9.8 C
New York
Saturday, March 21, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 169

Pemerintah Kabupaten Bekasi Mengikuti Secara Virtual, Verifikasi Awal Penerapan Sistem Merit ASN

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengikuti secara virtual, verifikasi awal penerapan sistem merit ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), di Ruang Command Center, Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, pada Rabu, (08/06/2022).

Dalam verifikasi tersebut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) beserta Staff.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, Pemkab Bekasi melalui koordinasi BKPSDM, berupaya semaksimal mungkin untuk mempersiapkan penerapan sistem ASN agar dapat berjalan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Ada tim dari Komisi ASN bahwasanya, kita sedang melaksanakan verifikasi awal dalam sistem merit, khususnya untuk Kabupaten Bekasi, sedangkan tim juga sudah melakukan sesuatu yang sifatnya mendukung untuk menuju merit sistem sendiri,” ungkapnya.

Dedy menuturkan, dalam verifikasi awal ini, apabila dokumen, data, dan poin-poin yang sudah ditentukan KASN tersebut dapat diselesaikan, maka Pemkab Bekasi akan mampu mendapat bobot penilaian baik dalam menjalankan roda pemerintahan di Tahun 2023 seperti Kabupaten/Kota lain yang telah menerapkannya.

“Masih ada waktu ya sampai dengan akhir desember tahun 2022, kita mempersiapkan untuk bisa melengkapi dan diimplementasikan. Seperti di daerah Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, semangatnya seperti itu,” ujarnya.

Dedy melanjutkan upaya untuk penerapan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, tidak hanya dilakukan oleh BKPSDM, tetapi mesti didukung oleh seluruh perangkat daerah.

“Kita berupaya seoptimal mungkin, seperti item yang menonjol, yang perlu diklarifikasikan dan dilengkapi data seperti standar kompetensi jabatan, peta jabatan, kita akan tingkatkan kembali, karena itu seluruh perangkat daerah mesti mendukung menuju sistem merit ini,” lanjutnya.

Dirinya menandaskan apabila sistem merit ASN sudah dapat diimplementasikan dengan nilai baik, maka dari mulai pelaksanaan, monitoring, evaluasi pegawai, lebih mampu memahami kebutuhan jabatan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan, dan dapat menghemat waktu, dan anggaran.

“Jadi misalnya contoh dalam pengisian jabatan, tidak perlu lagi ada open bidding, jadi kalau sistem merit ini apa yang kita butuhkan sudah ada. Jadi kalau dihitung perlevel dari satu sampai sembilan, kita ketahui mana yang dikelompok delapan atau sembilan,” tandasnya.

Senada dengan itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid menjelaskan secara keseluruhan ada 8 aspek yang diminta KASN dalam verifikasi awal tersebut, tetapi yang terdekat adalah upaya untuk perbaikan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kita sedang berjalan untuk kondisi jabatan, sedang diupayakan, dengan harapan sistem merit berjalan sehingga apa yang dicanangkan Bupati, sudah kita terapkan,” terangnya. (Red)

Pj Bupati Dani Ramdan Berkunjung ke Habib Luthfi bin Yahya

BIN | JAKARTA – Ulama kharismatik dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) RI Habib Muhammad Luthfi bin Yahya berkenan menerima kunjungan silaturahmi Pj.Bupati Bekasi Dani Ramdan beserta pimpinan Forkopimda Kabupaten Bekasi di rumah singgah Jalan Duren Sawit Jakarta, Senin (6/6/20220) malam.

Seusai pertemuan Pj. Bupati Dani Ramdan menjelaskan, kunjungan tersebut selain bersilaturahmi dan meminta doa juga menyampaikan permohonan kesediaan Abah Habib Luthfi untuk memimpin istighosah dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi pada tanggal 15 Agustus 2022 nanti.

“Abah Habib Luthfi sendiri antusias dan menyambut baik rencana kegiatan istighosah tersebut dan berjanji akan hadir langsung ke Kabupaten Bekasi,” ungkap Dani Ramdan yang hadir bersama Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, Kapolres Metro Bekasi Kombes (Pol) Gidion Arif Setyawan, Kejari Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf M. Horison Ramadhan.

Menurut Dani, Habib Luthfi juga menyarankan agar rangkaian kegiatannya tidak hanya istighosah atau doa bersama, namun diawali dengan kirab dalam rangka napak tilas jejak perjuangan para pahlawan dan generasi pendahulu Kabupaten Bekasi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI serta melahirkan dan membangun Kabupaten Bekasi hingga seperti sekarang ini.

“Abah Habib memandang, upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara, khususnya bagi generasi muda sangat penting saat ini, karena hanya bangsa yang mencintai negaranya dengan sungguh-sungguh yang akan mampu menjaga dan membangun kemajuan negaranya,” tutur Dani.

Karena itu, tambah Dani, Habib berpesan agar momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini benar-benar dimanfaatkan untuk membangun kesadaraan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara, bukan hanya diisi acara-acara seremonial saja.

“Habib juga menyarankan, selain doa bersama dan kirab melintasi tempat-tempat bersejarah dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, juga diadakan lomba yang bertujuan untuk menguji pengetahuan dan pemahaman generasi muda akan arti perjuangan merebut kemerdekaan dan pentingnya rasa cinta tanah air dan bela negara,” jelas Dani.

Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Forkopimda yang hadir pada silaturahmi tersebut, serentak menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan saran-saran Habib Luthfi dan segera merancang persiapan dengan sebaik-baiknya.

Menutup kunjungan tersebut, tutur Dani, secara khusus Habib Luthfi mendoakan agar Pj. Bupati Bekasi beserta Forkopimda Kabupaten Bekasi diberi kekuatan lahir dan bathin dalam menghadapi tantangan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

“Doa itu khusus disampaikan Habib juga bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang ditakdirkan dalam lima tahun terakhir ini harus mengalami beberapa kali pergantian Bupati, sehingga tentunya akan mengalami kesulitan dan tantangan yang tidak mudah dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerahnya,” pungkas Dani Ramdan. (Red)

Pemkab Bekasi Bakal Bangun RSUD Tipe D Ditahun 2024

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemkab Bekasi rencanakan pembangunan RSUD tipe D pada tahun 2024 mendatang dan akan diproses di Tahun 2023.

Menurut Pelaksana Tugas Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra kita sudah koordiansi dengan Dinas Kesehatan untuk pembangunan rumah sakit tipe D.

Pembangunan itu kita anggarkan sekitar Rp. 70 Miliar dalam perencanaan kajian Dinas Kesehatan, selain itu, Beni juga mengatakan bakal membangun lima Puskesmas baru.

“Untuk pembangunan Puskesmas kami anggarkan sebesar Rp. 25 Miliar di tahun 2023,” ucap Beni.

Sementara untuk pembangunan RSUD Tipe D kita menunggu informasi Dinas Kesehatan untuk menentukan titiknya.

“Tentunya hal itu perlu kajian yang matang agar pembangunan tersebut maksimal dan berkualitas,” kata dia.

Sedangkan di tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah membangun 3 unit puskesmas dengan anggaran sekitar Rp.15 Miliar.

“Tahun 2024 sampai dengan tahun 2026 nanti, kami juga akan membangun Puskesmas baru di wilayah Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Dia menjelaskan masing-masing Puskesmas mendapatkan anggaran Rp. 10 Miliar, hal itu demi meningkatkan pembangunan yang setara dan kesehatan kepada masyarakat. (Adv)

Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP

BIN | Batang – Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP di wilayah Kabupaten Batang.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti lintas sektoral dalam rangka Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Batang, berlangsung di Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, Selasa (7/6/2022).

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga yang juga selaku Dansatgas Pam VVIP, mengatakan kegiatan apel gelar pengamanan VVIP tersebut guna untuk menyamakan visi dan misi pelaksanaan tugas demi kelancaran pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI di wilayah Batang.

“Saya mengajak kepada seluruh pasukan gabungan TNI-Polri untuk dapat menyamakan visi dan misi pelaksanaan tugas demi kelancaran pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI”, terangnya.

Disamping itu, juga sebagai wahana untuk penyempurnaan organisasi masing-masing satuan untuk berbuat dan bertindak dalam melaksanakan kegiatan pengamanan.

“Tidak ada pembedaan, baik satuan TNI maupun Polri dan unsur lainnya, dilebur menjadi satu dibawah komando Komandan Sub Satgas dimana personel ditempatkan dititik-titik yang menjadi obyek kunjungan Presiden”, jelasnya.

“Walaupun kita berbeda latar belakang, tugas kita hanya satu yakni bersama-sama mengamankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Apabila ada hal-hal yang menonjol, segera cegah dini dan deteksi dini agar tidak menjadi berkembang. Lakukan kegiatan dengan persuasif dan terus menebar rasa humanis kepada masyarakat”, pintanya.

Disamping hal tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma juga menyampaikan apresiasinya kepada segenap personel yang terlibat pengamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia diwilayah Kabupaten Batang.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Buka Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bekasi di Hotel Nuanza Hotel & Convention Cikarang Selatan, pada Senin (06/06/2022).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) dan BKPSDM Kabupaten Bekasi itu dilaksanakan, menyusul terpilihnya Kabupaten Bekasi sebagai salah satu dari 50 kabupaten/kota di Indonesia yang difasilitasi pemerintah pusat dalam program menuju smart city (kota cerdas).

“Dengan momentum ini, saya berharap kepada seluruh elemen, baik di lingkungan Pemda, masyarakat, dunia usaha maupun perguruan tinggi, kita bisa mengejar untuk bisa mewujudkan smart city, bukan hanya mimpi, tapi menjadi kebutuhan Kabupaten Bekasi saat ini,” kata Dani Ramdan.

Pj Bupati Bekasi mengatakan, untuk menuju smart city, Pemkab Bekasi sudah memiliki sarana penunjang seperti data center, fiber optic, dan berbagai aplikasi yang memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Hanya tinggal diintegrasikan dan dikembang, karena teknologi di bidang informasi dan komunikasi itu terus berkembang dari waktu ke waktu, sehingga perlu inovasi-inovasi, sesuai kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Dani Ramdan berharap, dengan konsep dan penerapan smart city ini, akselerasi pembangunan di Kabupaten Bekasi bisa meningkat.

“Karena tanpa konsep smart city, kita akan tertinggal terus, kita akan mengalami loncatan, jika kita mampu menerapkan konsep smart city ini,” ujarnya.

Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bekasi dijadwalkan digelar sebanyak empat kali dalam empat bulan ke depan. Untuk tahap pertama, berlangsung selama dua hari, pada Senin dan Selasa tanggal 6-7 Juni 2022. Adapun peserta bimtek terdiri dari seluruh perangkat daerah, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Bekasi.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, Tim Pembimbing smart city dari Kemenkominfo RI, Dewan Smart City Kabupaten Bekasi dan para pimpinan perangkat daerah. (Red)

Polri Pro Aktif Kordinasi dengan Polisi Jepang dan Imigrasi Terkait Dugaan Buronan di Indonesia

BIN | Jakarta – Polri menyatakan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Jepang dan Imigrasi terkait dugaan buronan Mitsuhiro Taniguchi (47) berada di Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, langkah koordinasi pro aktif ini dilakukan untuk memastikan kebenaran keberadaan buronan asal Jepang tersebut.

“Polri pro aktif koordinasi dengan kepolisian Jepang (NPA) dan pihak terkait atau Imigrasi untuk melacak keberadaan yang bersangkutan. Apabila ditemukan akan segera diinfokan ke Slo Kepolisian Jepang untuk ditindaklanjuti secara administrasi,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Senin (6/6).

Disisi lain, Dedi menyebut bahwa, Mitsuhiro Taniguchi saat ini belum masuk ke dalam daftar buronan atau Red Notice sebagai tersangka.

Meski begitu, Dedi memastikan, Polri siap berkoordinasi untuk melacak keberadaan dari buronan tersebut.

“Terkait Mitsuhiro Taniguchi, buronan dari kepolisian Jepang, sampai saat ini belum ada Red Notice terkait tersangka.
Langkah pro aktif sudah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengecek kepastian perlintasan tersangka masuk atau keluar dari wilayah hukum Indonesia,” ujar Dedi.

Sebelumnya, polisi Jepang mengusut kasus dugaan penipuan dana subsidi bagi usaha kecil yang mengalami dampak Pandemi Covid-19. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rie Taniguchi (45), Daiki (22) dan putra keduanya yang namanya belum disebutkan berusia 21 tahun.

Para tersangka diduga diminta oleh Mitsuhiro mengajukan pengembalian pajak atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak atau memalsukan permohonan.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Berikan Banpres Langsung Untuk Disabilitas

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan secara langsung menyerahkan bantuan presiden (Banpres) berupa paket sembako kepada para penyandang disabilitas yang berada di Kecamatan Serang Baru melalui Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, di Aula Kecamatan Serang Baru, pada Senin, (06/06/2022).

Dia mengatakan, bantuan sosial dari JPKP tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI, sehingga melalui kegiatan penyaluran bantuan presiden ini sekaligus memperbaharui data TKS di Kementerian Sosial sehingga lebih mutakhir atau sesuai dengan data yang ada di Dinas Sosial Kabupaten Bekasi atau Kementerian Sosial RI dengan data yang ada di lapangan.

“Iya hari ini melalui JPKP dan Dinas Sosial kita menyalurkan bantuan kepada para penyandang disabilitas sekaligus memperbaharui data terpadu kesejahteraan sosial di Kecamatan Serang Baru. Mudah-mudahan di kecamatan-kecamatan lain juga bisa seperti ini, karena memang kegiatan ini rutin dilakukan oleh JPKP didukung oleh Kemensos RI,” ucapnya.

Dani juga menyebutkan, program bantuan sosial juga selaras dengan pencanangan program Pemerintah Kabupaten Bekasi tentang penanggulangan kemiskinan guna mengintegrasikan sistem dengan pembentukan Satgas Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Bekasi.

“Untuk pengentasan kemiskinan kita akan integrasikan karena saat ini masing-masing memiliki program yang leading sektornya sama, seperti Dinas Sosial, JPKP, Baznas dan lainnya. Jadi nanti melalui Satgas Penanggulangan Kemiskinan kita akan samakan dulu petanya (mapping) sehingga programnya saling mendukung satu sama lain, berjenjang dan berkelanjutan,” katanya.

Senada Camat Serang Baru, Mirtono Suherianto menjelaskan sebanyak 65 orang penyandang disabilitas di Kecamatan Serang baru menerima paket bantuan sembako dari JPKP dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

“Hari ini warga kita yang mengidap disabilitas menerima bantuan paket sembako, sebanyak 50 orang dan adalagi permintaan tambahan sebanyak 15 orang. Sehingga total dalam kegiatan tersebut 65 orang penyandang disabilitas dari 8 desa yang ada di Kecamatan Serang Baru, jadi pendistribusian bantuan ini merata di setiap desa,” ucap Mirtono.

Mirtono menambahkan, paket bantuan sembako terebut merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus, dalam hal ini para penyandang disabilitas sehingga program pemerintah dapat tersentuh ke setiap kalangan masyarakat.

“Tadi bantuannya berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan dan kebutuhan pokok lainnya. Kami berharap agar kegiatan ini juga mampu menjadi contoh yang baik agar masyarakat yang berkecukupan ataupun dunia usaha untuk dapat saling membantu, pemerintah akan tetap menjalankan program seperti ini namun alangkah baiknya masyarakat dan dunia usaha mengambil peran dalam kegiatan yang mulia ini,” tambahnya.

Dirinya juga memaparkan bahwa di Kecamatan Serang Baru terdapat Sekolah Luar Biasa (SLB), mengingat di Kecamatan Serang Baru juga terdapat banyak penyandang disabilitas. Sehingga sekolah ini diharapkan dapat mengakomodir para penyandang disabilitas dapat tetap memperoleh pendidikan jika para penyandang disabilitas tersebut tidak diterima di sekolah umum.(Red)

Kadis Kominfosantik Jaoharul Alam :
Masterplan Smart City Kabupaten Bekasi Ditargetkan Selesai pada Oktober 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi bersama BKPSDM menggelar bimbingan teknis penyusunan masterplan smartcity Kabupaten Bekasi, dalam rangka implementasi gerakan menuju kota cerdas (smart city) Kabupaten Bekasi, di Hotel Nuanza, pada Senin, (06/06/2022).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kemenkominfo RI, seluruh pimpinan perangkat daerah, juga diikuti secara virtual oleh para camat dan kepala desa, se-Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan kegiatan bimtek tersebut merupakan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kemenkominfo RI sebagai fasilitator yang akan digelar sebanyak empat kali dalam empat bulan ke depan.

“Kewajiban kita adalah menghadirkan para anggota Dewan Smart City yang terdiri dari Bupati, DPRD, kalangan Akademisi, dunia usaha, dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Alhamdulillah Pak Bupati Hadir, Wakil Ketua Dewan juga hadir beserta seluruh perangkat daerah hadir,” terang Jaoharul Alam di sela-sela acara Bimtek.

Jaoharul Alam menyebutkan, Bimtek Smart City tahap pertama ini, nantinya akan diakhiri dalam Closing Ceremony (penutupan acara) pada pada Oktober 2022 mendatang, setelah menghasilkan masterplan pengembangan smart city untuk Kabupaten Bekasi.

“Makanya kita didampingi oleh Tenaga Ahli dari Kementerian Kominfo RI,” jelasnya.

Tim dari Kemenkominfo merupakan pengarah untuk mencari “Quick Win” atau sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Bekasi, yang menjadi target dari penyusunan Masterplan Smart City.

“Selama 4 bulan ini digali, apa potensinya dan apa permasalahannya, kemudian mengarah pada penyusunan masterplan,” tuturnya.

Selain itu, transformasi digital, kata Jaoharul Alam, tidak hanya dilakukan oleh Diskominfosantik Kabupaten Bekasi yang merupakan leading sektor dari konsep smart city. Lebih dari itu konsep smart city merupakan hal yang mesti dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat dengan penciptaan inovasi dan mindset yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Kita menggandeng BKPSDM, karena ada poin yang kedua dari program kerja Pak Bupati itu adalah pengembangan sumberdaya manusia, khusus untuk ASN, kita bekerjasama dengan BKPSDM khususnya kegiatan Bimtek hari ini,” jelasnya.

Jaoharul Alam berharap setelah dilaksanakannya Bimtek selama empat bulan ke depan, semua komponen masyarakat dari mulai perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dapat merumuskan konsep smart city yang paling cocok untuk dilaksanakan di Kabupaten Bekasi.(Red)

Terkait Banjir, Forkopimcam Cibarusah Fasilitasi Mediasi Warga Dengan Developer Perumahan Citra Mulya Raya

BIN | Bekasi – Munculnya keluhan dari sejumlah masyarakat penghuni perumahan Citra Mulya Raya, Kp. Limo Desa Cibarusah Jaya Kecamatan Cibarusah. Maka, sebagai langkah pemecahan masalah, Pemerintah Desa setempat memfasilitasi dengan menggelar mediasi duduk bersama pihak pengembang Developer , di ruang Balai Desa Cibarusah Jaya, Senin (06/06/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Giat ini dihadiri Camat Cibarusah Drs. Muhamad Kurnaefi, Wakapolsek Cibarusah Iptu Jamil Supriadi, SH, Bhabinkamtibmas Aiptu Nasihin, Babinsa Koramil 09/CBR Pelda Edy Santoso dan Serda dudung, Kepala Desa Cibarusah Jaya yang diwakili Sekdes Deden, perwakilan Developer dan warga Perumahan Citra Mulya Raya.

Membuka mediasi, Camat Cibarusah Drs. Muhamad Kurnaefi menyampaikan, pihak Desa, Kecamatan,Polsek dan Koramil sebagai penengah antara warga dan pihak Developer.

“Kami sebagai penengah permasalahan antara warga dan pihak Developer, mari kita duduk bersama untuk mencari solusi permasalahan banjir ini, agar kedepannya tidak ada lagi keluhan yang sama,” ucap Camat.

Andri, seorang perwakilan warga perumahan Citra Mulya Raya mengatakan kepada awak media Beksi Indonesia News,warga Citra Mulya Raya menginginkan ada solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah banjir.

“Kami hanya ingin ada solusi dan direalisasikan, tidak hanya untuk sementara tapi untuk seterusnya, kalau hanya mengandalkan mesin penyedot air tidak maksimal, karena membutuhkan biaya operasional yang kontinyu dan banjir masih terus terjadi,” ungkap Andri.

Andri juga mengatakan, kalau dirinya selaku perwakilan warga, ingin menyampaikan aspirasi warga kepada pihak Developer secara persuasif, kini warga menginginkan kepastian atau realisasi dari pertanggungjawaban pihak developer,” terang Andri.

Kepala Desa Cibarusah yang diwakili Sekdes Deden memberikan keterangan kepada awak media Beksi Indonesia News seusai acara mediasi, pihak Desa memfasilitasi mediasi warga perumahan Citra Mulya Raya dengan Developer. Pemerintah Desa senantiasa berharap agar penyelesaian masalah ini segera dituntaskan, agar tidak memicu polemik yang mengarah tindakan dari warga yang tidak diinginkan oleh bersama.

“Warga lewat perwakilannya dapat mengutarakan semua permasalahan, agar mendapatkan jawaban guna meredam keluh kesah penghuni perumahan Citra Mulya Raya,Desa memfasilitasi dan jika diperlukan untuk membantu mencari solusi, kami siap untuk itu.” kata Deden.

Dalam mediasi tersebut pihak Developer yang diwakili Andi, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa yang telah bersedia memfasilitasi mediasi, pihaknya akan mendengarkan keluhan konsumennya dan berusaha memperbaiki.

“Selaku perwakilan Developer perumahan Citra Mulya Raya, saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Desa Cibarusah Jaya,yang telah bersedia memfasilitasi mediasi ini, mari kita mencari solusi bukan untuk saling menyalahkan.” pungkas Andi selaku perwakilan Developer perumahan Citra Mulya Raya. (Wati)

DPMD Kabupaten Bekasi Mengadakan Lomba Posyandu Award Tahun 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mengadakan lomba pos pembinaan dan pelayanan terpadu (Posyandu) dan Posyandu Award Tahun 2022 tingkat Kabupaten Bekasi. Kegiatan berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (06/06/2022).

“Sebanyak 23 posyandu dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi mengikuti perlombaan posyandu dan posyandu award,” ujar Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan pada DPMD Kabupaten Bekasi, Mien Aminah.

Dia menjelaskan, lomba Posyandu dan Posyandu Award Tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan peran dan komitmen terhadap kinerja posyandu, kinerja kelompok kerja opersional (pokjanal) posyandu, pokjanal kecamatan dan pokja posyandu desa maupun kelurahan.

Selain itu, Mien menjelaskan dalam rangka mendukung pencapaian posyandu terbaik yang terintegrasi dan multifungsi serta terapinya target dan sasaran peningkatan posyandu mandiri melalui kegiatan revitalisasi posyandu Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

“Maksud pelaksanaan lomba posyandu dan posyandu award adalah melaksanakan lomba posyandu tingkat kabupaten, untuk selanjutnya diajukan untuk mengikuti lomba posyandu nasional Tahun 2022. sekaligus memberikan anugerah revitalisasi posyandu Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 dan upaya akselerasi untuk mewujudkan capaian sasaran posyandu multifungsi Jabar juara melalui dukungan bupati dengan penghargaan Gubernur Jawa Barat untuk tiga kategori terbaik kabupaten,” katanya.

Dalam perlombaan posyandu, lanjut Mien, melibatkan para juri yang kompeten seperti juri dari PKK, dari Dinas Kesehatan, dari Pokjanal Kabupaten, dari DPPKB, dari unsur pendamping posyandu juara (PPJ), unsur Pokjanal semua juga dilibatkan. Dan yang akan mewakili lomba posyandu di tingkat provinsi ini hanya satu posyandu.

“Dan yang hadir pada hari ini ada lima kader posyandu, satu ketua pokjanal, kecamatan atau desa dan pendamping. Jadi peserta ini akan kita lihat administrasi, karena monev di tingkat kecamatan sudah kami lakukan sebelumnya. Posyandu sebagai penjaring utama sebelum ke tingkat puskesmas. Sehingga balita bisa diberikan bantuan vitamin tanpa harus antri di puskesmas, diberi bantuan vaksin tentunya dibantu oleh posyandu di wilayah itu sendiri,” sambungnya.

Menurutnya, kegiatan lomba posyandu tingkat Kabupaten Bekasi ini sangat penting. Karena sebagai tolak ukur kader posyandu memberikan pelayanan kesehatan di level paling bawah.

“Hasil dari lomba posyandu ini nanti kita akan lebih banyak lagi memotivasi para posyandu untuk lebih banyak melayani dan sebagai sahabat, sesuai dengan temanya ‘Menuju Re-branding Posyandu Sahabat Masyarakat, ” pungkasnya.(Red)