Dalam pergaulan sosial antar manusia, sopan santun adalah modal utama yang harus dimiliki oleh individu untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan sesama.

Hal ini dapat diwujudkan dengan cara menerapkan etika dalam pergaulan sosial di kehidupan bermasyarakat.

Etika adalah nilai moral dan norma yang menjadi pedoman, baik bagi suatu individu maupun suatu kelompok, dalam mengatur tindakan atau perilaku (akhlak).

Pergaulan adalah kehidupan bermasyarakat, atau hubungan sosial antar manusia yang berlangsung di dalam jangka waktu yang relatif lama, yang dapat saling memengaruhi satu sama lain.

Dapat disimpulkan bahwa etika pergaulan adalah sikap, watak, atau kebiasaan seseorang dalam bergaul serta menjalin kehidupan bermasyarakat.

Dalam kondisi tertentu, etika pergaulan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan lingkungan sosialnya.

Etika pergaulan secara umum penting diterapkan agar dapat menjadi contoh bagi individu satu sama lain.

Dalam lingkungan keluarga, keharmonisasn keluarga tercipta ketika seluruh anggota keluarga memahami apa itu etika, khususnya etika dalam pergaulan.

Peranan orang tua sangatlah penting dalam mengedukasi etika tersebut, tidak terkecuali juga etika dalam membina keluarga yang harmonis.

Di perkembangan zaman saat ini, banyak ditemukan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di dalam keluarga.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Jawa Barat, terdapat sebanyak 964 buah jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada tahun 2021. Kekerasan ini umumnya dilakukan oleh para orang tua kepada pasangan dan anaknya.

Ketidakharmonisan rumah tangga ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya pengendalian emosi, kurangnya pengertian terhadap perasaan satu sama lain, dan kurangnya komunikasi antara sesama anggota keluarga.

Melihat banyaknya kasus yang terjadi saat ini, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) melalui Program Sekolah Perempuan.

“KOPER ATHENA” memberikan edukasi mengenai “Etika Pergaulan dan Hubungannya dengan KDRT” kepada rombongan belajar yang mayoritas adalah perempuan dan ibu-ibu rumah tangga.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 Agustus 2023 mulai pukul 09.30-11.00 WIB bertempat di Aula Desa Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat.

Materi “Etika Pergaulan dan Hubungannya dengan KDRT” disampaikan oleh salah satu anggota Tim PPK Ormawa 2023 yaitu Virna Trianda.

Virna menyatakan, “Etika pergaulan adalah watak atau kebiasaan seseorang dalam bergaul dan menjalin kehidupan bermasyarakat. Etika pergaulan penting untuk dipahami dan diperhatikan, karena apabila tidak diperhatikan maka akan melanggar norma yang berlaku di kehidupan masyarakat.

Selain itu, etika pergaulan juga dapat membuat kita menjalin hubungan yang baik dengan orang lain”, ujarnya.

Berbagai etika pergaulan yang penting dipahami antara lain tentang etika sosial, etika tatap muka, etika dalam keluarga, etika sosial, etika rapat, dan etika bisnis.

Dengan memahami dan menerapkan berbagai etika pergaulan ini, maka akan lebih mudah bagi setiap individu untuk membangun relasi di masyarakat, serta berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya di lingkungan sekitarnya.

Salah satu anggota rombongan belajar yang juga merupakan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) termuda di Desa Pakuhaji, Nadela Andjani, mengutarakan pendapatnya bahwa, “Dengan memahami etika pergaulan, saya dapat diterima dengan baik di lingkungan masyarakat.

Selain itu, salah satu cara memelihara etika pergaulan adalah dengan saling menyapa. Dengan cara inilah saya dapat memberikan kesan yang positif dan menjadi contoh yang baik untuk orang lain di sekitar,” ujarnya.

Dalam materinya, Virna juga menyampaikan hubungan KDRT dengan etika pergaulan. “Dari banyaknya kasus yang terjadi, perempuan hampir selalu menjadi korban kekerasan karena budaya dan nilai-nilai masyarakat dibentuk oleh kekuatan patriarkal, dimana laki-laki secara kultural telah dipersilakan menjadi penentu kehidupan keluarga.

KDRT dapat menyebabkan korbannya mengalami gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Pengidapnya dapat mengalami rasa takut secara tiba-tiba jika teringat kekerasan yang dialami atau bahkan tanpa sebab yang jelas,” ujarnya.

Pada pembelajaran kali ini, Tim PPK Ormawa BEM Fikom Unisba memberikan pemahaman bahwa pelaku KDRT dapat dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp. 15.000.000,00.

Dengan adanya pemaparan tentang aturan hukum yang berlaku menunjukkan bahwa etika pergaulan dalam keluarga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, bahkan jika melanggar ada sanksi hukumnya yang berlaku.***

Halo Polisi, Polsek Cibarusah Jenguk Warganya Yang Sakit

BIN | Bekasi – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada warganya, Wakapolsek Cibarusah Iptu Indradi mewakili Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti, mengunjungi Jani, Ketua RT 01 RW 02, desa Sindangmulya yang sedang sakit.

Dalam kunjungannya, Wakapolsek menyampaikan keprihatinannya atas sakit yang diderita warganya. Selain itu, memberikan motivasi agar tetap semangat menghadapi ujian yang sedang dialami dan mendoakan agar cepat diberikan kesembuhan.

Disamping itu, Wakapolsek Cibarusah Iptu Indradi menuturkan, kegiatan yang dilakukan Kepolisian menjenguk orang sakit merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga dan kegiatan ini juga adalah rangkaian giat Halo Polisi juga untuk menjalin silaturahmi dan terjalin komunikasi dengan baik.

“Diharapkan dengan kedatangan kami tersebut, mampu memberikan semangat warga masyarakat yang sakit untuk segera sembuh dari sakitnya,” pungkas Iptu Indradi. (Wati)

Giat Jumat Curhat Polsek Cibarusah, Dengarkan Aspirasi Warga

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi mengadakan kegiatan pertemuan dengan warga Kampung Pasar Lama bertajuk “Jumat Curhat” guna mendengarkan keluhan dan aspirasi warga secara langsung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di RW 03 Kp. Pasarlama RT 003/003 Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang di hadiri langsung oleh Wakapolsek Cibarusah Iptu Indradi, Kanit Binmas Ipda Riyanto T.W, Bhabinkamtibmas Cibarusah Kota Aipda Kamaludin, Ketua RW 003 Rozalina, Karman, Khalik dan Muji selaku Ketua RT. Kamis (04/08/2023)

Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti melalui Wakapolsek Iptu Indradi mengatakan, lewat inovasi tersebut pihaknya bisa betul-betul mengetahui kondisi masyarakat di lapangan. Kemudian, hal itu bakal menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian.

“Kegiatan Jumat Curhat dilaksanakan, selain mendengarkan aspirasi, Jumat Curhat juga bisa sekaligus menjembatani pihak Kepolisian dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Iptu Indradi.

Di samping itu, menurutnya Jumat Curhat juga sebagai mewujudkan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi khususnya di Polsek Cibarusah tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

“Seperti tadi, warga menyampaikan keluh kesah, curhatan atau saran masukan untuk Kepolisian, supaya kami bisa tindaklanjuti segera,” terang Wakapolsek.

Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti berikan amanat untuk disampaikan kepada masyarakat melalui Wakapolsek Cibarusah Iptu Indradi, yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait call center yang dimiliki oleh Polsek Cibarusah. Tujuannya, agar masyarakat dapat memberikan laporan terkait situasi Kamtibmas untuk segara ditindak lanjuti oleh aparat kepolisian.

“Semoga kegiatan Jumat Curhat ini untuk menjalin silaturahmi kita, sehingga masyarakat tidak perlu canggung, dan apabila ada informasi segera sampaikan ke call center Polsek Cibarusah yaitu nomor telepon Bhabinkamtibmas masing-masing wilayah binaannya.” tutup Iptu Indradi. (Wati)

Warga Desa Sukasari Keluhkan Kerawanan Pencurian di Jumat Curhat Polsek Serang Baru

BIN | Bekasi – Polsek Serang Baru terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kali ini melalui program “Jumat Curhat” Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja turun langsung mendengarkan, keluhan dan saran dari masyarakat.

Kegiatan ‘Jumat Curhat’ digelar di RW.02 Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi, Jumat, (04/08/2023).

Sebagai informasi, Jumat Curhat adalah program yang dicetuskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan tujuan untuk menghadirkan polisi di tengah masyarakat, dan mendengarkan keluhan warga di setiap lingkungan permukiman.

“Jadi dalam kegiatan ini kami datang ke tengah masyarakat, berdiskusi dengan Ketua RW, Ketua RT, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta mendengarkan permasalahan yang dikeluhkan oleh masyarakat, sehingga kami bisa mencari solusinya bersama-sama,” ujar AKP Josman.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Serang Baru juga mendengarkan berbagai keluhan dari warga setempat, terkait dengan kamtibmas yang ada di lingkungan Desa Sukasari. Seperti yang disampaikan oleh Sanali Setyawan, salah satu tokoh masyarakat, tentang Ronda Siskamling di RW 02 kurang aktif dan kurangnya lampu penerangan jalan serta rawan pencurian kendaraan menjelang pagi.

“Perlu dukungan dari Kepolisian untuk kembali aktif pos Ronda yang ada di pemukiman, karena mulai rawan adanya pencurian kendaraan bermotor menjelang pagi. Kami juga mengeluhkan lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi dengan baik atau mati sehingga menggangu penglihatan saat berkendara pada malam hari,” ucap Sanali.

Kapolsek memberikan respon terkait laporan warga. Maka dari itu, lanjut Kapolsek, Kepolisian akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, nyaman masyarakat dan menerima keluhan serta mencarikan solusi.

“Bhabinkamtibmas akan melaksanakan patroli dialogis dan mendorong ronda siskamling agar diaktifkan kembali untuk mencegah tindak pidana pencurian. Selanjutnya, Patroli Biru di rubah jam rawan berdasarkan jam kerawanan menjelang pagi hari.” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan Jum’at Curhat Camat Serang Baru, jajaran Kepolisian Sektor Serang Baru, Ketua RW, Ketua RT, Ketua DKM, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Wati)