12 C
New York
Saturday, May 2, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 24

Doa Dari Ratusan Disabilitas, BN Holik Untuk Jabat Bupati Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Ratusan orang dari komunitas disabilitas asal yg Kabupaten Bekasi mendatangi rumah Calon Bupati Bekasi, BN Holik. Kedatangan ratusan disabilitas ini meminta agar BN Holik bisa mengakomodir permohonan atau usulan mereka jika nanti menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 2024-2029.

“Ada harapan besar dari kami sebagai disabilitas supaya pak BN Holik sebagai Cabup dan pak Faisal sebagai Cawabup mampu melakukan terobosan besar bahkan inovasi untuk memfasilitasi disabilitas disemua bidang. Bahkan bilamana sudah duduk sebagai Bupati dan Wakil Bupati bisa mempekerjakan warga Disabilitas sebagai staf kantor Bupati atau Wakil Bupati, staf di bagian Sekertariat Daerah, juga di dinas yang ada di Pemkab Bekasi,” ujar Ketua Komunitas Disabilitas Pejuang BN Holik, Bustomi.

Selain itu kata Bustomi, hak-hak disabilitas juga bisa direalisasikan. Selain di parkantoran taman bermain, dan pusat layanan masyarakat.

“Kita percaya BN Holik dan Faisal bisa memberikan yang terbaik untuk warga disabilitas di Kabupaten Bekasi. Doa kami semoga kobul menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, amanah, juga mengayomi warga masyarakatnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Calon Bupati Bekasi, BN Holik Hodratullah mengatakan, bahagia dan haru bisa bertemu langsung dengan ratusan Disabilitas. Ada harapan besar darinya nanti bisa lebih banyak membantu Disabilitas disemua sisi kehidupan.

“Datang dari jauh dengan semangatnya, dengan jerih payah ke rumah saya. Saya terharu, saya merasakan ada kehangatan dari saudara-saudara saya ini. Insya Allah kita berikan perhatian lebih untuk saudara-saudara kita. Kalau dari sisi olahraga kita suport dengan anggaran dan fasilitasnya,” terangnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi Dampingi Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mendampingi Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, berkunjung ke Eco Wisata Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (12/11/2024).

Kunjungan tersebut dalam rangka membangun serta mendorong kemandirian desa dalam berbagai aspek, khususnya dalam hal pangan, energi, dan ekonomi melalui program hilirisasi produk lokal. 

Pj Bupati Dedy Supriyadi menyebutkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk mendukung Asta Cita Presiden RI dalam mencapai swasembada pangan serta mengembangkan potensi wisata lokal. Salah satunya dengan peresmian Eco Wisata Desa Pasir Sari sebagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam serta nilai budaya yang khas. 

“Peresmian Eco Wisata ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Bekasi, menjadi contoh keberhasilan dalam memanfaatkan potensi lokal secara optimal, serta menunjukkan bahwa desa memiliki peran penting dalam pembangunan nasional,” ungkapnya. 

Tidak hanya meningkatkan perekonomian desa, Pj Bupati juga menilai, dengan mengembangkan potensi lokal yang ada didesa, seperti Eco Wisata ini juga memberikan manfaat luas kepada masyarakat setempat diantaranya dengan tercipta lapangan kerja baru serta perputaran ekonomi yang lebih aktif di desa tersebut. 

“Pemanfaatan dana desa secara tepat guna, seperti yang kita saksikan hari ini, adalah hasil kerja keras dan komitmen kita bersama untuk menjadikan dana tersebut sebagai modal utama dalam pembangunan desa yang berkelanjutan,” tutupnya. 

Sementara itu Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria mengungkapkan, ketahanan nasional harus dimulai dari desa, dimana desa yang mandiri dan kuat merupakan pondasi bagi ketahanan pangan, energi dan kesejahteraan bangsa. 

“Oleh karena itu, negara hadir dalam memberikan kebijakan diantaranya kebijakan Dana Desa kepada seluruh desa di Indonesia. Dan ini adalah amanah yang harus kita kelola sebaik-baiknya agar memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat desa,” ungkapnya. 

Riza mengatakan, berkat dukungan Dana Desa tersebut, pemerintah desa telah mampu membangun infrastruktur dasar dalam jumlah yang sangat besar dan masif, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa, menunjang aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

“Jadi kepada seluruh kepala desa agar betul-betul memanfaatkan dana desa untuk kegiatan-kegiatan yang memiliki multiplier effect bagi masyarakat desa, apakah pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, ekonomi, maupun bantuan-bantuan langsung kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” imbaunya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Sekda Kabupaten Bekasi Jaouharul Alam bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rahmat Atong, jajaran perangkat daerah terkait, serta perwakilan kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bekasi. 

Agenda dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon melon bersama kelompok tani Delta 08 Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan.(Red)

Kabid PSDA Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Agung Mulya;  Berkoordinasi Dengan BPBD Kabupaten Bekasi Siapkan 8 unit mesin Pompa Air Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi menyiapkan sejumlah mesin pompa air berkapasitas besar dan alat berat excavator untuk menghadapi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bekasi. 

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Agung Mulya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi dan telah menyiapkan 8 unit mesin pompa air yang bisa digunakan apabila dibutuhkan oleh masyarakat yang wilayahnya terdampak banjir. 

“Kami sudah menyiapkan infrastruktur dan kesiapan bantuan logistik berupa mesin pompa portable juga alat berat excavator, mungkin nanti bisa digunakan terutama dalam bencana hidrometeorogi ini apabila dibutuhkan kita siap untuk menjangkau daerah terdampak banjir,” ujarnya usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Selasa, (12/11/2024).

Dirinya menjelaskan, dengan kelengkapan logistik berupa mesin pompa berkapasitas besar diharapkan bisa membantu mengurangi tingginya volume air dan mengatasi banjir terutama di permukiman penduduk. 

“Mesin yang standby pada Bidang PSDA ada 8 unit ukuran paling besar 150 meter per/kubik, terdiri dari 2 unit pompa mobile kapasitas daya 3.000 LPS, 2 unit berkapasitas 2.500 LPS dan 4 unit 1.500 LPS, untuk menghadapi bencana hidrometeorogi banjir tinggal kita bersinergi dengan pihak terkait seperti apa teknisnya,” katanya. 

Selain itu, hingga akhir tahun ini, Bidang PSDA sudah melaksanakan normalisasi sungai sepanjang 150 kilometer di 42 sungai yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi. 

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi banyaknya lahan pertanian yang kekeringan di masa tanggap darurat bencana kekeringan,katanya.(Red

KPU Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Visi Misi Paslon Pilkada 2024

BIN || Kabupaten Bekasi – KPU Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Visi Misi ketiga para Calon Kepala Daerah Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut agar masyarakat mengetahui sekaligus datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada 27 November Mendatang  (Adv)

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi Bersama Kadin Pendidikan Imam Faturachman, Launching Program Strategi Akselerasi Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan (Sregep)

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Imam Faturachman, melaunching program Strategi Akselerasi Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan (Sregep) di Kabupaten Bekasi, yang berlokasi di Halaman SMPN 1 Cikarang Selatan pada Senin (11/11/2024). 

Program Sregep yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, memiliki tiga terobosan penting didalamnya, yakni Program Sinergi Perusahaan untuk Sekolah (PROSPEK), Program Prioritas Siswa Miskin Ekstrem Masuk Sekolah (PRISMA), serta Program Beasiswa Miskin Ekstrem Berprestasi (BIS EKSPRES). 

Dalam sambutannya, Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menuturkan, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan aspek kualitas serta pemerataan di bidang pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana, tenaga pengajar, hingga aksesibilitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. 

“Melalui upaya ini, kita berharap seluruh anak-anak di Kabupaten Bekasi mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan belajar dilingkungan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya. 

Dedy Supriyadi menilai, inovasi ini tidak hanya relevan namun juga krusial bagi perkembangan Kabupaten Bekasi. Terlebih lagi, sektor pendidikan merupakan pilar penting yang menjadi pondasi bagi kemajuan suatu bangsa. 

Ia pun meminta agar seluruh stakeholder terkait yang berada di Kabupaten Bekasi agar dapat bersinergi dan berkolaborasi memberikan dukungan. Sehingga program-program tersebut dapat terlaksana dengan optimal dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi. 

“Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan dukungan dari seluruh jajaran mulai dari Dinas Pendidikan, Instansi terkait, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, para tenaga pendidik, serta seluruh masyarakat agar program ini dapat terlaksana secara optimal,” imbaunya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturachman menambahkan, melalui terobosan-terobosan yang terdapat didalam program SREGEP, pemerintah daerah memastikan bahwa siswa miskin tetap memperoleh akses pendidikan yang bermutu. Juga berkesempatan meraih beasiswa bagi mereka yang berprestasi.

Imam juga mendorong kontribusi nyata perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi agar melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dapat membantu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi. 

“Kami berharap dengan potensi industri yang ada di Kabupaten Bekasi, perusahaan-perusahaan yang begitu banyak, melalui program TJSLP bisa berkontribusi membantu sekolah-sekolah disekitar atau yang berada di Kabupaten Bekasi baik sarana prasarana, peningkatan kapasitas guru, dan tentunya sekolah bisa meningkat,” ungkapnya.(Red)

BN Holik Pastikan Permasalahan Petani di Kabupaten Bekasi Bakal Teratasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Ditengah perkembangan industri Kabupaten Bekasi yang semakin luas. Paslon No 2 BN Holik dan Faisal Hafan siap memberikan pelayanan untuk para petani.

Seperti diketahui, banyaknya persoalan petani di Kabupaten Bekasi tidak jauh berbeda seperti daerah daerah lain yaitu kelangkaan pupuk dan bibit ketika masuk masa tanam setiap musimnya.

“Kami akan memberikan pelayanan maksimal bagi para petani. Dari pelayanan inilah mana yang dimungkinkan, mana yang menjadi kebutuhan pokok, yang paling dasar diantaranya adalah pupuk. Nah, keberadaan pupuk yang terkadang jarang ditemukan, jangankan ngeridit, jangankan ngutang kontan aja pupuk susah.” Ungkap BN Holik (10/11).

Menurut Holik, adanya lahan pertanian di Kabupaten Bekasi sebenarnya bagus karena itu merupakan kepentingan yang mendasar sebagai kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Sejauh ini pertanian dikita itu bagus, sejauh mana itu menjadi kepentingan masyarakat. Terkait persoalan pengadaan bibit dan pupuk, kita akan mengurai persoalannya ada dimana.

Insyaallah BN Holik hadir membenahi persoalan yang terjadi ditengah – tengah ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi terutama masalah pertanian.”

Perhatian BN Holik terhadap permasalahan petani di Kabupaten Bekasi sangat mungkin untuk dapat diwujudkan.

Pasalnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belum lama ini ramai jadi pemberitaan media massa dengan ketegasannya menindak masalah kelangkaan pupuk dibeberapa daerah.

Selain itu, Menteri Pertanian pilihan Presiden tersebut juga menyampaikan, untuk pembelian pupuk sendiri sudah tidak diperlukan lagi kartu Tani melainkan cukup dengan menggunakan KTP saja .(bis)

Pemkab Bekasi Terima Kunker  Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Kunjungan dipimpin oleh Direktur Ikan Air Laut Tinggal Hermawan bersama jajaran dan diterima langsung Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi didampingi Kepala Dinas Perikanan Iman Santoso di ruang rapat Bupati Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Rabu (06/11/2024).

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik atas program Budidaya Nila Salin yang akan dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Program ini akan disosialisasikan masyarakat Kecamatan Muaragembong sebagai tempat yang cocok dijadikan Budidaya.

“Jadi itu ya Pak Direktur, kami Pemerintah bersama masyarakat di wilayah Muaragembong berharap program pemerintah pusat ini bisa dilaksanakan, baik uji coba maupun sosialisasinya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Dedy dalam sambutan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, terang Dedy, mendukung penuh atas pencanangan program ini. Apalagi dampak positifnya akan bisa menyejahterakan masyarakat di Kecamatan Muaragembong.

“Mungkin pada umumnya kami menyambut baik rencana sosialisasi tambak ini yang nantinya bisa menjadi alternatif dari Budidaya udang yang sebelumnya sudah dicanangkan Pemerintah pusat ke Kecamatan Muaragembong,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Ikan Air Laut Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tinggal Hermawan mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya sudah dilakukan di Kabupaten Karawang. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan program ini yang rencananya bertempat di Kabupaten Bekasi.

Program ini terang Hermawan, dicanangkan di pesisir pantura secara keseluruhan cukup banyak sekitar 78.550 hektar tambak. Mulai dari daerah Serang sampai ke Banyuwangi.

“Di Pantura jumlahnya sekitar 146.000 hektar, ini baru perkiraan bahwa sekitar 78.000 hektar itu adalah tambak udang yang tidak produktif,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Pusat mencanangkan kembali komoditasnya menjadi Ikan Nila Salin. Dengan penyiapan sarana lainnya seperti pangsa pasar dan lainnya dengan target waktu selama 3 tahun.

Untuk di wilayah Kabupaten Bekasi, KKP menargetkan secara bertahap. Tahun pertama sekitar 650 hektar,  tahun kedua 1.180 hektar dan tahun ketiga 1.180 hektar.

“Jadi totalnya ada 3.100 hektar. Namun ini bisa bergerak, kita harapannya Pemerintah Kabupaten Bekasi punya ketersediaan data yang lebih dari itu,” tuturnya.

Usai beraudiensi, Dirjen DJPB KKP langsung terjun ke Kecamatan Muaragembong bersama dengan Dinas Perikanan Kabupaten dan untuk menyosialisasikan program kepada masyarakat sekitar.(Red)

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rapat Koordinasi Penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mandiri bagi Desa tingkat Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Hotel Grand Cikarang, Jababeka pada Rabu (6/11/2024).

Acara tersebut menghadirkan pembicara Analisis Data dan Informasi dari Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Ayu Rizkia  dan BPKP Provinsi Jawa Barat Algi Praditia. 

Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan dalam rangka memberikan pembinaan bagi perangkat desa di wilayah Kabupaten Bekasi. 

“Ya, kami (Diskominfosantik) sebagai pembina PPID, bahwa dari Pemerintah Desa tidak ada lagi sangketa terhadap permohonan informasi yang tidak dipenuhi oleh pemerintah desa,” katanya. 

Sejauh ini, data dari Komisi Informasi ada 18 sangketa. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mengambil langkah-langkah membantu Pemerintah Desa yang nantinya menjadi PPID Mandiri, untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

Eko menjelaskan, untuk tingkat perangkat daerah mulai dari Dinas serta Kecamatan akan secepatnya digelar terkait pembinaan PPID. 

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (IKP) pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Rhamdan Nurul Ikhsan mengatakan, untuk para peserta yang mengikuti kegiatan adalah yang menerima sangketa informasi publik dari Komisi Informasi Jawa Barat. 

“Kurang lebih peserta pada hari ini sebanyak 63 Desa tersebar di beberapa kecamatan, jadi masing-masing perwakilan kecamatan ada dua atau tiga serta sisanya yang terkait ada sangketa informasi,” ujarnya. 

Rhamdan mengatakan, desa merupakan badan publik mandiri ketika ada sangketa informasi. Dengan begitu pihaknya membuka sistem pendampingan. 

“Ya, jadi ketika ada salah satu Desa yang terkena sangketa informasi kita hanya memberikan pembinaan, sehingga pemerintah daerah wajib membina perangkat desa terutama PPID,” katanya. 

Sebelumnya, Diskominfosantik telah melaunching Aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Melayani Informasi Masyarakat Tanpa Kendala (Menyala). 

“Kita ingin perangkat daerah bisa memanfaatkan aplikasi PPID Menyalah secara efektif serta mengelola pelayanan publik baik saran dan prasarana,” katanya.( Red )

Kodim 0424/Tanggamus Kembali Gelar Program Unggulan Kodam II Sriwijaya Dapur Masuk Sekolah

BIN || Tanggamus – Kodim 0424/Tanggamus kembali melaksanakan kegiatan program unggulan Kodam II Sriwijaya “Dapur Masuk Sekolah”, yang bertempat di SD Negeri 1 Dadirejo, Kec. Wonosobo , Kab. Tanggamus, Jumat (01/11/2024).

Kegiatan Program Dapur Masuk Sekolah Kodim 0424/Tanggamus yang dipimpin langsung oleh Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Vicky Heru Harsanto S.I.P,M.Si.,ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan otak dan gizi pada anak – anak usia sekolah.

Dalam sambutannya Kepala sekolah SD Negeri 1 Dadirejo Ibu Rohimawati S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Kodam II/Swj khususnya Kodim 0424/Tanggamus atas terselenggaranya program unggulan dapur masuk sekolah di seekolahan kami.

“Terima kasih kepada Kodam II/Swj, kepada Korem 043/Gatam, kepada Bapak Dandim yang telah mempercayakan SD Negeri 1 Dadirejo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan dapur masuk sekolah.

Kegiatan ini sangat bermakna dan bermanfaat sekali khususnya kami sebagai pendidik dan siswa – siswi yang ada di Kecamatan Wonosobo, demi peningkatan gizi dan pertumbuhan otak anak – anak”, ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Vicky Heru Harsanto S.I.P,M.Si.,menjelaskan, kegiatan dapur masuk sekolah merupakan program unggulan yang dilakukan oleh Kodam II/Swj melalui jajarannya.

“Pada kesempatan hari ini kami dari Kodim melaksanakan kegiatan, yang merupakan atensi dari Bapak Panglima Kodam II/Swj. Ini merupakan suatu program unggulan yang diberi nama dapur masuk sekolah.

Dapur masuk sekolah maksudnya kami dari pihak TNI bertugas khusus untuk memasak dan menyiapkan menu makanan bergizi yang sehat untuk anak – anak sekolah”, paparnya.

Harapanya Siswa SD Negeri 1 Dadirejo mendapatkan gizi tambahan, karena mereka merupakan generasi penerus kita, sehingga diharapkan bisa menjadi penerus – penerus di masa depan yang berkualitas, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2045 nanti kita akan menyongsong Indonesia Emas,”Pungkasnya.(Wn)

Bawa Pulang Penghargaan Juara 1 Humas Jabar Awards, Kepala Desa Sindangmulya : Informasi Bagian dari Pelayanan Publik

BIN || BANDUNG – Pemerintah Desa Sindangmulya secara mengejutkan berhasil meraih Penghargaan sebagai Juara 1 Kategori Social Media Desa of The Year dalam ajang Humas Jabar Awards tahun 2024, yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Kamis (31/10/2024).

Kepala Desa Sindangmulya, Selpia Indriyani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai media informasi dan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat.

“Kita melihat bahwa media sosial sudah menjadi bagian dari pelayanan publik. Kalau ada informasi layanan yang harus sampai ke masyarakat jika masih dikemas secara birokrasi seperti surat-menyurat sepertinya sudah tidak relevan lagi saat ini,” katanya.

Selpia menandaskan, bahwa penyebarluasan informasi melalui media sosial jauh lebih cepat menjangkau masyarakat. Selain itu komunikasi dua arah juga bisa dilakukan antara pemerintah desa dengan masyarakat jika mengalami kendala atau permohonan bantuan dan lain-lain.

“Setiap hari kita sampaikan jenis-jenis layanan yang akan diadakan oleh Desa Sindangmulya baik itu berkolaborasi dengan dinas atau instansi lainnya. Juga bisa menjawab keluhan dan kendala warga, sehingga pemerintah desa bisa hadir memberikan pelayanan secara cepat dan tidak terbatas oleh jam operasional,” katanya.

Selain informasi layanan, melalui akun Instagram Pemdes.Sindangmulya, Selpia juga berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas serta membuka publik untuk menilai kinerjanya sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas seorang kepala desa.

Dalam kesempatan tersebut, Selpia yang menerima langsung penghargaan tersebut mengungkapkan rasa bahagianya setelah desanya diumumkan sebagai pemenang juara pertama kategori desa tingkat Jawa Barat. Dirinya mendorong agar desa-desa lainnya juga terbuka untuk memanfaatkan sosial media sebagai pelayanan publik di era modern ini.

“Alhamdulillah tadi juga disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Pak Bey Machmudin agar media sosial bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Jadi sudah saatnya kita bertranformasi, karena ternyata masyarakat juga sangat mendukung dan antusias,” ujarnya.(Red)