BIN I Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi bersama Muspika Kecamatan Bojongmangu melaksanakan giat pembagian BPNT dipadukan dengan giat Vaksin di Desa Bojong mangu, Desa Sukamukti, Desa Medal krisna, Desa Sukabungah, Desa Karang indah dan Desa Karang mulya wilayah hukum Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi. Sabtu, (26/02/2022) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemberian bantuan langsung tunai di padukan dengan giat vaksin, masyarakat sangat antusias dan mendapat arahan dari Muspika mengenai pelaksanakan protokoler kesehatan.
Kapolsek Cibarusah, AKP Josman Harianja,SH bersama Muspika melaksanakan giat ini agar masyarakat mengerti dan terhindar dari penyebaran virus covid 19.
“Walaupun situasi sekarang ini untuk Kabupaten Bekasi masih situasi PPKM level 3, kegiatan tersebut berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.” pungkas Kapolsek Cibarusah AKP Josman Harianja, SH. (Wati)
BIN I BEKASI – Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki meresmikan Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi (POKSI 22) pada Sabtu, 26 Februari 2022. Peresmian pusat oleh-oleh yang berada di Komplek Ruko Plaza Iodium Blok C3-1/6, Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki, Anggota DPR RI Komisi III Obon Tabroni, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. BN Holik Qodratullah, dan para pemilik usaha Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi “POKSI 22”.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki mengatakan, “Kabupaten Bekasi memiliki banyak pelaku UMKM, bahkan mereka telah memasok produknya ke perusahaan retail dan supermarket besar di Kabupaten Bekasi.” Kata Akhmad Marjuki.
“Kami memiliki ribuan pelaku UMKM yang terus dibina supaya terus berkembang, yang tergabung di POKSI 22 ini baru sekitar 115 UMKM,” imbuhnya.
Dirinya berterima kasih kepada Obon Tabroni yang telah menginisiasi adanya Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi (POKSI 22-red) yang baru saja melaksanakan grand opening di hari ini. Sehingga bisa terus membantu penguatan di sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif, hususnya bagi pelaku UMKM Kabupaten Bekasi.
“Di Kabupaten Bekasi terdapat 7000 lebih perusahaan yang berinvestasi disini. Semoga lewat para staff, direksi, serta buruh atau para pekerja perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri ini berbagai produk di POKSI 22 dapat dipasarkan, bela beli produk UMKM bisa terus digelorakan, apalagi UMKM dijadikan solusi pembangkit ekonomi daerah pasca pandemi covid 19,” jelas Akhmad Marjuki.
Plt Bupati juga menyebut Produk UMKM Kabupaten Bekasi ini sangat luar biasa dan mampu bersaing dengan produk luar.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik mengatakan, “Kehadiran kami sebagai legistatif adalah untuk men-support keberadaan kegiatan para pelaku UMKM dalam wadah POKSI 22 ini. Mudah-mudahan ini menjadi suatu langkah awal di tengah-tengah pandemi covid-19.” ucap BN Holik.
“Dalam kondisi ekonomi kita yang sedang terpuruk, UMKM ini bangkit dan bangun yang kemudian menjalin suatu kemitraan dengan semua pelaku dari berbagai Kecamatan menyatukan visi di dalam satu tempat yang sama di sini. Ya ini adalah hasil dari pada kreasi dari semua lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi. Terutama yang menyajikan kekhasan daerah Bekasi, misalnya Gabus Pucung,” imbuh BN Holik.
Sementara itu, inisiator Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi “POKSI 22”, Obon Tabroni mengatakan, kehadiran tempat tersebut untuk memajukan Kabupaten Bekasii. Sehingga, lebih dikenal di seluruh nusantara.
“Kami hadir dengan keinginan mengangkat UMKM, termasuk bersinergi dalam memajukan UMKM di tengah pandemi covid 19,” beber anggota DPR RI Komisi III kepada awak media.
Dalam kegiatan tersebut, H. Akhmad Marzuki bersama rombongan meninjau setiap sudut ruangan dan berbagai produk yang berada di Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi POKSI 22.
Grand Opening POKSI 22 dimeriahkan oleh kesenian tradisional khas Bekasi seperti Palang Pintu, Tari Topeng, Puisi dan Pantun Bekasi (Situn-red) oleh Kong Guntur Elmogas, diskusi publik Peningkatan UMKM, serta ditutup oleh Band Bekasi BETAWI TULEN. (Red)
BIN | Denpasar- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menurunkan tim ke Provinsi Bali untuk memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) setempat dalam mendukung pengelolaan sampah khususnya di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan). Model pengelolaan sampah terpadu dan terintegrasi akan diterapkan di daerah tersebut.
Adapun tim tersebut terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Sang Made Mahendra Jaya, serta beberapa pihak terkait lainnya.
Sugeng menuturkan, kunjungan kerja Tim Kemendagri ke Bali merupakan upaya untuk menyukseskan puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) 2022 yang akan digelar di Bali. Gelaran tersebut akan melibatkan sejumlah kepala negara, sehingga perlu disiapkan dengan baik.
“Diantaranya adalah meninjau upaya yang sudah kita lakukan untuk pelestarian lingkungan, termasuk untuk upaya-upaya dalam rangka mereduce atau mengurangi emisi karbon,” terang Sugeng saat ditemui di sela kungan kerjanya di Denpasar, Bali, Jumat (25/2/2022).
Upaya itu dilakukan salah satunya dengan mendukung pengelolaan sampah di Bali agar lebih maksimal, baik dari pembuangan, pengolahan, hingga pemanfaatannya. Berdasarkan informasi yang didapat, daya tampung Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Sarbagita baru 120 ton sampah per hari. Sedangkan ke depan, jumlah itu akan meningkat 4 kali lipat.
“Dari posisi seperti itu maka yang diperlukan sekarang adalah bagaimana memastikan upaya-upaya ini bahwa sampah itu tidak sekadar dibuang tapi ada nilai ekonomis,” ujarnya.
Selain itu, Sugeng juga menjelaskan peran Kemendagri dalam mendukung pengelolaan sampah di Bali. Kemendagri, kata dia, berperan memfasilitasi Pemerintah Provinsi Bali untuk mendesain kelembagaan setingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pengelolaan sampah berikut retribusinya. Kemendagri juga akan mendampingi pemda untuk memperkuat bisnis proses dalam rangka meningkatkan manfaat ekonomi pasca pengelolaan sampah.
“Dan mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait (terlibat) di dalam program peningkatan peran serta masyarakat di dalam pengelolaan sampah mulai dari hulu tingkat rumah tangga/banjar hingga ke tempat pengelolaan,” terang Sugeng.
Dalam kunjungan kerja tersebut, tim juga akan bertemu dengan pemerintah daerah wilayah Sarbagita agar tetap memberi dukungan terhadap pengelolaan sampah meski G20 2022 selesai digelar. Dukungan itu penting agar program tersebut dapat berkelanjutan, terlebih memiliki nilai ekonomis jangka panjang bagi daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kemendagri yang juga Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga menambahkan, kehadiran Tim Kemendagri di Bali untuk memastikan pembangunan TPST berbasis refuse derived fuel (RDF) di sejumlah titik berjalan baik dan tepat waktu. Hal itu baik dari sisi regulasi, desain, penganggaran, serta pembentukan kelembagaan pengelolaan.
Diketahui, saat ini Bali tengah berbenah dalam melakukan pengelolaan sampah dengan membangun TPST berbasis RDF di beberapa tempat. Pembangunan tersebut ditargetkan akan rampung pada Juli 2022 mendatang.
BIN I Bekasi – Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus mendorong percepatan pencairan bantuan sosial (bansos). Salah satu langkah penting dalam upaya percepatan adalah penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Untuk mendukung keperluan tersebut, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai instansi penyalur.
Kepala kantor Pos Kecamatan Cibarusah,Firman, mengutip Perpres No. 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai.
“Di Perpres nomor 63 tahun 2017 penerima bantuan tidak harus menerima dalam bentuk barang, kalau mau ngambil uangnya dari ATM atau dari bank boleh, jadi di Perpres itu indikasinya bisa uang tunai,” kata Firman Kepala kantor Pos Kecamatan Cibarusah kepada Beksi Indonesia News. Sabtu (26/02/2022).
Kantor Pos Kecamatan Cibarusah hari ini melaksanakan pencairan BPNT di Kecamatan Bojongmangu yang terdiri dari : Desa Bojongmangu 144 KPM Desa Sukamukti 123 KPM Desa Medalkrisna 158 KPM Desa Sukabungah 111 KPM Desa Karangindah 187 KPM Desa Karangmulya 152 KPM Total alokasi Kecamatan Bojongmangu 874 KPM.
“Hari ini pencairan BPNT di Kecamatan Bojongmangu totalnya sebanyak 874 KPM yang tersebar di enam Desa dan mudah-mudahan berjalan lancar.” pungkas Firman. (Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial akan melaunchingkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai tempat bagi masyarakat prasejahtera mendapatkan pelayanan sosial yang dibutuhkannya.
Tak hanya tingkat Kabupaten, Puskesos juga akan didirikan di dua desa yaitu Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat dan Desa Pasir Tanjung di Kecamatan Cikarang Pusat sebagai pilot projek pendirian Puskesos se-Kabupaten Bekasi.
“Bulan Maret dijadwalkan akan kami launching agar semua masyarakat tahu mengenai keberadaan Puskesos di Kabupaten Bekasi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabuapten Bekasi, Drs. H. Endin Samsudin, M.Si pada Jumat (25/02).
Di Puskesos, jelas Kadinsos, keluhan dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti keluarga prasejahtera, anak terlantar dan lainnya bisa dilayani dengan baik.
Disitu juga bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat prasejahtera yang memerlukan bantuan terkait pembuatan e-KTP, KK, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya.
“Kalau ada fasilitas itu, ibaratnya warga prasejahtera dari temen PSKS tidak harus datang ke dinas lain, cukup akses pelayanan Puskesos dan itu sudah mewakili pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan bagi masarakat prasejahtera,” jelasnya.
Kadinsos juga yakin, Puskesos akan membantu pemerintah daerah dalam mendorong program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bekasi.
Bahkan, jelas Kadinsos, pemerintah daerah Kabupaten Bekasi juga telah memberikan dukungannya terhadap keberadaan Puskesos.
Selain itu juga, ungkap Kadinsos, dukungan sepenuhnya juga didapat dari anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.
“Bahkan dukungan dari anggota DPRD Komisi IV itu 100 persen mengenai keberadaan Puskesos di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Kadinsos juga mengatakan, para tenaga yang akan ditempatkan di Puskesos adalah mereka yang terbiasa bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Misalnya seperti relawan, Karang Taruna, TKS dan PSM.
“Dan mereka sudah terbiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menerima kunjungan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk melakukan studi banding mengenai proses penyaluran bantuan sosial masyarakat.
Wakil rakyat Pesisir Selatan Sumbar itu menilai penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Dinsos Kabupaten Bekasi lebih baik karena dapat meminimalisir terjadinya pemotongan oleh oknum di lapangan.
“Kenapa mereka datang ke kita? Kami tidak menyatakan paling bagus atau jelek juga tidak, tetapi mereka para anggota DPRD itu memiliki penilaian tersendiri terhadap kita,” ujar Kasi identifikasi dan penguatan kapasitas Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Damanhuri pada Jumat (25/02).
Damanhuri menjelaskan, untuk menjawab pertanyaan dari para wakil rakyat dari Kabupaten oesisir Selatan, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menghadirikan para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Mereka sebagai ujung tombak di lapangan dilibatkan agar dapat menjawab pertanyaan para anggota DPRD Sesisir Selatan Sumbar itu lebih valid.
“Dan semua teman-teman bisa menjawab karena memang pertanyaannya terkait mengenai pekerjaan sehari-hari yang dilakukan, itu dijawab TKSK, PSM sebagai ujung tombak di lapangan, bagaimana merealisasikan para pemerlu kesejahteraan sosial itu,” jelasnya.
Diantara pertanyaan yang dilontakan yaitu bagaimana para pekerja sosial di Kabupaten Bekasi bisa solid di lapangan dalam penyaluran bantuan. Semua pekerja sosial memiliki tujuan untuk mengentaskan kemisikinan dan membantu meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat.
“Mereka juga menanyakan, kok bisa di Kabupaten Bekasi bisa solid dalam penyaluran bansos dan sebagainya? Kami solid karena memang tujuan kami untuk mengentaskan masalah sosial di masyarakat. Dan tadi juga ada statmen dari temen PSM bahwa tidak ada pemotongan bansos dan itu memang tidak boleh,” paparnya.
Tak hanya itu, Damanhuri juga menjelaskan, para anggota Dewan Komisi IV Kabupaten Pesisir Selatan itu juga menanyakan tentang data Penerima Bantuan Iuran (PBI). Saat ini, jelasnya, ada sebanyak 64 ribu data PBI yang harus diperbaiki karena semua bansos baik PKH, BPT, KIP itu harus berbasis NIK.
“Jadi kalau NIK-nya tidak sama dengan Disdukcapil maka bantuan akan tertunda. Nah bagaiman agar bisa terus mendapatkan Bansos? harus memperbaiki NIK, rilis data penerima BPNT ini harus dipadankan dengan Disdukcapil,” tandasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster untuk di PT. Sinarmas Marunda Plant Agribusiness and Food (SMART), Kawasan Marunda Center, Tarumajaya pada Kamis (24/02/2022).
Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo mengimbau kawasan-kawasan industri agar tidak segan meminta tambahan apabila alokasi vaksin COVID-19 untuk dosis penguat sudah habis demi menjamin kelangsungan sektor produksi penunjang ekonomi.
“Segera dihabiskan yang 6.000 itu, kalau habis segera minta lagi, agar semua vaksin booster-nya bisa menjangkau ke seluruh industri yang ada di Medan,” kata Presiden.
Presiden menegaskan harapan pemerintah bahwa sektor produksi dan kawasan industri tidak mandek karena pandemi COVID-19.
“Segera vaksin yang ada dihabiskan, kita ingin sektor produksi kawasan industri semuanya tidak terganggu karena COVID-19, semuanya harus berjalan terus. Produksi jalan terus, ekspor jalan terus, sehingga seluruh ekonomi kita bisa berjalan dengan baik,” ujar Presiden Jokowi.
Sementara itu Plt. Bupati Bekasi, H Akhmad Marjuki menyambut baik program vaksinasi booster untuk pekerja di sektor industri. Sesuai arahan Presiden RI, ia ingin sektor industri dan kegiatan ekspor tetap berjalan sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian khususnya di Kabupaten Bekasi.
“ Alhamdulilah kita diapresiasi oleh pa Presiden lantaran capaian vaksinasi kita sudah menacapai 88,7% untuk dosis pertama, serta 75% untuk lansia,”ujarnya.
Dalam kesmepatan tersebut program vaksinasi tersebut diberikan kepada 140.000 pekerja diseluruh Indonesia. Dari 5 juta pekerja kawasan industri di seluruh Indonesia, terdapat sebanyak 2,9 juta pekerja yang belum divaksin booster dan selanjutnya akan menjadi target penerima vaksin. (*)
BIN | Kabupaten Bekasi- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar meminta kepada pemerintah Kabupaten Bekasi tidak hanya memberikan bantuan uang saja untuk para atlet berprestasi.
Dia juga meminta Pemkab memfasilitasi pekerjaan bagi para atlet berprestasi asal daerah itu.
“Saya ingin kalau atlet berprestasi itu tidak hanya diberikan bantuan bulanan dan insentif saja, tapi juga diberikan pekerjaan. Jadi pegawai atau THL (tenaga harian lepas) misalnya,” katanya.
Dia mengatakan pekerjaan tetap menjadi aspirasi banyak atlet daerah sekaligus sebagai bentuk lain apresiasi pemerintah atas capaian maksimal yang sudah diraih sehingga mereka tetap bisa memacu prestasi lebih baik lagi.
“Tinggal bagaimana pemerintah daerah mengatur skema saja, misalnya mereka dipekerjakan di pemerintahan atau BUMD agar mereka tetap bisa fokus latihan,” katanya.
Jadi selain bekerja, kata dia mereka juga nanti bisa tetap latihan untuk memberikan prestasi terus-menerus.
Setiap atlet memiliki masa puncak kejayaan yang terukur waktu sehingga tidak selamanya mereka mampu mengukir prestasi tertinggi dalam karir olahraganya.
“Yang jadi pertanyaan, bagaimana memenuhi kebutuhan hidup setelah pensiun atau saat terhenti karir sebelum pensiun akibat cedera,” ucapnya.
Sebab, banyak contoh atlet berprestasi hingga internasional, mengangkat gengsi Indonesia di mata dunia tapi hidupnya sengsara saat sudah tidak aktif lagi.
“Sangat layak diberikan, fasilitasi kerja ini tidak sebanding apa-apa dengan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah bahkan mengibarkan Merah Putih di kancah dunia,” tutupnya.
Sementara, Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan mengatakan tidak semua atlet berprestasi binaannya memiliki pekerjaan maupun usaha sampingan yang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Pihaknya sejauh ini hanya mampu memberikan uang akomodasi kepada atlet dan pelatih dengan besaran yang bervariasi bergantung pada capaian target serta raihan prestasi.
“Ada 1.300 atlet dan pelatih yang kami berikan akomodasi, nilainya tergantung prestasi mereka. Sejauh ini stimulus saja dukungannya, belum memenuhi kebutuhan secara maksimal. Kalau kesejahteraan mereka sudah terselesaikan dalam artian ada jaminan hidup, prestasi pasti tumbuh,” katanya.
Salah satu atlet berprestasi yang meraih medali emas dalam tiga PON berturut-turut, Billy Sugara berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan masa depan atlet sehingga selepas pensiun mereka memiliki pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Saya sangat senang atas perhatian dari Ketua KONI dan anggota DPRD karena mengupayakan hal itu. Terutama bagi atlet seperti saya yang belum mendapatkan pekerjaan. Saya sendiri sehari-hari benar-benar fokus di judo. Saya sangat berharap bisa diberdayakan Pemkab Bekasi. Karena tidak semua atlet punya pekerjaan lain,” pungkasnya. (Red).
Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara
BIN I Sulawesi Utara – Pendam XIII/Merdeka. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh selaku Pangkogasgabpad (Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu) Pam VVIP memimpin pengamanan kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo selama 2 hari di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara (24-25 Februari 2022).
Di Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie Kota Palu, Mayjen TNI Tuejeh bersama Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyambut kedatangan Presiden RI beserta rombongan yang turun dari pesawat khusus Kepresidenan Boeing A-737-400 TNI AU, Kamis petang (24/2).
Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson M. Sitorus dalam keterangannya mengatakan bahwa sebelum menuju ke Poso untuk meresmikan PLTA PT. Poso Energy II dan PT. Malea Energi, Presiden Jokowi berkenan meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak, lansia dan masyarakat umum di komplek bandara.
“Agenda utama kunjungan kerja Presiden RI di wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka selama 2 hari ini adalah untuk meresmikan beberapa proyek strategis nasional di Sulawesi Tengah dan di Sulawesi Utara, sekaligus meninjau titik-titik pelaksanaan vaksinasi Covid-19,’ ujar Kapendam.
PLTA PT. Poso Energy II dan PT. Malea Energi adalah proyek strategis nasional di bidang energi baru terbarukan (EBT). Dengan total kapasitas 515 MW, PLTA Poso merupakan pembangkit EBT terbesar di Indonesia Timur. Sementara PLTA Malea yang berada di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, berkapasitas 90 MW. Dengan beroperasinya kedua PLTA tersebut, bauran EBT di sistem kelistrikan Sulawesi meningkat menjadi 38,38 persen.
Usai meresmikan kedua PLTA pada Jumat pagi (25/2), Presiden RI beserta rombongan langsung menuju ke Sulawesi Utara untuk meresmikan jalan tol Manado-Bitung. Selesainya jalan tol seksi 2B Ruas Danowudu-Bitung sepanjang 13,65 kilometer ini menandai rampungnya pembangunan jalan tol terpanjang di Pulau Sulawesi, yakni sepanjang 39,85 kilometer. Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat mendukung mobilitas kendaraan niaga di kawasan industri Bitung. Setelah meresmikan jalan tol, sekali lagi Presiden RI meninjau pelaksanaan Covid-19 di Pelabuhan Peti Kemas Bitung, sekaligus menyaksikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara virtual di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung secara serentak.
Pukul 17.37 Wita, kunjungan kerja Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo di wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka selesai, ditandai dengan take off-nya pesawat khusus Kepresidenan Boeing A-737-400 TNI AU dari Bandara Sam Ratulangi.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A.Denny Tuejeh pun berterima kasih kepada seluruh personel Satgas Gabungan Terpadu Pam VVIP yang telah berhasil melaksanakan tugas pengamanan kunker Presiden RI dengan baik.
Turut melepas keberangkatan Presiden RI beserta rombongan diantaranya Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs. Steven O. E. Kandouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno, Danrem 131/STG Brigjen TNI Mukhlis, Danlantamal VIII/Manado Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ari Wijaya, Danlanudsri Manado Marsma TNI M.Satriyo Utomo,S.H serta Walikota Manado Andrei Angouw. (Red)
BIN I Bekasi – Dalam masa masih pandemi Covid-19, Pemerintah Republik Indonesia kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ), untuk membantu perekonomian masyarakat yang terkena dampak dari Covid-19. Jumat (25/02/2022)
Seperti yang diterangkan oleh Kepala kantor Pos dan Giro Kecamatan Cibarusah Firman kepada media Beksi Indonesia News, bahwa bantuan BPNT yang semula berbentuk pangan, kali ini bantuan tersebut diganti dengan uang tunai yang penyalurannya dilakukan lewat kantor Pos dan Giro.
Dalam Pembagian BPNT tersebut, Firman selaku Kepala kantor Pos dan Giro Kecamatan Cibarusah menjelaskan, pembagian BPNT ini dilakukan secara bertahap dan per Desa, hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan masyarakat dan terhindar dari penularan Covid-19 yang mendapatkan BPNT.
” untuk pembagian BPNT ini saya bagikan secara bertahap dan hari ini ada tiga Desa yang melakukan pencairan, hal ini dilakukan guna mengurangi kerumunan masyarakat,” ucap Firman.
Firman pun menambahkan, kantor Pos dan Giro Kecamatan Cibarusah hari ini telah melaksanakan pencairan untuk 698 KPM. 1. Desa Sirnajati alokasi 324 KPM tersalurkan 319 sisa 5 KPM.