11.3 C
New York
Thursday, March 26, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 121

Polsek Cibarusah Cek TKP Penemuan Mayat

BIN | Kabupaten Bekasi – Warga Perumahan Puri Persada Indah digegerkan dengan penemuan mayat pria berinisial HMN (52) yang sudah mulai membusuk. Mayat tersebut ditemukan di Perumahan Puri Persada, Jl. Elang 1 Blok. N No.15, RT 05/12 Desa Sindangmulya Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (08/12/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut keterangan saksi SH (43) yang merupakan adik kandung korban, dirinya bersama suaminya IRO (47) mendatangi rumah korban (TKP), mencium bau tidak sedap dari dalam rumah, kemudian membuka pintu samping rumah dan ditemukan mayat korban terbujur kaku dalam keadaan terlentang dilantai.Lalu dirinya memberitahu warga yang lain dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Cibarusah AKP Ryan Try Putra,S.I.K setelah mendapat laporan warga, langsung mendatangi TKP penemuan mayat beserta seluruh jajaran piket Polsek Cibarusah.

Kapolsek melaporkan kejadian tersebut kepada piket Ident dan koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi untuk melakukan pemeriksaan luar dan identifikasi jenazah.

Pukul 14.00 WIB, UNIT Identifikasi Polres Metro Bekasi mengecek TKP, Setelah itu Pukul 14.50 Wib Korban di bawa Ke RSUD Kabupaten Bekasi Untuk dilakukan Visum dengan didampingi keluarga korban.

“Begitu kami mendapatkan laporan warga,kami langsung cek TKP, kami dapatkan mayat dalam keadaan terlentang dan mulai membusuk,lalu kami laporkan kejadian ini ke pihak Polres Metro Bekasi untuk melakukan identifikasi, sejauh ini tidak ada tanda-tanda kekerasan, korban diketahui tinggal sendirian di rumah dan saat ini mayat sudah dibawa ke RSUD Bekasi,” pungkas Kapolsek Cibarusah, AKP Ryan Try Putra,S.I.K.(Wati Ummu Arfi)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, CEO dan (Pengusaha) Industri Manufaktur Bisa Buka Peluang Usaha Pelaku UMKM Lokal

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan CEO dan (Pengusaha) Industri Manufaktur bisa membuka peluang usaha untuk pelaku UMKM lokal Kabupaten Bekasi.

Diharapkan keberadaan industry dapat membantu menumbuhkan ekonomi dan peluang tenaga kerja local di Kabupaten Bekasi.

“Kami ingin industri ini menjadi penggerak penyerapan produk lokal, supaya tercipta kesempatan berusaha, baik UMKM, Koperasi, BUMDes dan sebagainya.

Kalau bisa diserap industri kan bagus,” jelas Dani Ramdan usai memberikan sambutan di acara CEO Conference and Manufacturing Outlook 2023, di Nuanza Hotel, pada rabu, (07/12).

Dani juga mengungkapkan, Pemkab Bekasi akan berkolaborasi dalam pengawasan koperasi di perusahaan agar pengelolaan dan manajemennya berjalan secara baik. Katanya, jika manajerial koperasi dijalankan secara optimal maka akan mampu menyerap produk lokal dan membuka peluang tenaga kerja yang lebih besar lagi.

“Kenapa koperasi belum terbentuk di seluruh perusahaan, biasanya ada kekhawatiran dari manajenem nanti koperasinya bermasalah, kan banyak ya, karena tidak amanah, kami berikan solusi nanti kami akan berikan tim pengawas,” katanya.

Nantinya tim pengawas ini akan dipilih dari konsultan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi sebagai pendamping di perusahaan.

“Konsultan ya di Dinas Koperasi yang nanti bisa mendampingi para pengurus koperasi dan manajemen perusahaan, untuk mengawasi dan menjamin, agar manajemen koperasinya lebih sehat,” jelasnya.

Acara ini menghadirkan para pimpinan pengusaha industri manufaktur di Kabupaten Bekasi dan para CEO.(Red)

Pemkab Bekasi Tingkatkan Sinergitas Ulama dan Umaro

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri acara Silaturahmi Ulama dan Umaro se-Kabupaten Bekasi, yang berlangsung di Hotel Grand Cikarang, Kota Jababeka Cikarang, pada Rabu (07/12/2022).

Pada pertemuan tersebut, Dani Ramdan mengajak para tokoh ulama di Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah. Khususnya dalam mendukung kondusivitas kamtibmas, kesehatan masyarakat, kesiapsiagaan bencana dan optimalisasi pengumpulan zakat.

“Adanya kerjasama antara ulama dan umaro ini diharapkan dapat meningkatkan kondusivitas kamtibmas di tengah masyarakat, seperti dalam menyampaikan aspirasi, dan mengurangi tindak kriminalitas,” terangnya.

Selain itu, Pj Bupati Bekasi mengajak para ulama untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana dalam menghadapi datangnya musim hujan.

“Para ulama juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah daerah di bidang kesehatan masyarakat, seperti imunisasi dan pencegahan stunting,” ujarnya.

Terkait optimalisasi pengumpulan zakat, Dani Ramdan mengajak para ulama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya umat Islam dalam membayar zakat, infak dan shodaqoh, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.

“Walapun zakat bisa disalurkan kepada siapa saja yang berhak menerima, tapi kalau melalui Baznas, kekuatannya akan lebih besar untuk menyelesaikan problem sosial dan keagamaan di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Acara Silaturahmi Ulama dan Umaro tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2022, dihadiri Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, Asnawi, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Asda 1 Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti dan Kabag Kesra Bennie Y. Iskandar.(Red)

PT.PCP Suplay Barang Konsumsi di Tanjungpinang Disinyalir Tidak Berizin

BIN | Tanjungpinang – Berdasarkan informasi yang dapat dipercaya kebenarannya serta data-data yang diberikan kepada awak media ini, Kamis (01/12/2022).

PT. Pasific Cemerlang Perkasa (PT.PCP) yang beralamat di Jalan Kijang Lama Komplek Metro Industrial Park nomor 12A Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang diduga kuat beroprasi tanpa izin.

“Barang-barang Gudang ini masuk dari Batam lewat laut menggunakan kapal kayu dan masuk di Pelabuhan Uban. Masuknya tak tentu, kadang malam, kadang tengah malam dan tak jarang subuh atau pagi,” terang sumber sambil menunjukkan bukti-buktinya.

Dari keterangan sumber tersebut, awak media ini melakukan investigasi dan konfirmasi lebih lanjut kepada beberapa sumber dan instansi terkait, dapat diketahui bahwasanya PT.PCP adalah perusahaan yang bergerak dibidang pergudangan penyuplai barang konsumsi.

Diperkuat dengan keterangan sumber yang menjelaskan terkait beberapa kejanggalan dalam proses kegiatan usaha PT.PCP tersebut yang barangnya didatangkan dari batam oleh PT. Pasific Batam Perkasa (PT.PBP) selaku pengirim barang.

Berdasarkan pantauan dilapangan sesuai alamat, Gudang milik PT.PCP tidak memasang Plang Nama Perusahaan. Ditambah dengan keterangan pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang setelah melakukan pengecekan, menyatakan PT.PCP tidak ada didalam database PTSP dan didalam Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) juga tidak nampak.

Hal senada juga disampaikan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustian Kota Tanjungpinang, bahwasanya PT.PCP belum memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG), Kamis (01/12/2022).

Melalui pesan singkat whatsapp, awak media ini mencoba menghubungi nomer kontak yang berkaitan dengan pihak PT.PCP atas nama Awei, Awei hanya membalas singkat “ Pagi Pak, ini mengenai apa ya Pak?”, singkat dan kemudian pesan dihapus, Jumat (02/12/2022).

Sampai berita ini ditayangkan, pihak PT.PCP belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Penulis: Edi’s

Debt Collector Ancam Bunuh Wartawan Pokja Polres Metro Bekasi



BIN | Kabupaten Bekasi – Sekelompok penagih utang (debt collector) dari sebuah finance melakukan tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap sejumlah wartawan yang sedang bertugas peliputan.

insiden itu terjadi saat meliput sebuah kejadian percobaan pengambilan paksa satu unit kendaraan roda empat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Mereka mendorong dan merampas kamera saya, hp saya sampai jatuh, mereka juga mengancam sambil membawa sajam (senjata tajam) dan teriak-teriak gua bunuh elu, gua bunuh,” kata Heru Irawan seorang jurnalis yang menjadi salah satu korban, Selasa (06/12/22).

Diceritakannya, tindakan intimidasi itu berujung ancaman pembunuhan meskipun insiden itu terjadi di area perempatan lampu lalu lintas arah Mapolres Bekasi.

Kata Ia, sejumlah awak media mendapatkan perlakuan kasar dari kelompok penagih utang yang diperkirakan berjumlah belasan orang dengan mengendarai total empat unit kendaraan roda empat.

Heru bersama enam rekan media lain kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Metro Bekasi yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/3170/XII/2022/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA atas nama Heru Irawan dan Eka Jaya Saputra.

Ditambahkan, Eka Jaya Saputra yang juga menjadi korban kedua mengatakan, kelompok penagih utang itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana intimidasi dan penghalangan liputan sebuah peristiwa yang bermula saat dirinya bersama rekan jurnalis lain sedang meliput sebuah kejadian.

“Awalnya gerombolan debt collector memberhentikan mobil sehingga memancing kerumunan warga sekitar. Saya dan teman-teman kebetulan sedang di perjalanan mau ke Polres Bekasi, berhenti di lokasi itu dengan maksud melakukan peliputan namun dihalang-halangi,” katanya.

Eka mengaku kelompok penagih utang itu berusaha merampas peralatan liputan bahkan sempat memukul lehernya menggunakan telepon genggam dan mengancam saksi menggunakan senjata tajam.

“Pelaku berjumlah kurang lebih 20 orang, lalu beberapa saat kemudian datang petugas kepolisian yang membubarkan keributan sedangkan pelaku langsung membubarkan diri,” katanya.

“Kami sempat beberapa kali mengambil gambar serta video yang sudah kami serahkan kepada pihak berwajib sebagai barang bukti atas kejadian tersebut. Kami meminta polisi segera menindak tegas aksi jalanan debt collector ini karena sangat meresahkan sampai kami diancam akan dibunuh, mengerikan,” imbuh dia.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan mengatakan, sebenarnya sudah ada aturan main terkait kasus perdata utang piutang kendaraan bermotor.

“Prinsipnya perdataan, jadi memaksa orang lain untuk menyerahkan barang dan benda di tangan pihak ketiga itu tidak boleh. Ini baru saja saya tahu ada laporannya, nanti kita tindak. Jika itu ada video barang bukti (ancaman senjata tajam), laporkan saja,” kata dia.(Red)

Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi menyalurkan Bantuan Untuk Korban Gempa di Kabupaten Cianjur

BIN | Kabupaten Cianjur – Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi menyalurkan Bantuan Untuk Korban Gempa di Kabupaten Cianjur

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan aksi solidaritas terhadap sesama khususnya warga atau korban bencana gempa bumi Cianjur.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, (21/11/2022) sekitar pukul 13.21 WIB.

Ratusan korban dikabarkan meninggal dunia akibat musibah tersebut. Bahkan ribuan rumah hancur dan warga hingga saat ini harus tinggal di tenda pengungsian.

Ketua Brigez Kabupaten Bekasi, Dede Khoer Efendi mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan harian sembako dan sejumlah uang.

“Kami kirim bantuan sembako, kebutuhan sehari-hari dan sejumlah uang,” ucap Dede kepada awak media Beksi Indonesia News, Senin (05/12/2022).

Dede menyebut, bantuan yang dikirimkan untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur tersebut bersumber dari dana gotong-royong anggota Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi.

“Kami bergotong – royong sesama anggota dalam mengumpulkan dana ini, karena ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita di Cianjur,” ucap Dede.

Kata Dede, bantuan diberikan langsung kepada warga Kabupaten Cianjur yakni di daerah Cugenang.

Menurut Dede, rencananya dalam satu atau dua pekan kedepan bantuan akan kembali dilakukan. Bentuk bantuannya akan disesuaikan dengan kebutuhan warga.

“Mungkin bantuannya tidak akan jauh berbeda, tapi kami akan fokus pada kebutuhan pribadi seperti alat mandi, keperluan bayi, pampers atau pembalut wanita,” imbuhnya.

Dede berharap, bantuan yang diberikan
bisa meringankan beban warga meski ia menyadari bantuan tersebut belum bisa mengcover semua keperluan warga secara keseluruhan.

“Kami paham bantuan ini tidak bisa mengcover semua kebutuhan warga terdampak gempa, tapi setidaknya bisa meringankan beban saudara kita yang kena musibah,” terangnya.

“Kami juga berharap warga Cianjur khususnya yang terkena dampak Gempa diberi kekuatan dan ketabahan melewati musibah ini,” pungkasnya.(Wati)

Pemkab Rapat Secara Virtual Dengen Kementrian Dalam Negeri Bahas Pengendalian Inflasi Daerah

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengikuti rapat koordinasi pengendalian Inflasi daerah secara virtual bersama Kementrian Dalam Negeri di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat pada Senin (5/12/2022).

“Alhamdulillah untuk inflasi di Kabupaten Bekasi setelah dievaluasi masih setabil, artinya upaya yang kita lakukan selama ini seperti operasi pasar melalui pemantau harga – harga lalu juga subsidi bagi masyarakat kecil,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Langkah tersebut dinilai cukup efektif, sehingga inflasi di Kabupaten Bekasi stabil. Menurutnya, pada tahun depan pemerintah daerah akan terus melakukan langkah agar inflasi stabil dengan menjaga stock kebutuhan pokok masyarakat.

“Kita akan bekerjasama dengan daerah penghasil melalui kerjasama swasta untuk memperbanyak atau memenuhi stock pangan di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dani Ramdan juga berharap harga kebutuhan pokok masyarakat tidak meningkat. Caranya memenuhi kebutuhan pasokan sembako di pasaran.

“Tergantung pasokan, kalau pasokannya memadai berarti tidak akan ada kenaikan harga, karena daya beli cukup tinggi,” tambahnya.

Pemkab akan melakukan antisipasi agar kebutuhan pokok, terutama beras terus tersedia di pasaran. “Karena sekarang baru masuk musim tanam lagi dan seperti telur, ayam, cabai,” tandasnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Tinjau Langsung Lokasi Tanggul Sungai Citarum Yang Rembes

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, meninjau langsung lokasi tanggul Sungai Citarum yang rembes di Desa Setialaksana dan Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin.

Rembesan tersebut mengakibatkan adanya genangan air di beberapa jalan dan rumah warga sekitar tanggul.

Pj Bupati Bekasi mengungkapkan, selama ini kondisi tanggul Sungai Citarum di daerah tersebut dinilai cukup aman. Bahkan dapat mengalirkan air dari kawasan pemukiman menuju sungai. Hal itu dikarenakan tanggul telah dilengkapi pintu air dengan katup pengaman dari area luar tanggul ke dalam sungai Citarum.

“Memang ada pintu untuk katup pengaman dari area luar tanggul ke dalam sungai. Jika kondisi sungai normal, air justru masuk dari pemukiman ke sungai,” tuturnya saat diwawancarai pada Senin (5/12).

Setelah melihat langsung kondisi tanggul, Pj Bupati menjelaskan bahwa rembesan air diakibatkan adanya lubang di luar pintu air tanggul, sehingga meskipun saluran pembuangannya telah ditutup, air Sungai Citarum bisa tetap masuk.

“Walaupun saluran pembuangannya ditutup, ternyata air tetap merembes ke bawah, berarti kita simpulkan ada lubang di luar pintu air yang merembes,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Bekasi akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera dilakukan penanganan dan antisipasinya, mengingat musim penghujan telah datang dan diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun 2023.

“Kita akan segera koordinasikan dengan BBWS Citarum untuk penanganan dan antisipasinya, karena musim hujan ini masih panjang sampai awal tahun depan,” lanjutnya.

Sementara untuk warga sekitar tanggul, Dani Ramdan berpesan agar selalu waspada dengan melakukan ronda secara bergilir, terutama saat malam hari, guna memeriksa ketinggian air Sungai Citarum dan kondisi rembesan tanggul. Apabila telah muncul tanda bahaya, maka diharapkan warga dapat segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada Camat dan Kepala Desa, warga sekitar bisa ronda setiap malam terutama untuk memeriksa tinggi air dan besaran rembesan air. Jika ada tanda-tanda bahaya, harus segera evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ucapnya.(Red)

Bayi Malang Ditemukan Terbungkus Baju Almamater Sekolah

BIN | Kabupaten Bekasi – Warga serang baru, di gegerkan penemuan bayi di belakang sebuah bangunan SMA di desa Sukaragam, Kec Serang Baru, Kabupaten Bekasi. (05/12/2022).

Bayi malang tersebut meninggal setelah mendapatkan pertolongan warga yang di bawa ke salah satu bidan .

Menurut keterangan warga, Asmani, dirinya kaget ketika melintas melihat sesosok bayi, yang di bungkus baju almamater milik salah satu sekolah SLTA di serang baru.

” Saya pikir boneka, gak taunya bayi, Langsung saya teriak dan lapor ke warga sekitar ” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Serang Baru, AKP, Harianja yang datang ke lokasi penemuan, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP, dan sedang mencari pelaku pembuangan bayi malang tersebut.

” Kami menduga, bayi tersebut meninggal karena kedinginan, dan segera kami makamkan, untuk pelaku, tim reserse sudah melakukan penyelidikan dan mencari Pelaku nya ” ujarnya.

Kasus penemuan Bayi malang yang berjenis kelamin perempuan tersebut, kini dalam penanganan Polsek serang baru.( Wati )

Diguyur Hujan Deras, Perumahan Telaga Harmoni Terendam Banjir Akibat Buruknya Drainase

BIN | Kabupaten Bekasi – Hujan deras kurang lebih 3 jam dengan intensitas sedang mengakibatkan banjir menerpa rumah warga disebahagian besar Perumahan Telaga Harmoni, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (04/12/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Sebanyak 126 rumah warga terendam banjir, rata-rata di wilayah blok F, bahkan disebahagian ada yang mencapai hingga setinggi lutut kaki.

Seperti dikeluhkan salah seorang warga yang bernama Dio, dia mengatakan penyebab banjir di lingkungannya dikarenakan tidak berfungsinya saluran – saluran yang tersedia.

“Bagaimana air bisa mengalir kalau saluran air kecil, sudah mampet dan dangkal, ditambah air dari perumahan sebelah mengalir ke perumahan Telaga Harmoni,“ keluhnya.

Warga berharap, developer dan Pemerintah Desa serta intansi terkaiy dapat memberikan perhatian serius serta mencari solusi mengenai permasalahan banjir ini, sebab penanggulangannya sangat membutuhkan campur tangan Developer dan Pemerintahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penyebab banjir diakibatkan pendangkalan dan penyempitan saluran air yang tersedia, disamping saluran air utama (induk) untuk menampung debit air yang datang dari wilayah lainnya sudah mulai over kapasitas dan aliran air menuju kali Desa Jayasampurna tidak maksimal, sehingga semua bertumpu di Perumahan Telaga Harmoni, sehingga debit air yang tumpah berbalik dan menggenangi rumah warga.

Menghadapi hal tersebut,Kepala Desa Sukasari menjelaskan kepada awak media Beksi Indonesia News, dirinya akan berkordinasi dengan pihak pengembang dan Kepala Desa Jayasampurna serta pihak terkait, agar secepatnya bertindak, sehingga banjir di perumahan tidak terjadi lagi.

” Saya tadi bersama Kapolsek Serang Baru menelusuri permasalahan banjir ini, dan ternyata di Desa tetangga yaitu Desa Jayasampurna banyak sekali penyumbatan aliran air, saya akan membuat jadwal untuk bertemu para Kepala Desa Serang Baru di Kecamatan,dimana nanti pertemuan tersebut membahas mengenai drainase- drainase perumahan untuk segera diperbaiki,agar nanti ketika hujan, air tidak lagi menggenangi wilayah Perumahan Telaga Harmoni,” jelasnya.(Wati Ummu Arfi)